Proses Pelapukan Mekanik dan Kimiawi Batuan

(Proses Pelapukan Mekanik dan Kimiawi Batuan) – Pelapukan adalah proses pegrusakan atau penghancuran kulit bumi oleh tenaga eksogen. Pelapukan di setiap daerah berbeda beda tergantung unsur unsur dari daerah tersebut. Misalnya di daerah tropis yang pengaruh suhu dan air sangat dominan, tebal pelapukan dapat mencapai seratus meter, sedangkan daerah sub tropis pelapukannya hanya beberapa meter saja.

  1. Pelapukan Fisik / Mekanik biasanya disebabkan oleh terjadinya fluktuasi suhu. Pada saat dingin batuan akan mengkerut sedangkan ketika panas akan mengembang, apabila hal ini terjadi berulang kali lama- kelamaan batuan ini akan mengalami lapuk sedikit demi sedikit.
  2. Pelapukan Kimiawi terjadi karena adanya perubahan struktur kimiawi batuan yang disbabkan oleh beberapa factor diantaranya air hujan misalnya seperti besi yang berkarat karena air hujan.
  3. Pelapukan biologis, melalui bantuan organism misalnya akar tanaman yang mampu memecah batuan atau hewan yang mampu melubangi batuan.

Perbedaan relief akan menyebabkan perbedaan waktu dalam proses pembntukan tanah. Tebing yang landai akan lebih mudah pembentukan tanahnya daripada tebing yang curam, karena di tebing curam tanah yang akan terbentuk selalu tererosi ketika ada hujan yang intensitasnya cukup besar, tetapi hujan yang berlebih apabila terjadipada batuan yang berrelief datar juga akan menghambat proses pembentukan tanahnya, karena genangan air diatas batuan tersebut akan menjadi isolator yang akan mennyetabilkan suhu batuan tersebut, sehingga batuan tersebut suhunya akan tetap dingin meskipun diatas genangan air tersebut panas.

Bahan Induk Batuan

  • Bahan Induk Residual adalah batuan sisa pelapukan yang masih di tempat yang mengalami pelapukan lagi dan menjadi tanah di tempat itu juga.
  • Bahan Induk Angkutan adalah hasil pelapukan batuan yang tersedimentasi di tempat lain kemudian menjadi batuan sedimentasi setelah itu lapuk dan menjadi tanah.

Berdasarkan tenaga yang membawa materi sedimen bahan induk dibedakan menjadi,

  • Tenaga air dinamakan bahan induk alluvium menjadi tanah alluvial.
  • Tenaga angin dinamakan Loes, pasir.
  • Es/ Gletser dinamakan morena, till.
  • Gravitasi dinamakan culuvium.
  • Bahan induk Comulose berasal dari tumbuhan yang selalu tergnang oleh air. Dinamakan batuan peat apabila sisa tumbuhan masih dikenali, dinamakan batuan muck apabila sisa tumbuhan sudah tidak dapat dikenali.

Tags:

Visit us on Google+

Sifat Kelistrikan Bahan Konduktor

(Sifat Kelistrikan Bahan Konduktor) – Konduktor adalah bahan yang dapat dengan mudah menghantarkan arus listrik sehingga konduktor sering disebut juga penghantar listrik yang baik. Pada konduktor yang baik, jumlah elektron-elektron bebas, yaitu elektron-elektron yang mempunyai energi cukup besar (terletak...

Pengertian Protocol dan OSI

(Pengertian Protocol dan OSI) – Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya....

Pengertian Potensi diri

Pengertian Potensi diri – Potensi diri adalah kekuatan, kemampuan , kesanggupan, atau daya yang dimikiki seseorang yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Potensi dasar manusia secara garis besar meliputi daya cipta, rasa, dan karsa. Faktor-faktor yang mendorong manusia untuk mengembangkan...

Jenis-jenis Sumber Daya Alam dan Manfaatnya

Pengertian Sumber Daya Alam – Seperti yang kita ketahui bahwa sumber daya alam adalah semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi segala kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam terbagi dua yaitu sumber daya...

Peranan Media Belajar dalam KBM Di Kelas

Saat proses pembelajaran (KBM) sedang berlangsung, guru mungkin menampilkan atau menggunakan media belajar (pembelajaran) dengan suatu atau beberapa tujuan. Beberapa tujuan yang menjadikan alasan seorang guru menggunakan media belajar adalah: Sumber bahan belajar siswa. Dalam hal ini media belajar...