Reproduksi vegetatif pada Tumbuhan

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Sains

Banyak tumbuhan adalah mampu menyebarkan dirinya menggunakan reproduksi vegetatif. Metode Reproduksi vegetatif tidak memerlukan investasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan bunga, menarik penyerbuk, atau menemukan cara penyebaran benih.

Reproduksi vegetatif menghasilkan tumbuhan yang secara genetik identik dengan tumbuhan induk karena tidak ada pencampuran gamet jantan dan betina terjadi. Secara tradisional, tumbuhan ini bertahan hidup dengan baik di bawah kondisi lingkungan yang stabil bila dibandingkan dengan tumbuhan yang dihasilkan dari reproduksi generatif karena mereka membawa gen yang identik dengan orang tua mereka.

Tumbuhan memiliki dua jenis utama reproduksi vegetatif: reproduksi vegetatif dan apomixis. Hasil reproduksi vegetatif merupakan tumbuhan individu baru tanpa produksi benih atau spora. Banyak dari jenis akar menunjukkan reproduksi vegetatif (Gambar 1). Sebagai contoh pada umbi yang digunakan oleh gladiol dan bawang putih. Umbi, seperti bola lampu bersisik pada bunga lili dan bola berkulit dalam bunga bakung, adalah contoh umum lainnya dari jenis reproduksi ini. Kentang adalah Sebuah umbi batang, sedangkan ubi jalar dari sebuah akar tunggang. Jahe bunga iris yang menghasilkan rimpang, sementara tumbuhan merambat menggunakan akar adventif (akar yang timbul dari bagian tumbuhan lain selain akar utama atau primer), dan tumbuhan stroberi memiliki stolon, yang juga disebut sulur.

Beberapa tumbuhan dapat menghasilkan biji tanpa pembuahan. Entah bakal biji atau bagian dari ovarium, yang diploid secara alami, menimbulkan benih baru. Metode reproduksi ini dikenal sebagai apomixis.

Salah satu keuntungan dari reproduksi vegetatif adalah bahwa tumbuhan yang dihasilkan akan mencapai kematangan lebih cepat. Karena tumbuhan baru yang timbul dari tumbuhan dewasa atau bagian tumbuhan, itu juga akan lebih kuat dari anakan. Reproduksi vegetatif dapat terjadi dengan cara alami atau buatan (dibantu oleh manusia).

Ringkasan Reproduksi Ageneratif pada Tumbuhan

  1. Reproduksi vegetatif menghasilkan individu yang secara genetik identik dengan tumbuhan induk.
  2. Akar seperti umbi, umbi batang, rimpang, dan stolon mengalami reproduksi vegetatif.
  3. Beberapa tumbuhan dapat menghasilkan biji tanpa pembuahan melalui apomixis di mana bakal biji atau ovarium menimbulkan bibit-bibit baru.
  4. Keuntungan dari reproduksi vegetatif termasuk peningkatan laju kematangan dan tumbuhan dewasa yang kokoh.
  5. Reproduksi vegetatif dapat terjadi dengan cara alami atau buatan.