Perlawanan Menentang Penjajah: Perang Maluku (1817)

(Perang Maluku, Kapiten Patimura) – Ketika Belanda kembali berkuasa pada tahun 1817, monopoli diberlakukan lagi. Diberlakukan lagi sistem ekonomi uang kertas yang sangat dibenci dan keluar perintah sistem kerja paksa (rodi).

Belanda tampaknya juga tidak mau menyokong dan memerhatikan keberadaan gereja Protestan dan pengelolaan sekolahsekolah protestan secara layak. Inilah penyebab utama meletusnya Perang Maluku yang dipimpin Kapitan Pattimura.

Pada tanggal 15 Mei 1817, pasukan Pattimura mengadakan penyerbuan ke Benteng Duurstede. Dalam penyerangan tersebut, Benteng Duurstede dapat diduduki oleh pasukan Pattimura bahkan residen van den Berg beserta keluarganya tewas.

Tentara Belanda yang tersisa dalam benteng tersebut menyerahkan diri. Dalam penyerbuan itu, Pattimura dibantu oleh Anthonie Rheebok, Christina Martha Tiahahu, Philip Latumahina, dan Kapitan Said Printah.

Berkat siasat Belanda yang berhasil membujuk Raja Booi, pada tanggal 11 November 1817, Thomas Matulessy atau yang akrab dikenal dengan gelar Kapitan Pattimura berhasil ditangkap di perbatasan hutan Booi dan Haria. Akhirnya vonis hukuman gantung dijatuhkan kepada empat pemimpin, yaitu Thomas Matullessy atau Kapitan Pattimura, Anthonie Rheebok, Said Printah, dan Philip Latumahina. Eksekusi hukuman gantung sampai mati dilaksanakan pada pukul 07.00 tanggal 10 Desember 1817 disaksikan rakyat Ambon.

(Pengetahuan: Kapitan Pattimura nama aslinya adalah Thomas Matullesy. Dilahirkan pada tahun 1783 di negeri Haria, buah perkawinan dari Frans Matulessy dan Fransina Silahoi. Thomas memiliki saudara kandung yang bernama Johannis Matulessy.

Mereka kakak beradik memiliki tekad perjuangan yang sama. Nama Kapitan Pattimura merupakan nama gelar mewarisi gelar dari moyangnya.)

Kapitan Patimura

Kapitan Patimura Sumber: Album Pahlawan Indonesia, 2004

Tags: ,

Visit us on Google+

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi dalam Kehidupan

(Dampak Positif dan Negatif Globalisasi dalam Kehidupan) – Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatutitik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa...

Pengertian dan Peran Guru dalam Belajar Mengajar

(Pengertian dan Peran Guru dalam Belajar Mengajar) – Guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti...

Kebutuhan Manusia Berdasarkan Bentuk dan Sifatnya

Berdasarkan bentuk dan sifatnya kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. 1) Kebutuhan jasmani Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan oleh fisik atau badan manusia agar dapat hidup secara layak dan baik. Contoh kebutuhan jasmani, antara...

Pengertian Pendapatan Nasional

Manusia bekerja misalnya bercocok-tanam, bekerja di kantor, beradagang dll agar memperoleh pendapatan guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Pendapatan tersebut diperoleh dari balas jasa atas tenaga yang disumbangkan, barang yang terjual dan lain-lain. Jadi, apa yang dimaksud dengan pendapatan? Menurut kamus...

Beberapa Macam Pembagian Konsep Diri

(Beberapa Macam Pembagian Konsep Diri) – Konsep diri terbagi menjadi beberapa bagian. Pembagian Konsep diri tersebut di kemukakan oleh Stuart and Sundeen ( 1991 ), yang terdiri dari: 1. Gambaran diri (Body Image) (Selengkapnya…) 2. Ideal Diri (Selengkapnya…) 3....