Sejarah Sunan Muria

By On Saturday, December 5th, 2009 Categories : Sains

Sunan Muria, beliau adalah putra dari Dewi Saroh adik kandung Sunan Giri sekaligus anak Syekh Maulana Ishak, dengan Sunan Kalijaga. Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara kota Kudus.

Gaya berdakwahnya banyak mengambil cara ayahnya, Sunan Kalijaga. Namun berbeda dengan sang ayah, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam. Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan-keterampilan bercocok tanam, berdagang dan melaut adalah kesukaannya.

Sunan Muria seringkali dijadikan pula sebagai penengah dalam konflik internal di Kesultanan Demak (1518-1530), Ia dikenal sebagai pribadi yang mampu memecahkan berbagai masalah betapapun rumitnya masalah itu. Solusi pemecahannya pun selalu dapat diterima oleh semua pihak yang berseteru. Sunan Muria berdakwah dari Jepara, Tayu, Juana hingga sekitar Kudus dan Pati. Salah satu hasil dakwahnya lewat seni adalah lagu Sinom dan Kinanti.n

Keistimewaan Sunan Muria
Ia dikenal sebagai pribadi yang mampu memecahkan berbagai masalah betapapun rumitnya masalah itu. Solusi pemecahannya pun selalu dapat diterima oleh semua pihak yang berseteru. Sunan Muria adalah lagu Sinom dan Kinanti.

Baca Juga

Prilly Latuconsina Datang ke Premiere Film Danur, Netizen Malah Salfok dengan Dadanya

Seramnya Film Horor Danur 2017

Ngerinya Serangan Terror di Westminster

Bahaya Skinny Jeans Yang Wajib Kamu Tau!!

Penampakan Wajah Seram di Bendungan

Article / informasi tentang Sejarah Sunan Muria yang disadur dari berbagai sumber yang ada di internet. Semoga informasi mengenai Sejarah Sunan Muria yang sedikit ini dapat berguna dan bermanfaat untuk Anda khususnya, dan untuk semua pembaca yang tengah mencari pembahasan tentang Sejarah Sunan Muria pada umumnya.