Perbedaan Respirasi Sel aerobik dan anaerobik

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Sains

Respirasi sel adalah serangkaian reaksi metabolisme terjadi dalam sel untuk mengubah nutrisi menjadi molekul energi kecil yang disebut adenosin trifosfat (ATP).

Respirasi aerobik membutuhkan oksigen untuk menghasilkan molekul energi ATP, di mana sebagai respirasi anaerobik mensintesis ATP dengan menggunakan rantai transpor elektron, dengan molekul anorganik selain oksigen.

Respirasi anaerobik biasanya disebut sebagai fermentasi dan tidak ada oksigen digunakan dalam proses. Ada dua jenis fermentasi yang meliputi fermentasi asam laktat atau fermentasi alkohol. Fermentasi asam laktat kadang-kadang terjadi dalam sel otot ketika ada kurangnya pasokan oksigen ke sel-sel otot. Anda mungkin merasa sensasi terbakar saat Anda berolahraga dan ini adalah karena produksi asam laktat.

 Sel memperoleh energi yang tersimpan dalam makanan dengan memecah molekul gula terpisah oleh reaksi enzim-dimediasi. Energi yang diperoleh lebih efisien dalam kehadiran oksigen melalui proses yang disebut respirasi aerobik. Ketika tidak ada oksigen yang tersedia untuk memecahkan molekul gula, beberapa sel masih mampu menghasilkan energi dengan proses yang disebut fermentasi atau respirasi selular anaerobik atau glikolisis anaerobik.

Organisme tertentu tidak perlu molekul oksigen untuk menghasilkan molekul energi yang disebut ATP. Organisme ini memanfaatkan ATP oleh jalur metabolisme yang melibatkan konversi berurutan karbohidrat menjadi produk akhir sebagian teroksidasi (s).

Misalnya, jamur yang hidup bebas (non-parasit) uniseluler seperti ragi Brewer (Saccharomyces cereviseae) dapat memfermentasi berbagai disakarida dan monosakarida. Dalam proses fermentasi ragi atau respirasi anaerobik, sebagian besar gula dipecah untuk menghasilkan etanol dan karbon dioksida.

Respirasi aerobik di sisi lain, hampir semua organisme prokariotik eukariotik dan banyak yang semata-mata tergantung pada kelangsungan penyediaan molekul oksigen untuk mempertahankan hidup. Ini adalah reaksi katabolik yang hasil teoritis 36-38 molekul ATP per glukosa selama respirasi selular.

Dalam respirasi aerobik oksigen dibawa ke organisme dan digunakan sebagai akseptor elektron terminal dalam rantai transpor elektron. Ini muncul sebagai bagian dari molekul air pada akhir reaksi aerobik.

Pada siklus Krebs, karbon dioksida akan dihapus oleh reaksi dekarboksilasi dan atom hidrogen dihilangkan dari intermediet dan ditransfer ke oksigen. Akhirnya, karbon dioksida yang dihasilkan di mitokondria dilepaskan sebagai produk limbah ke lingkungan.

Perbedaan Antara aerobik dan anaerobik Respirasi Seluler
Perbedaan Antara aerobik dan anaerobik Respirasi Seluler

Oleh karena itu, karbohidrat pecah menjadi gula kemudian menjadi ATP. Keseluruhan proses respirasi aerobik akan ditampilkan oleh reaksi berikut.

C6H12O6 + 6O2 + 6H2O -> 6CO2 + 12H2O + energi

Ringkasan Perbedaan Antara aerobik dan anaerobik Respirasi Seluler

aerobik:

  • terjadi dengan adanya oksigen.
  • CO2 dan air yang dihasilkan
  • 38 energi ATP dibebaskan
  • terjadi pada tanaman dan hewan-hewan sel
  • C6H12O6 -> CO2 + H2O + ATP

anaerobik:

  • terjadi dalam ketiadaan oksigen
  • Asam laktat atau Alkohol diproduksi
  • Energi 2ATP dibebaskan
  • terjadi pada banyak bakteri anaerob dan sel otot manusia.
  • pada otot, asam laktat diproduksi sedangkan bakteri sebagai Ragi menghasilkan Alkohol (Etanol)
  • C6H12O6 -> asam laktat / C2H5OH + ATP
16949978, 16949979, 16949980, 16949981, 16949982, 16949983, 16949984, 16949985, 16949986, 16949987, 16949988, 16949989, 16949990, 16949991, 16949992, 16949993, 16949994, 16949995, 16949996, 16949997, 16949998, 16949999, 16950000, 16950001, 16950002, 16950003, 16950004, 16950005, 16950006, 16950007, 16950008, 16950009, 16950010, 16950011, 16950012, 16950013, 16950014, 16950015, 16950016, 16950017