Pengertian Tumbuhan Nonvaskuler

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Sains

Pohon-pohon yang Anda lihat dibawah, hari ini tidak ada. Tanaman non vaskuler dan tanpa biji vaskular adalah tanaman pertama yang mendominasi hutan. Sisa-sisa hutan ini membentuk batu bara yang kita bergantung pada hari ini.

Tanaman tanpa Biji non vaskuler

Tumbuhan non vaskuler adalah tumbuhan tanpa sistem pembuluh (xilem dan floem). Meskipun tanaman non-vaskular kekurangan jaringan-jaringan tertentu, mereka memiliki banyak jaringan sederhana yang khusus untuk transportasi internal air. Tanaman tanpa biji non vaskuler, seperti namanya, tidak memiliki jaringan pembuluh.

Jaringan pembuluh adalah jaringan khusus yang mengangkut air, nutrisi, dan makanan pada tumbuhan. Karena mereka tidak memiliki jaringan pembuluh, mereka juga tidak memiliki akar, batang, atau daun sejati. Meskipun, tanaman non vaskuler yang sering memiliki penampilan “daun”, dan mereka dapat memiliki seperti batang dan struktur seperti akar. Tanaman ini sangat pendek karena mereka tidak bisa menggerakan nutrisi dan air sampai batang.

Tanaman tanpa biji non vaskuler, juga dikenal sebagai bryophyta, diklasifikasikan menjadi tiga filum:

lumut sejati
lumut tanduk
lumut hati

Lumut sejati

Lumut yang paling sering dikenal sebagai “bulu” hijau pada batuan basah dan pohon-pohon di hutan. Jika Anda melihat dari dekat, Anda akan melihat bahwa kebanyakan lumut memiliki seperti batang kecil dan struktur seperti daun. Ini adalah tahap gametofit. Ingat bahwa gametofit adalah haploid, hanya memiliki satu set kromosom. Gametofit menghasilkan gamet yang, setelah pembuahan, berkembang menjadi sporofit diploid dengan dua set kromosom. Sporofit membentuk kapsul, yang disebut sporangium, yang melepaskan spora (Gambar di bawah).

Sporofit

Sporofit tumbuh pada batang dari gametophyta lumut. Perhatikan bahwa baik sporofit dan gametofit ada pada saat yang sama.

Lumut tanduk

Lumut tanduk diberi nama karena penampilan mereka. Sporofit pada lumut tanduk bentuknya tumbuh dari dasar lobus pipih, yang merupakan gametofit (Gambar di bawah). Mereka biasanya tumbuh di daerah basah dan lembab.

lumut tanduk

Pada lumut tanduk, “tanduk” adalah sporofit yang bangkit dari daun seperti gametofit.

Lumut hati

Lumut hati memiliki dua penampilan yang berbeda: mereka dapat berbentuk seperti lumut berdaun atau rata dan seperti pita. Lumut hati mendapatkan nama mereka dari jenis tubuhnya yang pipih, yang dapat menyerupai hati (Gambar bawah). lumut hati sering bisa ditemukan di sepanjang sungai.

Kosa kata

  • Bryophyta: Jenis tanaman yang tidak memiliki jaringan pembuluh, seperti lumut tanduk, lumut hati, atau lumut sejati.
  • gametofit: generasi haploid (memiliki satu set kromosom) dalam siklus hidup tanaman.
  • lumut taduk: tanaman non vaskuler dengan bentuk panjang dan sporofit runcing, seperti tanduk kecil.
  • Lumut hati: tanaman yang memiliki daun non vaskuler seperti pita.
  • lumut: tanaman non vaskuler kecil yang tumbuh seperti karpet dan memiliki struktur seperti daun.
  • tanaman tanpa biji non vaskuler: Tanaman tanpa jaringan pembuluh atau biji.
  • sporangium: Kapsul yang melepaskan spora pada lumut.
  • sporofit: generasi diploid (memiliki dua set kromosom) dalam siklus hidup tanaman.
  • jaringan pembuluh: jaringan khusus yang mengangkut air, nutrisi, dan makanan pada tumbuhan.

Ringkasan

Tanaman non vaskuler tidak memiliki benih dan jaringan pembuluh.
Tanaman non vaskuler termasuk lumut sejati, lumut tanduk, dan lumut hati.