Taman Nasional Bromo – Wisata di Malang

By On Thursday, April 20th, 2017 Categories : Travel

(Taman Nasional Bromo – Wisata di Malang) – Area Taman Nasional Bromo Area Taman Nasional Bromo terletak di Kabupaten Lamongan, kecamatan Tengger. Kita bisa menikmati keindahan pemandangan dari gunung Bromo dan gunung-gunung serta lautan pasir Bromo secara keseluruhan dari penanjakan yang terdapat di wilayah Pasuruan.

Sejarah Taman Nasional Bromo
yang terkandung dari tempat ini diangkat berdasarkan kepercayaan masyarakat Tengger, yaitu nama gunung Bromo ini diangkat dari suatu peristiwa. Konon, dulu ada dua orang bersuami istri dari Majapahit yang belum mendapatkan keturunan bersemedi di puncak gunung Lejar. Gunung Lejar itulah yang kini menjadi gunung Bromo. Dua orang petapa itu adalah Jaka Seger dan Rara Anteng.

Mereka bersemedi tepat 40 hari 40 malam, mereka mendapat jawaban atas permintaan mereka dari Dewa Brahma bahwa mereka akan segera mendapat keturunan, namun anak terlahir mereka harus dijadikan kurban untuk gunung Lejar.

Tidak lebih dari satu tahun setelah peristiwa tersebut, lahir keturunan dari Jaka Seger dan Rara Anteng. Sebagai rasa terima kasih kepada Dewa Brahma, Jaka Seger dan Rara Anteng mengadakan syukuran dan mengganti nama gunung Lajer menjadi gunung Bromo. Anak pertama mereka diberi nama Raden Kluwung. Seiring berjalannya waktu, mereka mendapat banyak keturunan hingga mencapai 25 orang anak. Anak yang terakhir bernama Raden Kusuma. Sejak kecil Raden Kusuma tekun mendalami ilmu agama dan patuh terhadap orang tua. Tak disangka, Raden Kusuma dengan ikhlas menyerahkan dirinya untuk kurban kepada gunung bromo demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Tengger.

Sampai sekarang pun, upacara kurban tetap ada. Namun bukan berupa manusia melainkan hasil bumi di wilayah Tengger. Upacara ini dilakukan setiap bulan oktober.

Kondisi Fisik Taman Nasional Bromo
Di kaki gunung bromo, terdapat pura tempat orang tengger yang beragama Hindu melakukan upacara keagamaan kasada di bulan oktober. Di sana kita dapat melewati sekitar 250-300 anak tangga untuk sampai di puncak gunung bromo. Di sekitar gunung bromo terdapat sea of sands (lautan pasir) yang luas dan berbahaya pada musim kemarau.

Pembagian Ruang Taman Nasional Bromo
Kita dapat menikmati pemandangan gunung bromo dan gunung-gunung yang ada di sekitar gunung bromo dari penanjakan. Penanjakan merupakan salah satu bagian dari area taman nasional bromo yang terdapat di wilayah pasuruan.

Pengunjung Taman Nasional Bromo
Area taman nasional bromo banyak dikunjungi wisatawan pada hari minggu dan hari-hari libur. Puncak pengunjung biasanya ditemukan pada hari-hari libur sekolah, karena para pengunjung bisa berkemah atau bermalam di area taman nasional bromo.

Sarana dan Prasarana Taman Nasional Bromo
Fasilitas/sarana dan prasarana dari taman nasional bromo di antaranya adalah penyediaan asuransi kecelakaan, mobil 4-jeep untuk menuju gunung bromo, tempat penginapan, dan disini juga tersedia kuda yang akan membawa kita sampai di dekat anak tangga menuju puncak bromo. Persewaan kuda ini seharga Rp. 20.000,-. Persewaan 4-jeep seharga Rp. 200.000,- termasuk ke gunung bromo, gunung slamet, penanjakan hingga kembali ke parkiran mobil. Harga ini diseterakan oleh koperasi setempat.

An Alien at St Wilfred's, Defy (Sinners of Saint, #0.5), Say You'll Stay, Il segreto del libro proibito (Fever, #1), Y: The Last Man, Vol. 4: Safeword (Y: The Last Man, #4), Aladdin, The Wangs vs. the World, Winston Churchill: Del 2. 1939-1965, Hailstorm (Vandaria Saga), Room 732: Bridesmaid with Benefits (A Chatsfield Short Story - Book 13), Animal Attraction (Alaskan Werewolf, #1), Heart Racer: A Billionaire Love Story, The Antiques, Lo sbaglio (Off-Campus, #2), The Floating Theatre, Death of a Gentle Lady (Hamish Macbeth, #23), Kidnapped by 2 Men, Soul of the Wolf (The Novels of Ravenwood #2), One Final Chance, アオハライド 2 [Ao Haru Ride 2] (Blue Spring Ride, #2)