Perkembangan Sumber Energi yang berasal dari Angin

By On Thursday, May 12th, 2011 Categories : Sains

(Perkembangan Sumber Energi yang berasal dari Angin) – Angin telah dikenal sejak lama sebagai sumber energi. Ribuan tahun yang lalu sumber energi angin menjadi energi utama untuk keperluan pertanian, irigasi, dan insdustri. Berikut ini adalah perkembangan dari pemanfaatan sumber energi angin dari masa ke masa.

Kapal Layar Tenaga Angin
Orang-orang zaman dahulu telah memanfaatkan angin untuk menggerakkan kapal layar. Sejak 5.500 tahun silam, kapal-kapal besar mengarungi lautan dengan layar-layar lebar. Tiupan angin akan mengenai layar sehingga kapal melaju. Pada masa kuno itu, kapal layar adalah alat transportasi yang sangat penting. Kapal layar membawa barang-barang untuk diperdagangkan, bahkan sebagai armada perang.

Raja Hammurabi dari kerajaan Babilonia kuno juga telah membuat rencana proyek irigasi dengan sumber energi angin pada abad ke-17 SM. Angin juga mulai digunakan sebagai penggerak mesin sederhana oleh orang-orang Yunani kuno pada abad 1M.

Kincir Angin Pertama dari Persia
Belanda bukan negara asal kincir angin. Kincir angin pertama dibangun pada masa pemerintahan Umar bin Khatab sekitar 3.000 tahun yang lalu di Persia (saat ini menjadi Afghanistan). Ukuran kincir angin pertama itu lebarnya 0,5 meter dan tinggi 3,5-4 meter. Kincir angin kuno itu mempunyai 8 sirip yang berputar secara vertikal mirip putaran gasing. Fungsi kincir angin untuk menggiling jagung, gandum, tebu, serta memompa air.

Saat umat Islam terusir dari Spanyol pada abad ke-15, teknologi kincir dibawa serta ke Eropa. Amerika mempekerjakan orang-orang Muslim untuk membuat kincir seperti kincir angin di persia.

Kincir Angin Eropa
Kincir angin mulai berdiri di Eropa sekitar abad 11 sampai 12. Kincir angin Eropa tersebut berbeda dengan kincir angin Persia karena berputar horizontal dengan empat sirip. Banyak kalangan menilai kincir angin Eropa merupakan pengembangan dari kincir angin di Persia.

Akan tetapi, beberapa ahli menegaskan bahwa kincir angin di Eropa adalah penemuan tersendiri. Kincir jenis itu digunakan sampai sekitar abad 18 sampai 19 hingga ditemukan kincir angin jenis baru yang menggunakan tenaga uap.

Saat ini, kincir angin yang berputar secara horizontal masih bisa kita temukan di Eropa Utara dan Inggris sebagai objek pariwisata.

Kincir Angin untuk Penerangan
Kincir angin untuk membangkitkan listrik mulai diujicobakan pada abad 19. Prof. James Blyth dari Anderson’s College membangun kincir angin tersebut di Skotlandia pada Juli 1887. Kincir tersebut memiliki tinggi 10 meter dan sirip yang dilapisi semacam layar. Kincir angin tersebut dipasang di pondok peristirahatan milik Blyth di desa Marykirk, County of Kincardine, Skotlandia. Kincir angin tersebut digunakan untuk mengisi ulang accumulator yang dipakai untuk penerangan di pondok peristirahatan.

Pada tahun yang sama, Charles F. Brush juga membuat kincir untuk membangkitkan listrik di Cleveland, Ohio, negara bagian Amerika Serikat. Setelah itu kincir angin untuk membangkitkan listrik juga berdiri di beberapa negara Eropa dan Amerika.