Sweet Scrapbook

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Cerita

“hai zahra!” sapa aisyah. “pagi juga!” balasku. “za, nanti ketaman ya” ujar aisyah. aku hanya mengangguk

“ada apa?” tanyaku sambil memakan makaroni keju yang kubeli. “se… sebenarnya dua hari lagi aku akan pindah ke jogjakarta” ucap aisyah gugup.
“oh… kamu gak makan ice creammu? nanti cair lho” jawabku. “o iya!” ujar aisyah sambil menepuk keningnya. “ya sudah, aku mau beli susu dingin dulu” Ujarku sambil meninggalkan aisyah. “kenapa sih! dia gak mikirin kepindahanku! padahal kan kita sahabat!” ujar aisyah kesal. tak sengaja aku mendengarnya. “hmmmm… hadiah apa yang bisa kubuat ya?!” pikirku. “scrapbook! itu dia!” gumamku. aku pun tidak jadi membeli susu dingin. segera kuhabiskan makaroniku dan menuju perpustakaan.

Di perpustakaan…
“siang bu yanti,” sapaku ramah pada bu yanti, penjaga perpustakaan. “siang, zahra. cari buku apa?” tanya bu yanti. “diy scrapbook” jawabku pendek. “sebentar ya, nah ini dia!” ujar bu yanti, sambil memberikannya padaku. “dikembalikan hari kamis ya” saran bu yanti. aku mengangguk dan mengucapkan terima kasih.

Saat pulang…
“oke, bahan bahan membuat scrapbook ada. lalu, mari membuat!” ujarku.

5 menit kemudian…
“selesai!” teriakku. saat aku membukanya, aku melihat foto fotoku dan aisyah, foto dengan kepala sekolah, temen temen sekelas, dan para guru.
Tak sadar, air mata mengalir dari wajahku.

2 hari kemudian…
“aisyah! ini untukmu! baca ya!” ujarku. “makasih” aisyah memelukku dengan erat. “o iya, ini, buku kkpkmu yang tertinggal.” ujarku pada aisyah. “untukmu saja, ini ada juga 1 album yang pernah kita buat” ucap aisyah. “jaga scrapbook itu baik baik ya!” ucapku. “iya, karena ini hartaku” jawab aisyah. aku dan aisyah pun berpelukkan dengan erat sambil menangis, ini pelukan terakhirku dan aisyah. “eh.. sudah ya” ujar aisyah sambil melepaskan pelukanku. “dah aisyah… jangan lupa sering telepon aku ya!” ujarku. “dah..” jawab aisyah. tak lama mobilnya melaju. dah aisyah semoga kita bisa bertemu lagi. batinku dalam hati.