Tak hanya flu musiman, 6 penyakit ini sebabkan kamu demam

By On Thursday, March 16th, 2017 Categories : Artikel

Flu musiman adalah jenis flu yang kamu dapatkan karena perubahan suhu atau musim yang diiringi dengan lemahnya sistem kekebalan tubuh. Flu musiman biasanya ditandai dengan pilek, batuk dan demam.

Hanya saja, gejala tersebut akan hilang minimal dalam dua hari. Karena sangat umum terjadi, gejala demam yang kamu alami tak jarang salah diartikan sebagai gejala flu musiman.

Padahal, tak hanya flu musiman, beberapa penyakit juga bisa menyebabkan tubuh mengalami demam. Agar kamu tak keliru, melansir dari thehealthsite, berikut ini merupakan 6 penyakit yang ditandai dengan adanya demam.

1. Demam berdarah

Seolah-olah tak berhenti meneror, demam berdarah biasanya ditandai dengan demam tinggi secara mendadak.

Demam ini seringkali diiringi dengan rasa sakit di belakang mata, sakit kepala dan bahkan ruam kulit yang muncul setelah beberapa hari pasca demam berlangsung. Demam yang disebabkan oleh demam berdarah biasanya berlangsung tanpa henti selama 24 jam.

2. Flu babi

Gejala flu babi sangat mirip dengan penyakit flu musiman. Bedanya, flu babi dapat menyebar dengan cepat dari si penderita ke orang lain hanya melalui udara.

3. Malaria

Malaria adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor (biasanya nyamuk) yang menyebabkan tubuh demam dan menggigil. Tak hanya itu, malaria juga menyebabkan rasa mual dan tubuh berkeringat.

4. Tifus

Tifus pada umumnya disebabkan oleh bakteri yang disebut salmonella typhi. Demam ini juga disebabkan oleh kontaminasi makanan dan air. Demam tifoid ditandai dengan demam tinggi (terkadang mencapai 104 derajat fahrenhait), sakit perut, dan diare.

5. Hepatitis

Demam ringan adalah salah satu gejala yang disebabkan oleh hepatitis. Demam karena hepatitis biasanya diiringi dengan sakit perut dan urin yang berwarna.

6. Infeksi

Demam bisa saja menghampiri kamu ketika kamu baru saja melewati prosedur medis atau bahkan operasi. Selain itu, infeksi lambung dan infeksi tenggorokan juga dapat menyebabkan demam.

Sekarang, kamu tak boleh keliru lagi, ya? Lebih cermat terhadap kesehatan diri akan memudahkan kamu untuk menjaga kesehatan dengan baik.