Surat-Surat Pendek Al Quran yang Mudah Dihafal

By On Sunday, March 12th, 2017 Categories : Sains

Sebagai permulaan, mungkin kamu bisa pilih surat-surat pendek dalam Al Quran. Harapannya supaya lebih mudah dan cepat untuk menghafalnya.

Nah, kira-kira apa surat-surat di Al Quran yang pendek dan mudah dihafal itu?

1Surat Al Fatihah

ahlulbaitnabisaw-doa-buku-khasanah.blogspot.com

Surat Al Fatihah sering disebut juga dengan Ummul Quran atau Ummul Kitab yang berarti induk Al Quran. Sebab dalam surat ini terkandung pokok isi Al Quran. Surat Al Fatihah diturunkan di Mekkah terdiri dari 7 ayat. Isi dari Al Fatihah tentang keimanan, ibadah, hukum-hukum, dan janji serta ancaman.

Kamu bisa mudah dengan menghafal surat ini. Selain karena pendek, surat ini pun akan selalu kita baca saat melaksanakan shalat, jadi dalam sehari kita bisa membaca hingga 17 kali.

Terjemahan Surat Al-Fatihah:

  1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
  3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.
  5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus.
  7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

2Surat Al ‘Asr

youtube.com

Inilah surat pendek lainnya yang mudah untuk dihafalkan. Surat Al ‘Asr terdiri dari 3 ayat. Surat ini termasuk surat Makkiyah dan surat ke-103 dalam Al Quran. Surat ini berisi tentang pentingnya memanfaatkan waktu agar digunakan untuk beribadah dan melaksanakan kebaikan.

“Demi masa (1) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian (2) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3). (QS: Al-Asar: 1-3)” Demikian terjemahan surat Al ‘Asr ini.

3Surat Al Ikhlas

youtube.com

Surat pendek yang satu ini juga termasuk dalam kategori surat yang mudah untuk dihafalkan. Sebab surat ini terdiri dari 4 ayat dan bisa dibaca saat shalat maupun untuk kesempatan lainnya, seperti sebelum tidur dan ketika saat pagi dan sore hari. Surat ini turun di Mekkah dan berisi tentang penegasan keesaan Allah serta menolak segala bentuk penyekutuan pada-Nya.

“Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (1) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu (2) Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan (3) Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (4). (QS: Al-Ikhlas: 1-4)” Demikian terjemahan dari surat Al Ikhlas.

4Surat Al Falaq

youtube.com

Secara harafiah, Al Falaq mempunyai arti “Waktu Subuh”. Surat ini termasuk ke dalam surat Makkiyah karena memang turun di Kota Mekkah. Surat Al falaq menerangkan agar kita berlindung pada Allah SWT dari segala keburukan. Surat Al Falaq berisi 5 ayat, jadi sangat gampang untuk dihafal. Selain itu, surat ini juga baik untuk dibaca sebelum tidur dan saat berada di dalam perjalanan.

Terjemahan Surat Al-Falaq:

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh,”
  2. Dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. Dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir, yang menghembus pada buhul-buhul,
  5. Dan dari kejahatan orang yang dengki, apabila ia dengki.

5Surat An Nas

youtube.com

Surat An Nas adalah surat ke-114 sekaligus penutup dalam Al Quran. Surat yang terdiri dari 6 ayat ini berisi tentang perintah untuk berlindung pada Allah dari bahaya godaan setan.

“Katakanlah: “Aku memohon perlindungan pada Tuhan (yang memelihara) umat manusia (1) Penguasa umat manusia (2) Sembahan umat manusia (3) Dari dorongan jahat kalbu yang menyelinap (4) yang menyesak ke dalam dada manusia (5) disebabkan golongan jin dan manusia (6). (QS: An-Nas: 1-6) Demikian terjemahan dari surat An Nas.

6Surat Al Maun

youtube.com

Al Maun secara harafiah berarti “hal-hal yang berguna”. Ini surat yang terdapat di juz 30 Al Quran. Surat ini pendek dan terdiri dari 7 ayat. Dalam surat ini diterangkan mengenai orang yang mendustakan agama yaitu mereka yang menghardik anak yatim dan enggan menolong orang miskin. Surat ini juga gampang dihafal dan bisa sering dibaca saat shalat.

7Surat Al Fil

youtube.com

Inilah surat yang menceritakan tentang usaha penghancuran Ka’bah oleh raja Abrahah beserta bala tentaranya. Ketika itu, Abrahah menggunakan pasukan gajah untuk menyerang Ka’bah. Saat pasukan tersebut Mendekati Makkah, lalu Allah mengirim burung-burung ababil yang membuat pasukan tersebut porak-poranda.

