Semangat Generasi Muda untuk Ber “Sekolah” Pudar..!

By On Thursday, January 7th, 2016 Categories : Sains
Advertisement

Jakarta – Pemerintah menyatakan pendidikan merupakan kunci bagi sebuah negara untuk mengentaskan kemiskinan. Sayangnya, semangat generasi muda Indonesia untuk mengecap pendidikan mulai terkikis sehingga hal tersebut bisa menjadi ancaman bagi bangsa ini dalam mewujudkan cita-cita besarnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil mengatakan, salah satu tujuan atau sasaran penting dalam mandat seluruh negara terhadap pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan atau Suistanable Development Goals (SDGs) adalah pendidikan yang berkualitas.

“Dari 17 target sasaran SDGs, menurut saya yang paling penting quality of education. Pendidikan menjadi lampu aladin yang mengangkat dan mengentaskan orang dari kemiskinan, terutama dari pendidikan yang berkualitas,” tegasnya saat Workshop Indonesia Menuju SDGs di kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (10/11/2015)

Namun melihat faktanya, kata Sofyan, pemerintah dan seluruh pihak harus memikirkan kualitas pendidikan di Negara ini. Pasalnya, ia mengaku ironi dengan memudarnya semangat para generasi muda, terutama anak-anak Indonesia untuk bersekolah.

“Saya termasuk orang yang khawatir dengan pendidikan kita. Anak-anak sudah tidak semangat lagi, tidak punya spirit lagi. Juga kurang kreatif, padahal di tahun-tahun mendatang, kreatifitas menjadi kunci penting bagi kemajuan bangsa Indonesia maupun diri mereka sendiri,” jelas mantan Menko Bidang Perekonomian itu.

Indonesia, diakuinya, merupakan salah satu negara yang berkomitmen mengimplementasikan program pembangunan berkelanjutan untuk mencapai 17 target sasaran yang telah ditetapkan dari hasil pertemuan The United Nations Conference on Suistanable Development (UNSCD) yang diselenggarakan di Rio de Jeneiro pada Juni 2012.

“Kita harus melaksanakan SDGs, meskipun belum tentu semua bisa dicapai oleh masyarakat dunia, tapi memang mesti dilaksanakan. Jadi sangat penting bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, akademisi, parlemen dan lainnya bukan cuma pemerintah,” tegas Sofyan.

Menurutnya, ini merupakan tantangan besar bagi seluruh umat manusia. Sebanyak 17 target ini, dinilai Sofyan sebuah sasaran yang ambisius, namun bermanfaat besar bagi manusia. “Kalau bisa dicapai (target), maka dunia ini akan menjadi better place to live,” terang Sofyan.

Untuk diketahui, pada 25 September lalu, sebanyak 193 pemimpin dunia terasuk Indonesia yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla membuat komitmen terhadap 17 sasaran global untuk mencapai 3 isu paling penting agar dapat diakhiri pada 2030.

Sebanyak 3 isu paling krusial ini, antara lain, pertama, mengakhiri kemiskinan yang ekstrem. Kedua, melawan ketidaksetaraan dan ketidakadilan, serta terakhir, menanggulangi perubahan iklim

dipublikasikan:
oleh: Fiki Ariyanti
pada: 10 Nov 2015
website:sumber http://bisnis.liputan6.com/read/2361841/semangat-generasi-muda-ri-untuk-sekolah-mulai-pudar

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...

Married to the Bad Boy Young Adult Bad Boy Romance.audio

The Appeal.ePub

Sostiene Pereira.ePub

Rocket Boys Coalwood.ePub

Ballet Shoes Shoes.audio

Fear and Loathing in America The Brutal Odyssey of an Outlaw Journalist.amz

The Fan Man.books

The Truth About Forever.audio

The Old Patagonian Express By Train Through the Americas.books

Discourse on Method and Meditations on First Philosophy.kindle

It Had to Be You Chicago Stars.books

I ll Give You the Sun.lit

Abhorsen Abhorsen.amz

When Christ and His Saints Slept Henry II amp Eleanor of Aquitaine.rtf

Island.docx

Haunted.books

The No Ladies Detective Agency No Ladies Detective Agency.docx

Fe Fi FOE Comes.lit

A Death in the Family.rtf

Creatura Creatura.kindle

BTPN Movies · Top eBooks · IBDB

Gallipoli

Another Cinderella Story

Lolita

A Royal Night Out

Fortress

Love You Like Christmas

The Wild

Flyboys

Good Morning Vietnam

She s All That