Traveling ke Negeri Laskar Pelangi Tak Lagi Sebatas Mimpi. Siapin Duit Sejuta dan Berangkat ke Sana!

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Artikel

Belitung merupakan salah satu destinasi liburan dalam negeri yang jadi mimpi bagi mereka kebanyakan. Katanya sih, pesawat menuju kemarinya mahal, belum lagi kalau sudah di Belitung, transportasi umumnya susah. Lalu, tantangan itu tak lantas menjadikan mimpimu menuju Belitung padam kan? Walau kamu sendirian, kamu bisa backpackeran kok. Nih, sedikit panduan jalan untuk menghabiskan akhir pekan di Belitung. Kalau pernah nonton Laskar Pelangi, harusnya kamu nggak lagi takut untuk bermimpi, termasuk untuk menjejakkan kakimu di sini.

Yuk simak ulasan HipweeTravel tentang panduan backpacker ke Belitung. Cekidot!

Ngomongin traveling, yang pertama harus kamu punya dan anggarkan adalah tiket pesawat. Bicara tentang backpackeran, nggak ada hal lain yang bisa kamu lakuin selain mengandalkan promo

selamat datang di Belitung! via anekatempatwisata.com

Syarat mutlak cari tiket promo: rela begadang dan rebutan! Dan satu lagi, kamu kudu tahu mau berangkat liburan kapan. Karena tiket promo, seringnya berlaku untuk keberangkat yang masih lama, setahun lagi misalnya. Kapan hari, maskapai Citi**nk pernah memberi promo tiket dari Jakarta menuju Belitung dengan harga Rp 100 ribu Pulang-Pergi. Apa nggak ngiler kamu?

Tiket promo model begini, biasanya cuma ada satu seat aja di setiap penerbangan. Jadi kalau misal kamu maunya berangkat bareng beberapa teman, kalian bisa dapet promo semua, tapi nggak di penerbangan yang sama. Kamu bisa berangkat pagi, temenmu siang atau malemnya. Sendiri pun nggak ada masalah kok. Lama penerbangan Jakarta-Belitung cuma satu jam. Jadi mulai sekarang, selamat berburu tiket promo ya kalian!

— Tiket pesawat PP Jakarta-Belitung : Rp 100 ribu

Mengenai penginapan, mayoritas backpacker yang pernah ke Belitung pasti merekomendasikan Belitung Melambai. Harganya udah murah tanpa kamu tawar-tawar lagi

nih penginapannya lucu kan, kaya kosan gitu via www.backpangineer.com

Penginapan yang satu ini punya kamar cukup banyak, yaitu 12 kamar dengan single bed ukuran 100 x 200 yang bisa digunakan untuk dua orang. Harganya hanya Rp 150 ribu saja. Termasuk murah nih, mengingat rata-rata penginapan berupa hostel lain di Belitung harganya rata-rata di atas Rp 300 ribu semua. Penginapan favorit backpacker ini juga memiliki letak yang strategis, di pusat kota Tanjung Pandan, tepatnya di Jalan Duku. Dari bandara, kamu butuh waktu sekitar 10-20 menitan menuju penginapan ini. Alternatif transportasi menuju ke sana yang paling memungkinkan adalah taksi. Biarpun namanya taksi, tenang aja, harganya nggak terlalu tinggi kok. Kamu akan mengeluarkan biaya sekitar Rp 25 – 30 ribu rupiah. Dan jangan kaget juga ya, taksi di bandara ialah mobil pribadi semacam avanza atau kijang dengan plat hitam. Kamu kudu pinter-pinter menawar ya..

— Taksi bandara-penginapan : Rp 30 ribu

— Penginapan dua malam : Rp 150 ribu x 2 = Rp 300 ribu

Hari pertama di Belitung, yuk ke daerah Membalong dulu. Jangan lewatkan ke-eksotisan pantai Penyabong. Jangan lupa, sewa motor dulu ya biar mudah dan hemat kemana-mana~

penyabong yang masih sepi-sepinya nih via static.panoramio.com

Katakanlah penerbanganmu pukul 05.55 WIB, bukankah pukul 08.00 kamu sudah bisa memulai petualanganmu di Negeri Laskar Pelangi ini? Sewa motor di penginapan juga bisa, harganya Rp 60 ribu per harinya, di luar bensin ya. Jadi kalau sama bensin sehari aja sekitar Rp 20 ribu. Tujuan pertama, yuk ke pantai Penyabong.