Surat yang terdiri dari 5 ayat ini mudah untuk dihafal dan mengandung isi sejarah yang sangat penting untuk dipahami.

8Surat Al Kautsar

youtube.com

Surat ini berjumlah 3 ayat. Dalam surat ini diterangkan mengenai nikmat Allah yang begitu besar telah diberikan pada kita. Juga perintah untuk selalu beribadah kepada Allah serta berkorban sebagai tanda bersyukur atas nikmat yang telah dilimpahkan-Nya pada kita.

Ya itu tadi surat-surat pendek yang mudah untuk dihafal. Selain dihafal, mari kita resapi maknanya dan jalankan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

9Surat Al Lahab

surat al-lahab

Surah Al-lahab atau disebut juga dengan Surah Al-Massad merupakan surat ke 111 didalam Al-quran. Surat Al-Lahab terdiri dari 5 ayat, yang mana surat ini termasuk surat makiyyah karena turun di Mekkah.

Nama surat ini sendiri diambil dari kata Al Lahab yang mempunyai arti gejolak api. Secara keseluruhan surat ini membahas mengenai nasib salah satu paman Nabi Muhammad Saw, yaitu Abu Lahab dan istrinya yang diancam dengan siksa neraka yang amat pedih.

Binasalah kedua tangan Abu Lahab binasalah dia (1) tidakl akan berguna untuk dirinya tentang harta bendanya ataupun hal yang dia usahakan, (2) kelak dia akan masuk dalam api yang bergejolak (3) serta istrinya yang akan membawa kayu bakar (4) yang di leher perempuan itu dibelenggu tali berbahan sabut.(5)

10Surat An Nasr

surat an-nasr

Surah An-nasr merupakan surah ke 110 dalam al-qur’an. Surah An-nasr terdiri dari 3 ayat. Surah ini termasuk surat Madaniyah karena turun di kota Madinah. An-Nasr mempunyai arti “Pertolonga”. Isi dari Surah ini berkaitan dengan artinya, yaitu Pertolongan Allah serta Kemengan Islam.
Apabila Pertolongan Allah dan Kemenangan telah tiba (1) dan kamu saksikan umat manusia berbondong-bondong menganut agama Allah, (2) maka semarakkanlah puji-pujian untuk Tuhanmu dan mohonlah pengampunanNya, sungguh Dialah Yang Maha Mengasihani.(3)

11Surat Al Kafirun

Surat Al-Kafirun

Surah Al-Kafirun merupakan surah ke 109, Surat ini terdiri dari 6 ayat. Surah Al-Kafirun merupakan surat Makkiyah karena turun di kota Mekkah. Al-Kafirun mempunyai arti yakni “Orang-orang Kafir”. Pokok pembahasan surat Al-Kafirun adalah tidak diizinkannya mencampuradukkan ajaran agama. Karena Agamamu adalah agamamu dan agamaku adalah agamaku.

Katakanlah: “Wahai golongan kafir, (1) aku tidak menyembah yang kalian sembah, (2) dan kalian tidak akan menyembah yang kusembah, (3) dan aku tak akan menyembah yang selama ini kalian sembah, (4) dan kalian tidak akan menyembah yang kusembah; (5) Diri kalian, agama kalian; sedangkan diriku, agamaku.” (6)

12Surat Quraisy

surat al-quraisy

Surah Quraisy mempunyai arti, yiatu “Bani Quraisy” merupakan surat ke-106 di dalam al-Qur’an. Surat ini terdiri dari 4 ayat dan juga tergolong surah Makkiyah karena turun di kota Mekkah. Kata Quraisy merujuk pada kaum Quraisy, yaitu kaum atau suku yang mendapatkan kepercayaan untuk menjaga Ka’bah.

Pokok dari pembahasan surat ini yaitu menerangkan kehidupan orang-orang Quraisy dan kewajiban yang seharusnya untuk mereka penuhi.

Karena adat kaum Quraisy, (1) adat mereka bepergian di musim dingin serta musim panas, (2) maka hendaklah mereka menyembah Tuhannya Rumah ini, (3) yakni Yang menyediakan makanan untuk mereka menghadapi kelaparan, maupun Yang menyediakan keamanan untuk mereka menghadapi kekhawatiran. (4)

13Surat Al Humazah

surat al-humazah

Surah Al-Humazah merupak surat ke-104 di dalam al-Qur’an. Surat ini terdiri dari 9 ayat dan termasuk dalam surah Makkiyah karena turun di Kota Mekkah. Kata Al Humazah mempunyai arti yakni “pengumpat” dan diambil dari ayat yang pertama dari surat ini.

