Struktur Fungsi Karpel Bunga

By On Sunday, February 26th, 2017 Categories : Sains

Alasan bahwa banyak tanaman menghasilkan bunga adalah untuk reproduksi. Dalam artikel ini, Anda akan belajar tentang struktur dan fungsi karpel – bagian alat reproduksi bunga betina.

Apa yang dimaksud dengan Bunga?

Angiosperma adalah tanaman yang menghasilkan struktur reproduksi yang disebut bunga. Beberapa contoh angiosperma termasuk pohon Oak, rumput, mawar, dan anggrek. Benih-benih tanaman berbunga yang tertutup di dalam ovarium. Ovarium merupakan bagian dari struktur reproduksi bunga betina yang disebut suatu karpel.

Sebuah karpel adalah bagian terdalam dari bunga. Hal ini biasanya dikelilingi oleh struktur reproduksi jantan yang disebut benang sari, baik yang dikelilingi oleh kelopak. Kelopak bunga sering besar dan berwarna cerah. Sebelum bunga terbuka, kelopak yang dilindungi oleh sepal, yang biasanya berwarna hijau.

Sebuah bunga dapat memiliki satu atau lebih karpel. Jika ada banyak karpel, mereka dapat terpisah atau menyatu bersama-sama. Bersama-sama, semua karpel yang disebut ginesium, atau putik. Sebuah karpel terdiri dari tiga struktur:

  • stigma
  • tangkai putik
  • ovarium

Bagian dari suatu Karpel

Gambar bagian-bagian karpel bunga

Stigma
Stigma adalah bagian atas, bagian lengket dari karpel, dan itu adalah lokasi penyerbukan. Penyerbukan terjadi bila butiran tanah serbuk sari pada stigma. Serbuk sari adalah struktur pelindung yang membawa sel sperma dan diproduksi oleh benang sari bunga itu.

Tangkai putik
Tangkai putik karpel adalah suatu tabung panjang yang menghubungkan stigma ke ovarium. Setelah penyerbukan, serbuk sari akan memproduksi tabung serbuk sari. Ini tumbuh di bawah tangkai putik menuju ovarium, di mana mereka kemudian melepaskan sel sperma.

Ovarium
Ovarium terletak di bagian bawah suatu karpel. Di dalam ovarium, mungkin ada satu atau lebih ovula. Ovula disimpan di bukaan, atau ruang, yang disebut lokulas. Sebuah lokula mungkin memiliki satu atau banyak ovula, tapi hanya ada satu lokula di setiap karpel. Jadi, ketika karpel menyatu bersama-sama, jumlah lokula dapat digunakan untuk menentukan berapa banyak karpel terdapat.

Ovula mengandung sel telur. Setelah sel sperma bergerak ke bawah tangkai putik karpel, itu akan memasuki bakal biji dan menyatu dengan sel telur. Ini disebut pembuahan atau fertilisasi. Ini menghasilkan embrio, atau tanaman anak. Sebuah pelindung mengelilingi embrio ini dan sumber makanannya. Seluruh struktur ini diproduksi setelah pembuahan disebut benih. Ovarium sekitarnya biasanya berkembang menjadi buah yang melindungi benih.

Ringkasan

Bunga adalah struktur reproduksi angiosperma, atau tanaman berbunga. Empat bagian utama bunga adalah sepal, kelopak, benang sari, dan karpel. Benang sari adalah struktur reproduksi jantan yang menghasilkan serbuk sari. Ini karpel adalah struktur reproduksi betina yang menghasilkan sel telur dan melindungi tanaman janin atau embrio.

Tiga bagian utama dari suatu karpel adalah stigma, tangkai putik, dan indung telur. Stigma adalah tempat dimana terjadi penyerbukan. Tangkai putik adalah tabung yang menghubungkan stigma ke ovarium, yang berisi ruang disebut suatu lokula. Di dalam lokula adalah sebuah bakal biji, dan ovula berisi sel telur yang, ketika dibuahi, akan berkembang menjadi embrio. Embrio ini terkandung dalam biji dan dilindungi oleh buah.