Perbedaan antara Neurotransmiter dan Hormon

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Sistem saraf dan sistem endokrin adalah sistem yang sangat penting, yang mengatur berbagai aktivitas tubuh, dan tergantung pada pelepasan bahan kimia khusus baik sebagai neurotransmitter atau hormon.

Kedua bahan kimia tertentu yang dikenal sebagai dua jenis pembawa pesan kimiawi tubuh. Ada beberapa kesamaan yang ada antara dua bahan kimia ini. Sebagai contoh, kedua bahan kimia yang dilepaskan dari pembuluh ke dalam cairan sekitarnya oleh mekanisme yang sama.

Juga, neurotransmitter dan hormon tertentu memiliki asal-usul yang sama (misalnya, turunan asam amino). Selain itu, beberapa hormon, serta neurotransmitter, diproduksi oleh jaringan di sistem saraf pusat. Beberapa molekul bertindak sebagai hormon dan neurotransmiter. Misalnya, norepinefrin dilepaskan ke dalam darah oleh kelenjar adrenal sebagai hormon, tetapi juga dirilis sebagai neurotransmitter oleh ujung saraf simpatik. Meski ada persamaan antara dua messenger kimia ini, ada beberapa perbedaan yang jelas.

Pengertian Neurotransmiter

Neurotransmiter adalah pesan kimia yang ditemukan dalam sistem saraf yang secara khusus melakukan transmisi pada celah sinaptik, di mana ruang yang ada di antara dua akson. Setelah neurotransmiter yang dilepaskan ke celah sinaptik, mereka berdifusi ke dalam celah postsinaptik, di mana mereka mengikat pada protein dan merangsang membran pasca sinaps. Beberapa contoh untuk neurotransmitter adalah acetylcholine, dopamin dan noradrenalin.

Apa itu Hormon

Hormon adalah pembawa pesan kimiawi dari sistem endokrin dan diangkut oleh darah ke sel target distal. Organ yang memproduksi dan mengeluarkan hormon disebut kelenjar, sedangkan organ-organ mereka dipengaruhi disebut organ target. Hormon dapat merangsang satu set spesifik sel yang terletak di tempat lain dan tidak memiliki hubungan langsung dengan kelenjar mereka. Secara kimia, ada empat jenis hormon; (1) amina hormonal, peptida, (2) Peptide, protein, atau glikoprotein. (3) Steroid dan (4) eicosanoid. Kelenjar endokrin utama yang melepaskan hormon hipofisis, pineal, tiroid, paratiroid, adrenal, ovarium (pada wanita) dan testis (pada laki-laki). Setiap kelenjar melepaskan hormon tertentu atau beberapa hormon, yang membantu mengatur aktivitas tubuh. Misalnya, kelenjar paratiroid melepaskan PTH, yang mampu meningkatkan tingkat kalsium darah dan merangsang penyerapan kalsium.

Apa perbedaan antara Neurotransmiter dan Hormon?

  1. Neurotransmitter milik sistem saraf, sedangkan hormon milik sistem endokrin.
  2. Transmisi neurotransmiter pada seberang celah sinaptik, sedangkan untuk hormon adalah pada darah.
  3. Hormon yang diproduksi oleh kelenjar endokrin sementara neurotransmiter yang diproduksi oleh neuron.
  4. Sel Target neurotransmiter dapat neuron tertentu atau sel lain, sedangkan untuk hormon dapat agak jauh dari kelenjar endokrin.
  5. Aksi neurotransmiter sangat cepat, yang bisa sampai beberapa milidetik. Sebaliknya, efek hormon bisa menjadi yang terakhir untuk waktu yang lama yang bisa di kisaran beberapa detik sampai beberapa hari.
    Perbedaan antara Neurotransmiter dan Hormon

    Perbedaan antara Neurotransmiter dan Hormon

  6. Contoh untuk neurotransmitter acetylcholine termasuk, dopamin dan noradrenalin, sedangkan contoh untuk hormon termasuk ADH, GH, PTH, Oxytocin, insulin, glikogen dll
  7. Hormon dapat mengatur organ tubuh sasaran mereka, sedangkan neurotransmitter dapat merangsang membran pascasinaps.