Tahapan meiosis

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Meiosis sangat mirip dengan mitosis. Perbedaan utamanya adalah meiosis terdiri atas dua kelompok pembelahan, meiosis I dan meiosis II.

Pada meiosis I, kromosom homolog memasangkan diri pada lempeng metafase dan kemudian berpindah ke kutub yang berlawanan. Pada meiosis II, kromososm tersebardi sepanjang lempeng metafase dan kromatid saudara saling berpisah dan berpindah ke kutub yang berlawanan. Karena iti meiosis II bersifat analog pada mitosis. Berikut ini adalah ringkasan setiap tahapan meiosis.

1. Profase I dimulai sama dengan profase dalam mitosis. Nukleolus menghilang, kromatin memadat menjadi kromosom, selaput inti terpecah, dan aparatus gelendong terbentuk. Namun ketika kromosom memadat, perilakunya berbeda dengan mitosis. Selama profase I, kromosom saling berpasangan, sebuah proses yang dinamakan sinapsis.

Pasangan kromosom homolog ini disebut tetrad (sebuah kelompok yang terdiri atas empat kromatid) atau bivalen. Selama sinapsis, daerah-daerah yang berhubungan membentuk asosiasi dekat yang disebut kiasmata di sepanjang kromatid tak bersaudara. Kiasmata adalah tempat di mana materi genetik ditukarkan di antara kelompok kromatid homolog tak bersaudara, sebuah proses yang disebut perpindahan silang (crossing over). Hasilnya adalah bercampurnya mater genetik dari kedua orang tua, sebuah proses yang disebut rekombinasi genetik

2. Pada metafase I, pasangan kromosom homolog tersebar di seluruh lempeng metafase. Mikrotubula yang memanjang dari satu kutub menempel pada kinetokori satu anggota setiap pasangan homolog. Mikrotubula dari kutub yang lain terhubung ke anggota kedua dari setiap pasangan homolog.

3. Anafase I dimulai ketika homolog di dalam tetrad saling berpisah pada saat ditarik ke kutub yang berlawanan.

4. Pada telofase I, kromosom telah mencapai kutubnya masing-masing dan membran inti terbentuk di sekelilingnya. Ingat bahwa setiap kutub akan membentuk inti baru yang akan mempunyai setengah jumlah kromosom, tetapi setiap kromosom akan mengandung dua buah kromatid. Karena inti anak hanya mempunyai setengah dari jumlah kromosom, sel yang terbentuk akan menjadi haploid.

5. Sitokinesis terjadi dan membentuk dua sel anak. Interfase singkat dapat terjadi setelahnya, namun tidak terjadi replikasi kromosom. Bahkan, bagian kedua dari meiosis dimulai pada kedua inti anak.

6. Pada profase II, selaput inti menghilang dan gelendong terbentuk. Tidak ada kiasmata dan perpindahan silang material genetik seperti yang terjadi pada profase I.

7. Pada metafase II, kromosom saling berbaris satu persatu pada lempeng metafase (bukan pada tetrad seperti pada metafase I). Satu baris kromosom terjadi seperti pada mitosis—kecuali sekarang hanya ada setengah dari jumlah kromosom.

8. Anafase II dimulai ketika setiap kromosom ditarik menjadi dua kromatid oelh mikrotubula yang terdapat pada aparatus gelendong. Kromatid (sekarang kromosom) berpindah ke kutubnya masing-masing. Sekali lagi ini sama persis dengan apa yang terjadi pada mitosis—kecuali sekarang hanya ada setengah dari jumlah kromosom.

9. Pada telofase II, selaput inti kembali muncul pada setiap kutub, dan sitokinesis terjadi. Hasil akhir dari meiosis adalah empat sel haploid. Setiap sel mengandung setengah dari jumlah kromosom dan setiap kromosom hanya terdiri atas satu kromatid.

Gambar Tahapan meiosis

Gambar Tahapan meiosis

 

Meiosis berakhir dengan empat sel anak haploid, masing-masing dengan setengah jumlah kromosom (satu kromosom dari pasangan homolog). Ini disebut gamet—yaitu sel telur dan sperma. Hasil penggabungan sel telur dan sperma, pembuahan (singami) menghasilkan sebuah sel diploid, yaituh sembilan bulan menjadi zigot. Zigot bersel satu ini kemudian akan membelah diri secara mitosis untuk menghasilkan embrio janin multiselular dan setelah sembilan bulan menjadi bayi yang baru lahir. Perhatikan bahwa satu kopi dari setiap pasang kromosom berasal dari satu orang tua, dan kopi kedua berasal dari orang tua yang lain. Karena itu, sepasang kromosom homolog pada zigot diploid mewakili keturunan ayah maupun ibu.

15049786, 15049787, 15049788, 15049789, 15049790, 15049791, 15049792, 15049793, 15049794, 15049795, 15049796, 15049797, 15049798, 15049799, 15049800, 15049801, 15049802, 15049803, 15049804, 15049805, 15049806, 15049807, 15049808, 15049809, 15049810, 15049811, 15049812, 15049813, 15049814, 15049815, 15049816, 15049817, 15049818, 15049819, 15049820, 15049821, 15049822, 15049823, 15049824, 15049825