Pokok pembahasan surat ini adalah ancaman dari Allah kepada orang yang suka mencela terhdap orang lain, suka mengumpat dan juga suka mengumpulkan harta tetapi tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

Celakalah setiap pengumpat yang mencela, (1) yang mengumpulkan serta mempersalahkan, (2) orang itu menganggap hal tersebut mengekalkan dirinya, (3) tidak demikian! sesungguhnya orang itu pasti akan dimasukkan ke dalam Huthamah, (4) maka tahukah kamu apa itu Huthamah? (5) Api Allah yang bergejolak, (6) seraya membakar hingga ke dalam nurani, (7) sungguh itulah naungan orang-orang itu, (8) dalam terali yang membentang. (9)

14Surat At takatsur

surat At takatsur

Surat At takatsur merupakan surat yang menjelaskan tentang orang-orang yang telah melalaikan akan beribadah kepada Allah. Padahal sudah kita ketahui bersama bahwasanya ibadah itulah tujuan awal diciptakannya manusia. Jadi sudah seharusnya kita harus mengedepankan Ibadah kita di bandingkan dengan kegiatan keduniawian yang lain.

Tapi seperti inilah manusia itu. Banyak sekali godaan yang menghampiri sehingga menjadikan kita lalai. Untuk itu kita harus lebih berhati-hati lagi dan selalu memohon kepada Allah Swt untuk selalu diberikan Hidayah.

Yang dimaksud di sini yaitu beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan segala bentuk ibadah kepada selain Allah, mengenal-Nya dan mendahulukan cinta terhadap Allah dari lainnya.

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. At Takatsur: 1-8).

15Surat Al Qoriah

Surat Al Qoriah

Surat ini dinamai dengan Al Qari’ah karena dimulai dengan kata Al Qari’ah untuk membuat mengerikan dan memberkani rasa takut sebagaimana lain seperti surat Al Haqqah dan Al Ghasyiyah di awali dengan kedua kata itu. Karena dalam surat ini mengetuk hati dengan keras sampai mengagetkannya dengan keadaan yang sungguh sangat mengerikan.

Surat ini termasuk ke dalam Makkiyyah. Temanya adalah sebagai pemberi tahuan tentang sebagian kejadian yang ada pada hari kiamat yang mengerikan dan membua takut pada kejadian itu.

1. Hari kiamat (2) Apakah hari kiamat itu?(3) Tahukah kamu apakah hari kiamat itu?(4) Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,(5) Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (6) Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya (7) Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (8) Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya (9) Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah (10) Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?(11) (yaitu) api yang sangat panas.

16Surat Al zalzalah

surat Al- zalzalah

Dalam surat ini, Allah Swt memberitahukan sebuah kabar yang nantinya akan terjadi pada hari kiamat di mana pada saat itu bumi bergoncang dengan dahsyatnya dan meruntuhkan apapun yang ada di atas permukaanya.

Juga diterangkan setiap amalan baik dan buruk nantiya akan mendapatkan balasan yang setimpa atasnya.

“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 1-8)

17Surat Al Qadr

surat al-qodar

Surah Al-Qadr (bahasa Arab:?????????) merupakan surah yang ke 97 di dalam al-Qur’an yang terdiri dari 5 ayat dan surah ini termasuk kedalam golongan surat Makkiyah (Surah yang turun di kota mekkah).

Surah Al Qadr diturunkan setelah diturunkannya surah ‘Abasa dan dinamai al-Qadr (Kemuliaan) karena diambil dari kata al-Qadr yang ada pada ayat pertama surah ini.

Menurut para mufassir, Kitab Al Quran mulai diturunkan pada saat malam Lailatul Qadr meskipun tidak ada kata di dalam Al-Qur’an yang ada didalam keseluruhan surah ini.

Pada ayat keempat surah ini dikatakan bahwa dalam malam Lailatul Qadr, para malaikat-malaikat beserta “Al-Ruh” hadir ke dunia untuk mengatur berbagai urusan. Penentuan kapan terjadinya malam Lailatul Qadr di bulan Ramadhan masih sering berbeda pendapat diantara berbagai mazhab.

Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Sesungguhnya Kami telah mengirim hal demikian di Malam Kemuliaan,
Dan tahukah kamu apakah Malam Kemuliaan itu?
Malam Kemuliaan adalah lebih baik dibanding seribu bulan;
Ketika para malaikat beserta Al Ruh hadir atas izin Tuhan mereka untuk tugas masing-masing,
Kesejahteraan didalamnya sampai terbit fajar.

