Proses Pembentukan Magma

By On Wednesday, April 12th, 2017 Categories : Sains

Magma adalah suatu cairan panas dengan suhu 5.000 hingga 6.000 derajat celcius dalam inti bumi. maghma akan keluar ke permukaan bumi ketika terjadi gunung meletus, tapi ketika sudah berada pada permukaan bumi bukan lagi menjadi maghma melainkan menjadi lava. lava bisa saja membakar apa-apa yang di lewatinya. Ketika bertemu air atau suhu yang lebih rendah, lava akan mengeras dan menjadi batuan.

Adapun proses terbentuknya maghma adalah akibat dari perbenturan antara 2 (dua) lempeng litosfir, dimana salah satu dari lempeng yang berinteraksi itu menunjam dan menyusup kedalam astenosfir. Sebagai akibat dari gesekan yang berlangsung antara kedua lempeng litosfir tersebut, maka akan terjadi peningkatan suhu dan tekanan, ditambah dengan penambahan air berasal dari sedimen-sedimen samudra akan disusul oleh proses peleburan sebagian dari litosfir.

Sumber magma yang terjadi sebagai akibat dari peleburan tersebut akan menghasilkan magma yang bersusunan asam (kandungan unsur SiO2 lebih besar dari 55%). Magma yang bersusunan basa, adalah magma yang terjadi dan bersumber dari astenosfir. Magma seperti itu didapat di daerah-daerah yang mengalami gejala regangan yang dilanjutkan dengan pemisahan litosfir.