Perkembangan Psikis Si Kecil (1-3 Tahun)

By On Thursday, April 20th, 2017 Categories : Sains

(Perkembangan Psikis Si Kecil 1-3 Tahun) – Perkembangan anak yang baik tentu sangat kita harapkan dan kita cita citakan, beberapa perkembangan anak yang harus kita perhatikan adalah Perkembangan anak Motorik, Perkembangan Anak Kognitif, Perkembangan Anak Psikososial. Perkembangan anak pada usia 1-3 merupakan awal pembentukan suatu karakter dan kita  harus mengetahui apa saja perkembangan anak pada usia 1 sampai dengan 3 tahun tersebut, dibawah ini adalah beberapa perkembangan anak antara 1-3 tahun, yakni:

Perkembangan anak Usia 12-18 bulan:

  • Ia kini bukan hanya sekedar berjalan, tetapi bergerak ke sana-ke mari dalam upaya menyalurkan minatnya mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah.
  • Minta dibantu untuk naik-turun tangga atau memanjat, membuka-tutup lemari, tempat sampah, laci, rak buku, tas sekaligus mengaduk-aduk isinya. Ia juga tampak ahli membongkar barang-barang yang masih dalam kemasan.
  • Perbendaharaan katanya pun semakin banyak.
  • Ia gemar meniru dan lebih mengenal serta tambah responsif terhadap orang lain, terutama anggota keluarga.
  • Mampu memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing.

Perkembangan anak Usia 18-24 bulan:

  • Urusan naik-turun tangga semakin dikuasainya, kini ia tak butuh bantuan siapapun.
  • Ia pun sudah ahli menunjuk mata dan hidungnya tau anggota tubuh lainnya.
  • Antusias untuk makan sendiri, gemar mencoret-coret, dan penuh minat pada apa yang dikerjakan orang-orang yang lebih besar.
  • Secara bertahap ia pun mulai ingin dekat-dekat atau ikut bermain dengan anak lain.

Perkembangan anak Usia 2-3 tahun:

  • Ia mulai belajar meloncat, pertama dengan dua kaki kemudian dengan satu kaki.
  • Urusan memanjat semakin lihai dan semakin tinggi tempat yang dicapainya.
  • Ia juga sudah pandai menyusun kalimat, sudah mengerti bila diajak ‘ngobrol’, sudah penuh minat mendengarkan cerita dan coret-coretnya kini lebih memiliki bentuk. Bahkan membuat lingkaran pun ia sudah mampu.
  • Bermain dengan anak lain, sekarang menjadi keinginan yang sulit dibendung.

Referensi: