Perbedaan Hemoglobin dan mioglobin

By On Monday, February 27th, 2017 Categories : Sains

Mioglobin dan hemoglobin adalah hemoprotein yang memiliki kemampuan untuk mengikat molekul oksigen. Ini adalah protein pertama yang memiliki struktur tiga dimensi yang diselesaikan dengan kristalografi sinar-X.

Protein adalah polimer dari asam amino, bergabung melalui ikatan peptida. Asam amino adalah bahan pembentuk protein. Berdasarkan bentuknya secara keseluruhan, protein ini dikelompokkan dalam protein globular. Protein globular memiliki bentuk agak bulat atau elips. Sifat yang berbeda dari protein globular membantu organisme unik untuk menggeser molekul oksigen di antara mereka. Situs aktif dari protein khusus yang terdiri dari besi (II) protoporfirin IX dienkapsulasi dalam wadah kedap air.

Mioglobin

Mioglobin terjadi sebagai protein monomer dimana globin berada dusekitarnya heme. Bertindak sebagai pembawa sekunder oksigen dalam jaringan otot. Ketika sel-sel otot akan beraksi, mereka membutuhkan sejumlah besar oksigen. Sel-sel otot menggunakan protein ini untuk mempercepat difusi oksigen dan mengambil oksigen untuk waktu respirasi intens. Struktur tersier mioglobin mirip dengan struktur protein globul yang larut air. Rantai polipeptida dari mioglobin memiliki 8 ?-heliks terpisah ‘tangan kanan’. Setiap molekul protein mengandung satu heme gugus prothetic dan setiap residu heme mengandung satu atom besi terkoordinasi terikat dipusat. Oksigen terikat langsung pada atom besi dari kelompok prostetik heme.

Hemoglobin

Hemoglobin terjadi sebagai protein tetramerik di mana masing-masing subunit terdiri dari globin disekitar heme. Ini adalah system pembawa oksigen yang luas. Ia mengikat molekul oksigen dan kemudian diangkut melalui darah oleh sel darah merah.

Pada vertebrata, oksigen disebarkan melalui jaringan paru-paru ke dalam sel darah merah. Karena hemoglobin tetramer, dapat mengikat empat molekul oksigen sekaligus. Oksigen yang terikat kemudian didistribusikan melalui seluruh tubuh dan diturunkan dari sel-sel darah merah untuk sel bernapas. Hemoglobin kemudian mengambil karbon dioksida dan mengembalikan mereka kembali ke paru-paru. Oleh karena itu, hemoglobin berfungsi untuk memberikan oksigen yang dibutuhkan untuk metabolisme sel dan menghilangkan produk limbah yang dihasilkan, yakni karbon dioksida.

Hemoglobin terdiri dari beberapa rantai polipeptida. Hemoglobin manusia terdiri dari subunit dua ? (alpha) dan dua ? (beta). Setiap subunit ? memiliki 144 residu, dan masing-masing subunit ? memiliki 146 residu. Karakteristik struktural dari kedua subunit ? (alpha) dan ? (beta) mirip dengan mioglobin.

Perbedaan Hemoglobin dan mioglobin

  1. Hemoglobin mengangkut oksigen dalam darah, sementara mioglobin mengangkut atau menyimpan oksigen dalam otot.
  2. mioglobin terdiri dari rantai polipeptida tunggal dan hemoglobin terdiri dari beberapa rantai polipeptida.
  3. Tidak seperti mioglobin, konsentrasi hemoglobin dalam sel darah merah sangat tinggi.
  4. Pada awalnya, mioglobin mengikat molekul oksigen yang sangat mudah dan akhirnya menjadi jenuh. Proses pengikatan ini sangat cepat dalam mioglobin daripada hemoglobin. Hemoglobin awalnya mengikat oksigen dengan susah payah.
  5. mioglobin terjadi sebagai protein monomer sementara hemoglobin terjadi sebagai protein tetramerik.
  6. Dua jenis rantai polipeptida (dua rantai ? – dan dua rantai ?) yang hadir dalam hemoglobin.
  7. mioglobin dapat mengikat satu molekul oksigen yang disebut monomer, sedangkan hemoglobin dapat mengikat empat molekul oksigen, yang disebut tetramer.
  8. mioglobin mengikat oksigen lebih erat daripada hemoglobin.
  9. Hemoglobin dapat mengikat dan melepas oksigen dan karbon dioksida, tidak seperti mioglobin.