Penjelasan Tentang Kolonialisme dan Imperialisme

By On Thursday, March 30th, 2017 Categories : Sains

Kolonialisme
Pengertian Kolonialisme adalah Usaha untuk mengembangkan suatu Negara di luar wilayah negaranya sendiri. Koloni berasal dari kata colonia (bahasa Latin) yang artinya tanah pemukiman (jajahan). kolonialisme mengandung arti upaya penguasaan atas suatu daerak/wilayah oleh negara penguasa untuk memperluas wilayahnya yang dilakukan secara paksa untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Bentuk-bentuk Kolonialisme :

– Koloni Penunjang meliputi kota pelabuhan atau pulau kecil untuk pembangunan pangkalan militer.
– Koloni Sekunder : tanah koloni yang tidak menguntungkan Kolonialis, tapi tetap dipertahankan karena memiliki kepentingan strategis.
– Koloni deportasi ditandai dengan menetapnya orang buangan ( narapidana ) untuk bekerja di luar wilayah tersebut. Contonya penjara – penjara Prancis di Kepulauan Pasifik.
– Koloni penduduk ditandai dengan menetapnya sejumlah penduduk negara asal di negara koloni sehingga mendesak pribumi. Contohnya suku Indian.
-Koloni kelebihan penduduk dilakukan untuk mengatasi kepadatan penduduk asal. Contohnya negara Jepang pada abad ke-20.
– koloni eksploitasi, yaitu penguasaan suatu daerah untuk dikuras habis kekayaan alam dan tenaga penduduknya (kerja paksa) untuk kepentingan negara penguasa
– Koloni penduduk, yaitu penguasaan suatu daerah baru, dengan cara menyingkirkan atau memusnahkan penduduk asli atau pribumi yang digantikan oleh pendatang yang menyebabkan kedudukan penduduk asli terabaikan.

Imperialisme
Imperialisme merupakan suatu sistem penjajahan yang dilakukan dengan jalan membentuk pemerintah jajahan dengan menanamkan pengaruh segala bidang kehidupan dan mengendalikan daerah yang dijajahnya. Imperialisme berasal dari kata Imperare yang artinya memerintah. Hak untuk memerintah (imperare) disebut “imperium”. Orang yang diberi hak itu (diberi imperium) disebut “imperator”.

Bentuk-bentuk Imperialisme

imperialisme kuno ialah Suatu negara merebut negara lain untuk menyebarkan agama, mendapatkan kekayaan dan menambah kejayaannya. Imperialisme Kuno terdapat semboyan gold (memupuk kekayaan), gospel (menyebarkan agama), dan glory (mencapai kekayaan).Imperialisme ini lebih menekankan pada perluasan wilayah yang dilakukan suatu negara terhadap negara atau daerah lain.
Imperialisme Modern ialah bertujuan untuk mengembangkan perekonomiannya. Mereka membangun industri secara besar-besaran yang memerlukan bahan mentah serta daerah untuk memasarkan hasil industrinya, Membutuhkan bahan mentah yang banyak dan pasar yang luas. Hal ini menyebabkan adanya usaha untuk mencari daerah jajahan.

Dampak dari keberadaan Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia:

1. Perubahan dalam Bidang Budaya
Budaya Barat berkembang secara meluas, bahkan merusak sendi-sendi kehidupan budaya tradisional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sebagai contohnya, kebiasaan minum minuman keras yang dilakukan oleh golongan bangsawan. Kebiasaan tersebut bukan milik asli bangsa Indonesia, tetapi kebiasaan yang berlaku di kalangan bangsa Barat yang dibawa oleh para penjajah.

2. Perubahan dalam dalam Bidang Sosial
Terjadinya penindasan dan pemerasan secara kejam. Tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Seperti upacara dan tata cara yang berlaku dalam lingkungan istana menjadi sanga sederhana, bahkan cenderung dihilangkan. Tradisi tersebut secara perlahan-lahan digantikan oleh tradisi pemerintah belanda.

3. Perubahan dalam Bidang Ekonomi
Bangsa Indonesia pada awalnya merupakan pedagang bebas, tetapi setelah Belanda datang ke Indonesia, perdagamgang rempah-rempah dimonopoli oleh Belanda, akibatnya harga rempah-rempahnya menjadi sangat murah.

4. Perubahan dalam Bidang Politik.
Para raja, sultan, dan bangsawan kehilangan kekuasaaan dalam pemerintahan karena sangat tergantung kepada pemerintah kolonial Belanda. Perubahan kekuasaan ini dikarenakan pemerintah Belanda ikut campur dalam permasalahan intern kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia.

Faktor-faktor penyebab terjadinya kolonialisme dan imperialisme
– Adanya keinginan untuk menjadi bangsa yang terkuat.
– Adanya keinginan untuk mencari sumber kekayaan alam serta tempat memasarkan hasil industrinya.
– Adanya keinginan sebagai bangsa yang istimewa.
– Adanya Keinginan untuk menyebarkan agama dan ideologi.

Persamaan imperialisme & kolonialisme:
Persamaan kolonialisme dan imperialisme terletak di faktor yaitu membuat negara yang dijajah semakin menderita atau terpuruk, dan membuat negara penjajah semakin makmur atau maju.