Destinasi pantai di wilayah Belitung memang seolah nggak ada habisnya. Pulau ini dikelilingi oleh pantai-pantai cantik, yang salah satunya adalah Pantai Penyabong. Menuju ke Penyabong, kamu harus menempuh perjalanan sejauh 70 km dari Tanjung Pandan, satu jam lebih gitu. Jalannya sudah beraspal bagus dan sangat sepi. Di kanan-kiri jalan kamu bisa melihat banyak pepohonan buah-buahan, seperti manggis, rambutan dan jambu yang ditanam di depan pekarangan rumah penduduk sekitar. Pantai ini cantik karena pasir putih dan bebatuan granitnya, serta rindangnya pepohonan. Duh!

— Sewa motor 2 hari : Rp 60 ribu x 2 = Rp 120 ribu

— Bensin 2 hari : Rp 20 ribu x 2 = Rp 40 ribu

Jelang sunset, ganti pantai yuk. Pantai Tanjung Tinggi-lah yang jadi rekomendasi. Tenang aja, yang satu ini nggak jauh dari penginapan kok

kamu harus percaya, sunset di Tanjung Tinggi akan seindah ini via wisatabangkabelitung.weebly.com

Sore hari, sepulang dari Pantai Penyabong, kamu bisa mampir ke pantai (lagi) Tanjung Tinggi. Nggak kalah indah kok pantai ini, letaknya di sebelah utara Pulau Belitung dan hanya berjarak sekitar 37 km dari kota Tanjungpandan. Separonya pantai Penyabong tadi. Uniknya Tanjung Tinggi, karena bentuknya yang unik menyerupai busur dengan diameter 100 meter. Ombak di pantai ini pun nggak terlalu besar, jadi nggak masalah kalau kamu memang mau berenang. Yang paling membahagiakan, kamu bebas keluar masuk pantai-pantai di Belitung tanpa dipungut biaya.

Malam harinya, kamu bisa mencoba makan di Tepusui. Katanya sih, datang ke Belitung nggak akan lengkap kalau nggak mencicipi hangatnya segelas susu kedelai yang tersaji di Tepusui ini. Kalau di Jogja kamu mengenal angkringan sebagai tempat nongkrong sambil menyantap makanan dan kopi josnya, di sini kamu akan menemui tempat serupa yang menyajikan susu kedelai, otak-otak, dan empek-empek rebus yang dicocol dengan sambal tauco. Tepusui ini buka dari jam 6 petang hingga malam.

Hari kedua, saatnya menjelajah Belitung Timur. Replika sekolah Laskar Pelangi dan Museum Andrea Hirata bisa jadi jujuganmu selanjutnya

datang ke sini kamu seakan ada di dalam film Laskar Pelangi via rinaldimunir.files.wordpress.com

Sama seperti hari sebelumnya, perjalanan dari penginapan ke Belitung Timur akan memakan waktu sekitar satu jam. SD Muhammadiyah Gantong inilah yang jadi tempat belajar Ikal dan kawan-kawan dalam Laskar Pelangi. Nggak semua orang yang berwisata ke Belitung sempat mampir ke sekolah ini, sebab lokasinya yang jauh dari kota Tanjungpandan. Asal kamu tahu, ini bukan SD Muhammadiyah sesungguhnya, namun hanya replikanya saja yang dijadikan lokasi syuting. SD Muhammadiyah Gantong yang sesungguhnya sudah tidak ada, dulu lokasinya di pinggir pantai Belitung Timur. Riri Riza membuat replika SD ini lengkap dengan pasir pantainya yang putih. Hingga sekarang, replika SD ini jadi salah satu obyek wisata andalan Belitung.

