Sekolah Muhammadiyah Sidoarjo

By On Saturday, April 15th, 2017 Categories : Sains

Lahir dan berkembangnya SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah melewati perjalanan panjang dalam kurun waktu yang cukup lama. SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo didirikan pada tahun 1976 oleh Bagian Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (Dikdasmen PCM) Sidoarjo. Hingga kini SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah berusia 29 tahun – suatu usia yang cukup dewasa bagi sebuah lembaga pendidikan. Pada awalnya (1976) dibangun tiga pondasi untuk bangunan lokal (kelas), tetapi pada saat itu baru bisa diwujudkan satu lokal bangunan yang jadi, itu pun harus disekat menjadi dua, sebagian untuk ruang kelas dan sebagian yang lain untuk kantor guru dan kepala sekolah. Pada tahun l978 dilanjutkan pembangunan lokal baru diatas 2 pondasi lokal yang sudah ada, sehingga seluruhnya menjadi tiga lokal. Penambahan sarana belajar ini secara bertahap dilakukan terus-menerus seiring dengan kebutuhan dan pertambahan siswa yang masuk ke SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

Pada tahun pertama dibukanya, siswa yang belajar di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini hanya 9 anak, tahun kedua bertambah satu kelas, tahun ketiga bertambah lagi satu kelas, dan seterusnya dari tahun ke tahun mengalami pertambahan secara signifikan, hingga pada sekitar tahun pelajaran 1994 – 1995 jumlah siswanya menjadi 15 kelas (kelas paralel I, II, dan III masing-masing 5 kelas paralel). Kemudian pada sekitar tahun 1997 – 1998 mengalami peningkatan lagi menjadi 18 kelas (kelas I, II, dan III masing-masing 6 kelas paralel), dan pada tahun pelajaran 2000 – 2001 bertambah lagi menjadi 21 kelas (kelas I, II dan III masing-masing 7 kelas paralel). Di tahun pelajaran 2005 – 2006 kelasnya menjadi 28 kelas (kelas X ada 10 kelas,  kelas XI ada 9 kelas, dan kelas III ada 9 kelas) dengan jumlah siswa seluruhnya mencapai 1227 siswa. Pada tahun pelajaran 2006 – 2007 diperkirakan ada sekitar 1267 an siswa dengan 30 kelas (kelas X ada 11 kelas,  kelas XI ada 10 kelas, dan kelas XII ada 9 kelas).

Selama kurun waktu 30 tahun (sampai dengan ditulisnya buku ini), SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah mengalami tiga kali masa kepemimpinan sekolah, yaitu : (a) masa kepemimpinan Drs. H. Ahmad Thobari (1976 – 1986), (b) masa kepemimpinan Drs. H. Abubakar Ahmad (1986 – 1998), dan masa kepemimpinan H. Abdullah Hasan, S.Ag (1998 – sekarang). Dari tiga kali masa kepemimpinan ini, di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo telah terjadi usaha pengembangan dan pembaharuan (develop and reform) diberbagai bidang, baik sarana prasarana sekolah, kurikulum pendidikan dan pembelajaran, maupun sumber daya pelaksananya. Berbagai langkah nil yang dilakukan,  diarahkan untuk menjadikan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sebagai lembaga pendidikan-sekolah yang sebenarnya (the real school – SMAMDA), yang mem­bangun tradisi keilmuan dan spiritualitas keislaman, sehingga dapat mengantarkan civitas academic (warga sekolah) menjadi manusia yang berkualitas unggul, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT., menguasai ilmu penge­tahuan, memiliki kecakapan hidup (life skill) sekaligus mempunyai akhlaq yang luhur, santun, dan sholeh.

Dari usaha melakukan pengembangan dan pembaharuan (develop and reform) di berbagai bidang itu, berdasarkan penjenjangan akreditasi yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 1996 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo terakreditasi DISAMA.KAN. Dengan pengembangan dan pembaharuan (develop and reform) yang dilakukan secara terus-menerus serta didapatnya status DISAMAKAN, maka perkembangan minat siswa dan orang tua untuk masuk di (me­masukkan anaknya ke) SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan, bahkan dalam 5 tahun terakhir persentase siswa lulusan SLTP -MTs yang tidak tertampung di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo semakin meingkat. Ini terjadi karena di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menerapkan sistim seleksi dalam PSB (penerimaan siswa baru). Rata-rata jumlah siswa yang diterima setiap tahun pelajaran berkisar antara 50% – 60% dari jumlah siswa yang mendaftar. Pada tahun pelajaran 2005 – 2006 jumlah siswa baru yang diterima sebanyak 412 siswa dan pada tahun pelajaran 2006 – 2007 ini direncanakan menerima 440 siswa.

Pada tahun pelajaran 2005 – 2006 di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dilakukan perubahan dan pembaharuan kurikulum dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikannya. Dalam hal kurikulum, penerapan kurikulum berbasis kompetensi (competency based of curriculum) untuk kelas X dan kelas XI dengan pendekatan multiple intelligence system (MIS), sebuah model pembelajaran yang berusaha untuk mengembangkan kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang dimiliki oleh siswa – dari sisi pembelajarannya ada kesesuaian antara gaya mengajar guru dengan gaya belajar siswa. Program ini dirancang bekerja sama dengan sebuah lembaga konsultan pendidikan Mi – 21.

Pada tahun pelajaran 2005 – 2006 ini pula SMAMDA telah mengikuti akreditasi ulang, dan dari hasil penilaian Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Propinsi Jawa Timur SMAMDA mendapatkankan nilai 95,73 serta telah mendapatkan Surat Keputusan dari BAS Jatim yang menyatakan bahwa SMAMDA mendapatkan status TERAKREDITASI A