Sejarah Singkat Tentang Koperasi

(Sejarah Singkat Tentang Koperasi) – Koperasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perekonomian Indonesia. Karena tujuannya yang mengutamakan kesejahteraan anggotanya di atas pencarian keuntungan.

Koperasi terus dikembangkan hingga sekarang. Kebijakan ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang menyatakan bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Satu-satunya bentuk usaha yang sesuai dengan pasal ini adalah koperasi.

Gerakan koperasi di Indonesia dimulai dengan lahirnya “Bank Pertolongan & Tabungan” yang didirikan pada tahun 1896 oleh Raden Aria Wira Atmaya di Kabupaten Banyumas, Purwokerto, yang tujuannya untuk membebaskan masyarakat dari lintah darat.

Kemudian, melalui perjuangan yang cukup panjang pada tahun 1927 keluar peraturan tentang “Perkumpulan Koperasi Bumi Putera” No. 91 tahun 1927. Melalui peraturan tersebut maka izin mendirikan koperasi di perlonggar. Kongres koperasi 1 diselenggarakan atas dorongan Bung Hatta pada tanggal 12 Juli 1947 di tasik malaya.

Keputusan penting dalam kongres 1 antara lain:

  • Mendirikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya.
  • Mengajukan berdirinya “Koperasi Desa” dalam rangka mengatur perekonomian pedesaan.
  • Menetapkan tanggal 12 Juli sebagai hari koperasi.

Pada bulan Juli 1953 diadakan kongres koperasi ke II di Bandung keputusan penting dalam kongres tersebut adalah:
Mengangkat Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
SOKRI di ubah menjadi Dewan Koeprasi Indonesia.

Pada bulan September 1956 diadakan Kongres Koperasi ke III di Jakarta keputusan penting yang dihasilkan dalam kongres tersebut antara lain:
Penyempurnaan Organisasi Gerakan Koeprasi.
Menghimpun bahan untuk undang-undang perkoperasian.

Undang-undang perkoperasian yang pakai hingga saat ini adalah UU Perkoperasian No. 25 tahun 1992.

Seperti badan usaha lain, koperasi mempunyai kelebihan dan kelemahan, kelebihan dari koperasi yaitu:

  • Usaha koperasi tidak hanya diperuntukkan kepada anggotanya saja, tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya.
  • Koperasi dapat melakukan berbagai usaha diberbagai bidang kehidupan ekonomi rakyat.
  • Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dihasilkan koperasi dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa usaha masing-masing anggota.
  • Membantu membuka lapangan pekerjaan
  • Mendapat kesempatan usaha yang seluas-luasnya dari pemerintah.
  • Mendapat bimbingan dari pemerintah dalam rngka mengembangkan koperasi.

Sedangkan kelemahan koperasi yaitu:

  • Umumnya, terdapat keterbatasan Sumber Daya Manusia, baik pengurus maupun anggota terhadap pengetahuan tentang perkoperasian.
  • Tidak semua anggota koperasi berperan aktif dalam pengembangan koperasi.
  • Koperasi identik dengan usaha kecil sehingga sulit untuk bersaing dengan badan usaha lain.
  • Modal koperasi relatif terbatas atau kecil bila dibandingkan dengan badan usaha lain.

Pengurus dan anggota kurang memiliki jika wira usaha sehingga mengalami kesulitan untuk berkembang.

Tags:

, , , ,
Rumah tangga keluarga adalah pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya. Rumah tangga keluarga termasuk kelompok pelaku ekonomi yang cakupan wilayahnya paling kecil. Rumah tangga keluarga adalah pemilik berbagai faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang terdapat pada rumah tangga keluarga antara lain tenaga kerja, tenaga usahawan, barang-barang modal, kekayaan alam, dan @more..
Dalam sistem hidroponik tanah tidak digunakan sebagai media tumbuh, tetapi diganti dengan media lain seperti arang sekam, cocopeat atau material lainnya selain tanah. Media tanam tersebut tidak mengandung unsur hara yang cukup oleh sebab itu kita harus memberikannya kepada tanaman melalui pupuk (dalam hidroponik istilah pupuk disebut juga nutrisi hidroponik). Kita harus menghitung secara cermat @more..
Aktifitias yang kini telah dilakukan oleh manusia, menyebabkan adanya limbah dan sampah yang sama sekali tidak ada unsur manfaat dan guna. Maka dari itu kami para siswa dan siswi telah mengadakan penelitian serta pemanfaatan limbah di lingkungan masyarakat, untuk mengurangi populasi sampah yang semakin hari semakin menumpuk, serta bertujuan untuk memanfaatkan menjadi barang atau benda @more..
Proses klasifikasi tanah berusaha untuk menetapkan kelas atau nama untuk berbagai jenis tanah di Bumi yang berkaitan dengan aplikasi tertentu. Ada beberapa Kelas tanah, tergantung pada apakah informasi yang diperlukan untuk teknik, pertanian atau geologi. Beberapa sistem untuk mengukur tanah telah berkembang dalam beberapa bidang studi. Selain itu, beberapa negara mempertahankan grafik perbandingan tanah mereka @more..