Sistem saraf pusat manusia

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Sistem saraf pusat manusia. Sistem saraf manusia dapat dengan mudah dibagi menjadi dua bagian: sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) dan sistem saraf perifer (saraf memanjang ke dan dari sistem saraf pusat).

Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang dari sistem saraf pusat adalah kabel putih jaringan melewati terowongan tulang yang dibuat oleh tulang belakang. Sumsum tulang belakang membentang dari dasar otak ke bagian bawah tulang punggung. Tiga membran disebut meninges mengelilingi sumsum tulang belakang dan melindunginya. Jaringan luar dari sumsum tulang belakang berwarna putih (white matter), sedangkan jaringan dalam abu-abu (gray matter).

Tiga puluh satu pasang proyeksi yang disebut akar saraf memperpanjang di sepanjang setiap sisi dari sumsum tulang belakang. Akar saraf adalah situs akson milik neuron sensorik dan motorik. Sebuah kanal pusat di sumsum tulang belakang membawa cairan serebrospinal, yang menyediakan untuk kebutuhan gizi dan gas dari jaringan kabel. Neuron dari sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk lengkung refleks dan sistem yang menghubungkan antara sistem saraf perifer dan otak.

Otak

Otak dari sistem saraf pusat adalah pengorganisasian dan pusat pengolahan. Itu merupakan tempat kesadaran, sensasi, memori, dan kecerdasan. Otak menerima impuls dari sumsum tulang belakang dan dari 12 pasang saraf kranial yang berasal dari dan memperluas ke indera dan organ lainnya. Selain itu, otak memulai kegiatan tanpa rangsangan lingkungan.

Dua belahan besar, kiri dan belahan otak kanan, membentuk jaringan otak. Bagian luar otak terdiri dari materi abu-abu, sedangkan bagian dalam adalah materi putih. Tiga bagian utama dari otak dikenal sebagai: otak belakang, otak tengah, dan otak depan.

Otak belakang terdiri dari medula, otak kecil, dan pons. Medula adalah penonjolan di ujung otak yang berfungsi sebagai lorong untuk saraf memanjang ke dan dari otak. Cerebellum terletak berdekatan dengan medula dan berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk aktivitas motorik, yaitu, koordinat kontraksi otot. Pons adalah penonjolan antara medula dan otak tengah. Pons bertindak sebagai jembatan antara berbagai bagian otak.

Otak tengah terletak di antara otak belakang dan otak depan. Ini terdiri dari kumpulan melintasi saluran saraf dan merupakan situs formasi reticular, sekelompok serat yang membangkitkan otak depan ketika sesuatu yang tidak biasa terjadi.

Otak depan terdiri dari otak, thalamus, hypothalamus, dan sistem limbik. Otak besar berisi lipatan dan alur-alur yang disebut belitan yang memungkinkan belahan otak untuk menampung lebih dari 10 miliar sel. Setiap belahan otak besar memiliki empat lobus, dan kegiatan seperti berbicara, penglihatan, gerakan, pendengaran, dan bau terjadi pada lobus ini. Aktivitas mental yang lebih tinggi seperti belajar, memori, logika, kreativitas, dan emosi juga terjadi pada otak besar.

Thalamus berfungsi sebagai titik integrasi untuk impuls sensorik, sementara hipotalamus mensintesis hormon untuk penyimpanan di kelenjar hipofisis. Hipotalamus juga tampaknya menjadi pusat kontrol untuk fungsi viseral seperti lapar, haus, suhu tubuh, dan tekanan darah. Sistem limbik adalah kumpulan struktur dengan cincin tepi otak dan tampaknya berfungsi sebagai pusat emosi.