Satunya lagi, silahkan mampir ke Museum Kata yang juga digagas oleh Andrea Hirata. Karena museum ini sebagai wujud pelunasan janji Andrea kepada publik, seluruh biaya pembangunannya pun berasal dari profit. Sampai sekarang, yang masuk ke sana juga masih gratis. Bangunannya yang dicat warna-warni dilengkapi dengan 200 literatur dari berbagai genre yang tersedia. Inilah museum literasi atau museum sastra pertama di Indonesia. Perjalanan ke Belitung Timur modal bensin doang kok, kecuali kamu banyak jajan di jalan sih ya.

Pulangnya kamu bisa mampir ke Bukit Pangkuan juga. Suasananya yang santai, adem, ijo, ditambah sunsetnya akan melengkapi kebahagian liburanmu di Belitung

yang ini letaknya masih di Belitung Timur juga sih via yonatha.wordpress.com

Hari terakhir di Belitung, silahkan menikmati sunsetmu di sini. Sejatinya, Bukit Pangkuan merupakan kawasan agrowisata di Desa Mentawak, Kelapa Kampit, Belitung Timur. Awalnya, kawasan ini hanyalah perkebunan buah-buahan seperti durian, mangga, rambutan, kelengkeng, belimbing, jambu jamaika, dan sebagainya. Hingga akhirnya, perbukitan setinggi 200 m dengan suhu udara 22-28 derajat pada siang hari ini pun kemudian difokuskan sebagai objek wisata. Tarif masuknya hanya Rp 7.500 saja~

— Tiket masuk Bukit Pangkuan: Rp 7.500,-

Hari ketiga, waktunya pulaaaang… Pakai taksi lagi aja ke bandaranya, atau kalau sudah punya kenalan orang lokal ya minta anterin aja. Heuheu~

kalau kamu niat cari yang murah, bisa kok via tripsantai.com

Weekend telah berakhir dan selamat menuju Senin. Saatnya kembali ke bandara dan menjejak kotamu tercinta. Sudah siap itung-itungan juga kan ya? Abis berapa sih selama di Belitung dua hari ini? Yuk kita total…

— Tiket pesawat PP Jakarta-Belitung : Rp 100 ribu

— Taksi bandara-penginapan : Rp 30 ribu

— Penginapan dua malam : Rp 150 ribu x 2 = Rp 300 ribu

— Sewa motor 2 hari : Rp 60 ribu x 2 = Rp 120 ribu

— Bensin 2 hari : Rp 20 ribu x 2 = Rp 40 ribu

— Tiket masuk Bukit Pangkuan: Rp 7500,-

— Taksi penginapan-bandara : Rp 30 ribu

— Makan 6 kali : Rp 15 ribu x 6 = 90 ribu (biar murah kamu bawa abon aja, kecap, atau apalah. Jadi kamu tinggal beli nasi sama tempe aja. Hehehe)

—– TOTAL : Rp 717500,-

Jadi, kapan menghabiskan akhir pekanmu di Belitung? Kalau akhir tahun belum ada acara, bisa kali ke sini. Mulai sekarang, jangan lupa hunting tiket promo dulu ya. Karena traveling ke Belitung kurang dari sejuta, hanya bisa tercapai kalau kamu berhasil mendapat tiket pesawat promo. Kalau enggak, tiket normal Jakarta-Belitung aja senilai Rp 360 ribu. PP berarti Rp 720 ribu. Itu maskapai paling murah. Kalau nggak dapat promo ya tambah tiket pesawat seharga itu. Tetep murah sih.

Selamat hunting tiket dan merencanakan perjalananmu!

17909862, 17909863, 17909864, 17909865, 17909866, 17909867, 17909868, 17909869, 17909870, 17909871, 17909872, 17909873, 17909874, 17909875, 17909876, 17909877, 17909878, 17909879, 17909880, 17909881, 17909882, 17909883, 17909884, 17909885, 17909886, 17909887, 17909888, 17909889, 17909890, 17909891, 17909892, 17909893, 17909894, 17909895, 17909896, 17909897, 17909898, 17909899, 17909900, 17909901