Unik spageti dan milkshake berbahan singkong

By On Tuesday, April 12th, 2016 Categories : Artikel
Advertisement

Di tangan tiga mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), singkong bisa dibuat makanan dan minuman sehat, seperti spageti, coffee latte hingga milkshake.

“Bermula dari mata kuliah Brand and Product Management, kami bertiga belajar membuat kemasan maupun logo dan merek produk makanan dan minuman siap saji ‘Love Tela’ dengan slogan Cinta Singkong Indonesia,” kata anggota tim mahasiswa UKWMS Agatha Audiana Soesilo di Surabaya, Selasa (12/4). Demikian tulis Antara.

Didampingi dua rekannya, yaitu Hagi Pranata dan Jonny, dia menjelaskan mereka ingin menciptakan makanan yang lebih sehat dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, bebas pengawet maupun bahan kimia sintetis dengan bahan dasar singkong.

“Singkong merupakan produksi hasil tani terbesar kedua di Indonesia, namun selama ini lebih umum digunakan bahan-bahan camilan seperti keripik, jajanan tradisional atau langsung dikonsumsi sebagai makanan pokok di beberapa daerah,” kata dia.

Menurut dia, meskipun produksi singkong di Indonesia yang melimpah, namun masyarakat masih jarang yang bisa memanfaatkan singkong untuk spageti, coffee latte serta milkshake.

“Rasa spageti, coffee latte dan milkshake memang kami sesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia, sehingga dengan adanya makanan minuman yang sehat dan praktis ini kemungkinan juga bisa dinikmati di kalangan internasional,” ujarnya.

Meski berulang kali gagal hingga mencoba bahan dasar lainnya, seperti jagung, namun karena hasil yang kurang pas dengan kriteria spageti, akhirnya mereka memantapkan untuk menggunakan singkong.

Selain itu, Jonny menuturkan kesulitan saat membuat spageti dari singkong itu adalah memastikan perbandingan antara tepung terigu dengan singkong harus tepat 2 berbanding 1.

“Seporsi menggunakan tepung 75 gram dan singkong sekitar 30 gram. Kita harus memilih tepung terigu dengan kadar protein tinggi, agar menghasilkan spageti yang kenyal, namun singkong yang digunakan harus dicuci bersih dulu, kemudian direbus,” jelasnya.

Dia menambahkan pembuatan spagethi singkong relatif sama dengan spageti pada umumnya, yaitu dengan mencampurkan telur, tepung, dan adonan singkong. Spageti singkong direbus dan disajikan dengan varian saus yang disuka.

“Untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan membuat tampilannya menarik, ditambahkan pewarna alami yang dibuat dari sari bayam (hijau), wortel (oranye) dan buah bit (merah),” papar mahasiswa semester VI.

Ia mengungkapkan pembuatan milkshake dan coffee latte singkong juga cukup mudah. Singkong yang sudah dibersihkan dan direndam kemudian dipotong, direbus hingga lunak, lalu dicampur dengan susu cair, susu kental manis, gula cair dan es batu.

“Pada pembuatan coffee latte, susu yang digunakan harus susu plain atau tanpa rasa dan warna, lalu dicampur dengan kopi murni dan diberi hiasan whipped cream atau krim kocok,” tandasnya.

Ketiganya pun kompak berencana untuk menyelesaikan studi dan mengumpulkan modal terlebih dahulu sebelum memulai berwirausaha secara serius. (Sumber: merdeka)

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...

Brida.lit

Darshan.docx

Rocket Boys Coalwood.rtf

Ballet Shoes Shoes.amz

The Circle.ePub

Reached Matched.rtf

Feed Newsflesh Trilogy.ePub

The Truth About Forever.lit

It Had to Be You Chicago Stars.docx

I ll Give You the Sun.ePub

When Christ and His Saints Slept Henry II amp Eleanor of Aquitaine.docx

Island.lit

The Paul Street Boys.books

Haunted.lit

Fe Fi FOE Comes.docx

Creatura Creatura.books

Reimagined How amazing people design lives they love.amz

The Millennium Trilogy Millennium Trilogy.docx

Meditation on Space Time.kindle

Virals Virals.audio

BTPN Movies · Top eBooks · IBDB