18Surat Al Bayyinah

Surat Al Bayyinah

Surah Al Bayyinah (Dalam bahasa Arab:??????, “Pembuktian”) merupakan surah yang terletak pada urutan ke 98 di dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri dari 8 ayat dan surah ini termasuk kedalam golongan surat-surat Madaniyah (Surat yang diturunkan di Madinah).

Surah Al Bayyinah diturunkan sesudah surah At-Talaq. Surah ini dinamai Al-Bayyinah (Pembuktian) karena diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang ada pada ayat pertama surat ini.

Orang-orang yang kafir dalam golongan pewaris Kitab maupun golongan musyrik takkan menyerah sebelum keterangan jelas hadir kepada mereka, (1) seorang Rasul dari Allah yang menjelaskan berbagai lembaran kitab yang suci (2)
serta berisi berbagai Ketetapan yang tepat. (3) Dan orang-orang yang diserahi Kitab tidaklah berpecah-belah melainkan sesudah keterangan jelas hadir kepada mereka; (4) serta mereka tidak diperintah selain supaya mereka menyembah Allah, bertekun untuk Dia secara lurus dalam beragama, serta mereka mendirikan shalat juga menunaikan zakat. Dan demikian itulah agama yang benar. (5) Ketahuilah bahwa kelak orang-orang yang kafir dalam golongan pewaris Kitab maupun golongan musyrik akan berada dalam Neraka Jahannam, secara kekal disana; mereka itulah jenis makhluk paling buruk. (6) Ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman serta memperbuat berbagai keshalehan, mereka itulah jenis makhluk paling baik, (7) upah mereka di sisi Tuhan mereka ialah Surga ‘Adn yang di bawahnya dialiri sungai-sungai; secara kekal disana, Allah berkenan terhadap mereka serta mereka pun berkenan terhadap Dia, hal yang demikian ini adalah untuk golongan yang menghormati Tuhannya. (8)

19Surat At-Tiin

Surat At-Tiin

Surat yang terdiri dari 8 ayat ini merupakan surat ke-95 dalam Al Qur’an. Surat At-Tiin diturunkan Allah SWT setelah surat Al-Buruuj. Surat yang masih termasuk mudah untuk dihafalkan ini termasuk dalam surat Makkiyah karena surat ini turun sebelum Nabi Muhammad SAW melaksanakan hijrah ke Madinah.

Terjemahan Surat At-Tiin:

  1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
  2. Dan demi bukit Sinai,
  3. Dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
  4. Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentu yang sebaik-baiknya.
  5. Kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
  6. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
  7. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasa sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
  8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

Secara Keseluruhan surat At-Tiin menjelaskan jika manusia sudah diciptakan Allah SWT dalam bentu yang paling baik. Akan tetapi, kedudukan manusia menjadi sangat rendah ketika tidak mau beriman dan mengerjakan kebajikan.

Allah SWT berjanji akan memberikan balasan berupa pahala yang tidak ada putus-putusnya bagi orang yang beriman dan gemar melakukan kebajikan.

Sebagai penutup dalam surat At-Tiin dijelaskan bahwa kiamat past terjadi di masa depan. Sehingga alangkah baiknya jika manusia seharusnya mempersiapkan diri dengan tabungan amal kebajikan sebagai bekal di hari akhir nantinya. Karena pada hari akhir, semua manusia akan diadili oleh Allah SWT yang Maha Adil.

20Surat Ad-Dhuha

Surat Ad-Dhuha

Surat ke-93 dalam Al Qur’an ini tersusun dari 11 ayat. Surat Ad-Dhuha termasuk dalam surat Makkiyah. Surat Ad-Dhuha diturunkan Allah SWT setelah surat Al-Fajr.

Terjemahan Surat Ad-Dhuha:

  1. Demi waktu matahari sepenggalan naik,
  2. Dan demi malam apabila telah sunyi,
  3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,
  4. Dan sesungguhnya akhirny itu lebih baik bagimu dari permulaan.
  5. Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamau, lalu (hati) kamu menjadi puas.
  6. Bukankah dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindunginmu.
  7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu dia memberikan petunjuk.
  8. Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurang, lalu Dia memberikan kecukupan.
  9. Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
  10. Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya.
  11. Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).

Surat Ad-Dhuha menjelaskan tentang Allah SWT yang memelihara Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tiada putus-putusnya, larangan berbuat tercela terhadap anak-anak yatim dan orang yang meminta-minta serta mengandung juga perintah kepada nabi supaya selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.

Meskipun terdiri dari 11 ayat, surat Ad-Dhuha masih termasuk mudah untuk dihafalkan. Apalagi kamu termasuk yang rajin melaksanakan sholat Dhuha. Pasti lebih baik jika sholat Dhuha diisi dengan bacaan surat Ad-Dhuha.