Sekilas Tentang Kasidah Burdah

By On Friday, February 13th, 2015 Categories : Sains

Al-Burdah menurut etimologi banyak mengandung arti, antara lain: Baju (jubah) kebesaran khlifah yang menjadi salah satu atribut khalifah, dengan atribut burdah ini, seorang khalifah bisa di bedakan dengan pejabat Negara lainnya, teman-teman, dan rakyatnya; Nama dari kasidah yang dipersembahkan kepada Rasulullah saw. Yang di gubah oleh Ka’ab bin Zuhair bin abi salma.

Pada mulanya, burdah dalam pengertian jubah ini adalah milik Nabi Muhammad saw. Yang di berikan kepada Ka’ab bin Zuhair bin abi salma, seorang penyair terkenal Muhadramin (penyair dua zaman: jahiliyah dan Islam).

Burdah yang telah menjadi milik keluarga Ka’ab tersebut akhirnya dibeli oleh khalifah Mu’awiyah bin abi sufyan seharga 20 ribu dirham, kemudian di beli lagi oleh khalifah Abu ja’far al-manshur dari dinasti abbasiyah sharga 40 ribu dirham. Oleh khalifah burdah itu hanya di pakai pada setiap salat fardlu dan diteruskan secara turun-temurun.

Ka’ab bin Zuhair bermula mengubah syair-syair yang senantiasa menjelek-jelekan Nabi dan para sahabat. lalu di rubah menjadi puji-pujian terhadap Nabi Muhammad S.A.W

Rock F*ck Club, Veerappan: Chasing the Brigand, The Player (The Player, #1), To Warm a Wintered Heart, Just Fly Away, Revelry, สาวน้อยเกวลิน ตอน จากตายจากเป็น (เล่ม 2), Me and My Big Mouth!: Your Answer Is Right Under Your Nose, Slaughter (Frank Quinn, #10), Shameless Kiss: A Billionaire Possession Novel, Friends to Lovers: a More Than Friends short, Battlefield Of The Mind: Winning The Battle In Your Mind, Tortured, Sweetbitter, The Woman in Cabin 10, Beauty: A Retelling of the Story of Beauty and the Beast, Men without Women, Rich as Hell (Grey Areas Book 3), Princess in Love (The Princess Diaries, #3), Take a Chance (Second Chances, #1)