Ragam Kesenian Tradisional Yogyakarta

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Sains
Kesenian Tradisional Yogyakarta
1. KETHOPRAK
Kethoprak adalah kesenian tradisional di Yogyakarta yang dipentaskan dalam bahasa Jawa. Bercerita tentang sejarah sampai cerita fantasi dan didahului dengan tembang Jawa. Kostum dari pemain ketoprak menyesuaikan dengan adegan dan jalan cerita serta selalu diiringi dengan irama gamelan dan keprak.
2. WAYANG KULIT
Sesuai dengan namanya, wayang kulit biasanya dibuat dari kulit kerbau atau kulit lembu. Wayang kulit saat ini telah menjadi warisan budaya nasional dan sudah sangat terkenal di dunia sehingga banyak orang asing yang datang dan mempelajari seni perwayangan. Sampai saat ini wayang kulit  tetap digemari sebagai tontonan yang menarik, biasanya disajikan semalam suntuk.
3. WAYANG WONG
Sesuai dengan namanya juga, wayang wong adalah wayang yang diperankan oleh manusia. Ceritanya juga hampir sama dengan cerita-cerita pada wayang kulit namun dalangnya disamping sebagai piñata cerita tetapi juga sekaligus sebagai sutradara di atas panggung.
4. WAYANG GOLEK
Berbeda dengan wayang kulit dan wayang wong, wayang golek adalah wayang yang terbuat dari dari kayu. ceritanya berasal dari kisah Menak. Wayang ini banyak disukai karena gerakan-gerakan wayang yang didandani seperti manusia ini sangat mirip dengan gerakan orang.
5. JATHILAN
Jathilan adalah tarian yang penarinya menggunakan kuda kepang, Barongan dan dilengkapi unsur magis. Tarian ini digelar dengan iringan beberapa jenis alat gamelan seperti Saron, Bende, kendang, Gong, dll.
6. KARAWITAN
Karawitan merupakan musik gamelan tradisional Jawa yang dimainkan oleh sekelompok Wiyaga dan diiringi oleh nyayian dari Waranggono dan Wiraswara biasanya disebut dengan ‘Uyon-uyon’, sedangkan kalau tanpa diiringi oleh nyayian dari Waranggono atau Wiraswara disebut dengan ‘Soran’.
7. TARI KREASI BARU
Seni Tari dan seni Karawitan Jawa selalu berkembang dengan munculnya tata gerak tari dan iram-irama yang baru. Salah seorang perintis tari kreasi baru adalah seniman Bagong Kusudiarjo, padepokannya terletak di daerah Gunung Sempu, Kabupaten Bantul.
8. SENDRATARI RAMAYANA
Sendratari Ramayana mempunyai keistimewaaan tersendiri karena ceritanya mengisahkan antara pekerti yang baik (ditokohkan oleh Sri Rama dari negara Ayodyapala) melawan sifat jahat yang terjelma dalam diri Rahwana (Maharaja angkara murka dari negara Alengka)
Sendaratari Ramayana dipentaskan di Panggung Terbuka Prambanan secara rutin pada bulan Mei sampai Oktober, masing-masing dalam 4 (empat) episode yaitu :
  • Episode satu: Hilangnya Dewi Shinta
  • Episode dua: Hanoman Duta
  • Episode Ketiga: Kumbokarno Leno atau gugurnya Pahlawan Kumbokarno
  • Episode Keempat: Api suci
Apabila ingin menyaksikan ceritera Ramayana secara ringkas (full story), dapat menonton di Teater Tri Murti Prambanan pada setiap hari selasa, rabu, dan kamis. Bisa juga untuk Anda yang ingin menonton Sendratari Ramayana di kota Yogyakarta, beberapa tempat yang menyajikan diantaranya di Jl. Brigjen Katamso (Pura Wisata dan Ndalem Pujokusuman)
9. LANGEN MANDRA WANARA
Langen Mandra Wanara adalah keseniatan yang merupakan perpaduan antara berbagai jenis tarian, tembang, drama dan irama gamelan adalah salah satu bentuk kesenian tradisional Yogyakarta. Karakteristik tarian ini adalah para penarinya berdiri dengan lutut atau jengkeng sambil berdialog dan menyanyi ‘mocopat’. Cerita langen mandra wanara diambil dari kisah ramayana dengan lebih banyak menampilkan wanara/kera.