Sikap Terbuka dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

By On Wednesday, February 15th, 2017 Categories : Artikel

Keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mencakup hubungan antara warga negara yang satu dengan yang lain serta antara warga negara dengan pemerintah. Sikap terbuka dalam hidup berbangsa dapat kita wujudkan dengan menumbuhkembangkan sikap saling menghormati, menghargai, memercayai, dan keadilan antarwarga. Sikap-sikap tersebut diwujudkan tanpa membeda-bedakan latar belakang suku bangsa, agama, maupun budaya. Sikap terbuka dalam hidup bernegara dapat wujudkan dengan keikusertaan warga negara untuk menentukan kehidupan negara, di antaranya:

a. kesediaan memberikan saran, kritik, koreksi, kontrol, aspirasi maupun pendapatnya,

b. membicarakan secara terbuka masalah-masalah kebijakan negara yang menyangkut kepentingan bersama.

Di samping itu, pemerintah juga harus terbuka kepada rakyat atas kebijakan-kebijakan yang diambilnya. Pemerintah harus bersedia menerima saran kritik, koreksi dari warga negaranya, dan harus mau menjawab semua hal yang menyangkut kepentingan bersama. Sikap terbuka pemerintah dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap negaranya. Hal ini akan menimbulkan kepercayaan dan dukungan terhadap pemerintah. Sikap keterbukaan dapat dilaksanakan oleh bangsa dan negara apabila setiap warga negara:

a. menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban,

b. mengakui hukum dan pemerintahan negara,

c. menyadari tanggung jawabnya, saling menghargai, menghormati, dan menjamin hak-hak orang lain,

d. mampu bekerja sama dengan warga negara lain dan saling terbuka,

e. mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu:

a. mengadakan kegiatan yang bermanfaat yang diikuti seluruh anggota suku bangsa seperti pentas seni dan olahraga yang didukung oleh pemerintah,

b. mengadakan dialog antara berbagai suku bangsa dan pemerintah yang membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara secara terbuka,

c. membentuk organisasi/kelompok lintas budaya yang didukung oleh pemerintah,

d. mengadakan kunjungan antardaerah di seluruh Nusantara dengan seizin pemerintah.

Mengingat keterbukaan mempunyai peranan besar dalam kelangsungan hidup suatu bangsa, maka sikap keterbukaan perlu ditumbuhkembangkan dalam berbagai lingkungan. Oleh karena itu, keterbukaan mempunyai arti penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu:

a. meningkatkan partisipasi rakyat dalam penyelenggaraan negara,

b. menghilangkan ketertutupan dan prasangka buruk dalam penyelenggaraan pemerintahan,

c. mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan,

d. mencegah pemerintah menyalahgunakan kekuasaan,

e. memperkuat dukungan rakyat terhadap penyelenggara negara,

f. meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan,

g. mempermudah hubungan kerja sama dengan bangsa lain.