Tata Surya: Pengertian Planet

Planet adalah benda langit yang mengelilingi bintang sebagai pusat tata surya. Planet tidak dapat menghasilkan cahaya sendiri namun dapat memantulkan cahaya.

Planet yang dekat dengan bumi dapat kita lihat setiap hari dengan mata telanjang seperti planet venus yang disebut orang sebagai bintang fajar.

Kata planet berasal dari bahasa Yunani yaitu planetai, yang berarti pengembara. Hal ini disebabkan kedudukan planet terhadap bintang tidaklah tetap. Planet adalah benda angkasa yang tidak mempunyai cahaya sendiri, berbentuk bulatan, dan beredar mengelilingi bintang (Matahari). Sebagian besar planet mempunyai pengiring atau pengikut yang disebut Satelit yang beredar mengelilingi planet.

Pada intinya planet dalam tata surya dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama dimiliki oleh jenis Planet Terestrial; dimana planet ini merupakan planet yang memiliki sifat “kebumian” baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (mereka semua memiliki permukaan padat).

Yang termasuk dalam Planet Terestrial adalah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

Sedangkan kelompok planet dalam tata surya yang kedua adalah kelompok Planet Jovian; planet ini tidak memiliki sifat “kebumian”. Planet dalam kelompok Jovian tersusun atas kumpulan gas.

Gas-gas ini memiliki ukuran yang besar tanpa permukaan padat yang bisa di pijak. Planet-planet ini memiliki tekanan yang besar sehingga bisa menghancurkan segala sesuatu yang masuk ke dalam atmosfernya. Contoh planet dalam kategori kedua ini adalah Planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Planet-planet yang ada di tata surya dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain sebagai berikut:

  • Berdasarkan massanya, planet dapat dikelompokan menjadi dua macam, yakni planet bermassa besar (Superior planet), planet ini terdiri atas (Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus) dan Planet bermassa kecil (Inferior Planet), terdiri atas (Merkurius, Venus, Bumi, Mars).
  • Berdasarkan jaraknya ke matahari, planet dapat dibedakan atas planet dalam dan planet luar.
Contoh Gambar Planet dalam Tata Surya

Contoh Gambar Planet dalam Tata Surya
Images: wikipedia.org

Fenomena alam Gerhana Matahari

18 April 2014 Category: Sains
(Fenomena alam Gerhana Matahari) – Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Gerhana

Pengertian, Ciri-ciri, dan Fungsi Jaringan Parenkim

18 April 2014 Category: Sains
Jaringan parenkim menyusun tubuh tumbuhan sesudah jaringa epidermis. Nama lain jaringan parenkimyaitu jaringan dasar. Hal ini karena jaringan kasar adpat dijumpai pada seluruh organ tumbuhan, semisal akar, batang, dan daun. Jaringan parenkim pada batang dapat dijumpai pada empulur dan korteks batang. Pada daun, jaringan ini mengalami diferensiasi menjadi jaringan bunga karang. Selain itu, jaringan ini

Pengertian, Fungsi, dan Diferensiasi Jaringan Epidermis

18 April 2014 Category: Sains
Jaringan epidermis pada tumbuhan merupakan jaringan yang berfungsi sebagai pelindung atau penutup jaringan lainnya, khususnya pada jaringan yang masih muda yang memungkinkan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Letak jaringan ini berada pada lapisan paling luar akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis memiliki ciri-ciri yaitu selnya hidup, terususun rapat, bentuknya balok, dan tidak terdapat klorofil. Jaringan epidermis

Ciri-ciri Ekosistem Laut

18 April 2014 Category: Sains
Ciri-ciri Ekosistem Laut – Lima lautan membentuk 71 persen dari permukaan bumi, dan mereka berkerumun dengan kehidupan. National Geographic melaporkan bahwa 80 persen dari kehidupan di bumi berada di laut. Tanaman dan hewan penghuni laut yang beragam, hidup disela-sela terumbu karang sampai di daerah dingin yaitu Antartika masih terdapat hewan. Untuk mempermudah mempelajari ciri-ciri ekosistem

Kebijakan VOC dan Pengaruhnya bagi Rakyat Indonesia

18 April 2014 Category: Sains
(Kebijakan VOC dan Pengaruhnya bagi Rakyat Indonesia) – Berikut ini kebijakan-kebijakan VOC yang diterapkan di Indonesia. Menguasai pelabuhan-pelabuhan dan mendirikan benteng untuk melaksanakan monopoli perdagangan. Melaksanakan politik devide et impera (memecah dan menguasai) dalam rangka untuk menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia. Untuk memperkuat kedudukannya, perlu mengangkat seorang Gubernur Jenderal. Melaksanakan sepenuhnya hak Oktroi yang diberikan pemerintah

Mikroorganisme, Bakteri dan Virus

18 April 2014 Category: Sains
Perkembangan Mikrobiologi Sejarah perkembangan mikrobiologi sebelum ilmu pengetahuan dapat dibagi menjadi tiga periode. Periode pertama, dimulai dengan terbukanya rahasia suatu dunia mikroorganisme melalui pengamatan Leeuwenhoek pada tahun 1675. Hal ini menimbulkan rasa ingin tahu di kalangan para ilmuwan mengenai asalmula kehidupan. Namun baru kurang lebih pada pertengahan tahun 1860an, ketika teori generatio spontanea dibuktikan ketidakbenarannya

Sejarah Sunan Giri

18 April 2014 Category: Sains
Sunan Giri Ia memiliki nama kecil Raden Paku, alias Muhammad Ainul Yakin. Sunan Giri lahir di Blambangan (kini Banyuwangi) pada 1442 M. Ada juga yang menyebutnya Jaka Samudra. Sebuah nama yang dikaitkan dengan masa kecilnya yang pernah dibuang oleh keluarga ibunya–seorang putri raja Blambangan bernama Dewi Sekardadu ke laut. Raden Paku kemudian dipungut anak oleh

Warning: fopen(./tata-surya-pengertian-planet/) [function.fopen]: failed to open stream: Is a directory in /home/gexcess/public_html/wp-content/themes/diego/single.php on line 209

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/gexcess/public_html/wp-content/themes/diego/single.php on line 211

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/gexcess/public_html/wp-content/themes/diego/single.php on line 212