Rumah Bekas Kuburan

By On Friday, March 17th, 2017 Categories : Cerita

Aku tinggal di sebuah rumah yang besar dan mewah. Ya, aku memang terlahir dari keluarga yang kaya. Ada lagi, nih. Kata temanku bilang di rumah besar itu dulu bekas kuburan pada di atas jam 19:00 ada kejadian seram dan kita tidak boleh pergi ke rumah kosong itu sendirian. Nah, aku ingin berencana untuk pergi ke rumah kosong itu malam ini. “Vita, beneran nanti malam kita menyelidiki rumah kosong itu?” tanya Lara, temanku.
“Kalau kita ditangkap sama hantu, gimana?” tanya Olla ketakutan.
“Tenang.. Kan, Allah melindungi kita.” kataku untuk menenangkan teman-temanku.
“Ya, sudah. Boleh, deh!” pasrah Anti.

Malam ini, kita sudah berkumpul di gubuk, di lapangan. “Guys, kalian bawa apa saja?” tanyaku.
“Aku bawa senter dan hp-ku. Biar aku tidak bosan.” jawab Lara.
“Kalau aku bawa senter dan kamera video. Biar dapat merekam hantunya. Hahaha!” jawab Olla sambil tertawa.
“Kalau aku bawa senter dan iPod. Agar aku bisa santai sambil mendengarkan musik.” jawab Anti.
“Kalau aku bawa senter dan al-qur’an. Biar nanti ada hantunya akan ku bacakan semua ayat-ayat, biar hantunya tahu rasa. Hehe..” kataku sambil terkekeh.
Lalu, kita pergi ke rumah kosong itu, saat sampai. “Ayo kita masuk!” ajakku, lalu kita masuk ke rumah kosong ini.

loading…

Saat mulai berpetualangan, Olla sedang merekam seluruh ruangan ini. Setelah merekam, Olla langsung memperlihatkan gambar video kepadaku. Lalu, aku menonton videonya. Namun, tidak ada hantunya. “Olla, katanya ada hantu. Mana, tidak ada tuh di dalam video ini!” gerutuku.
“Engg… Anu.. Tadi ada, kok.” kata Olla. Tiba-tiba ada sosok hantu kuntilanak datang menghampiri kami. Lalu, kita langsung berlari.
“Aahhh…!!! Hantu!!! Ibu tolong aku!!” kata Lara sambil menangis.
“Kamu sih! Vita, pake ngajak kita ke sini lagi!” omel Anti. Tiba-tiba di depan kita ada pocong yang menyeramkan.
“Bismilahhirramannirrohim!!” jeritku, lalu pocong hilang. Beberapa detik kemudian, munculah sosok sundel bolong.
“Aaahhhhh….!!!! ada sundel bilong!” jerit Olla.
“Habislah kita!” kata anti khawatir. Lalu, aku membaca ayat-ayat. Berapa lama kemudian. Para hantu itu berlari terbirit-birit. Tadi, kita habis dikepung oleh para hantu.
“Pulang, yuk. Di sini mengerikan!” ajakku sambil ketakutan. Teman-temanku mengangguk dan kita pergi dari sini.

TAMAT

28806454, 28806455, 28806456, 28806457, 28806458, 28806459, 28806460, 28806461, 28806462, 28806463, 28806464, 28806465, 28806466, 28806467, 28806468, 28806469, 28806470, 28806471, 28806472, 28806473, 28806474, 28806475, 28806476, 28806477, 28806478, 28806479, 28806480, 28806481, 28806482, 28806483, 28806484, 28806485, 28806486, 28806487, 28806488, 28806489, 28806490, 28806491, 28806492, 28806493