Pengertian Transkripsi Asam deoksiribonukleat (DNA)

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Sains

Transkripsi Asam deoksiribonukleat (DNA) adalah proses dimana DNA dalam sel dalam tubuh manusia akan diubah menjadi asam ribonukleat (RNA) dalam rangka menciptakan gen dan memproduksi protein.

Transkripsi DNA terjadi ketika enzim yang dikenal sebagai RNA polimerase membuka ritsleting molekul DNA beruntai ganda dengan memecah penghubung ikatan antara nukleotida, molekul yang membentuk dasar dari DNA dan RNA. Setelah DNA membuka ritsleting, nukleotida RNA bergabung dengan basa nitrogen DNA komplementer mereka untuk membentuk untai panjang RNA.

RNA Polimerase kemudian membantu untuk membentuk tulang punggung gula-fosfat yang menghubungkan semua basis RNA bersama-sama. Setelah menyelesaikan untai RNA, dilepaskan dari molekul DNA, dan proses transkripsi dicapai.

RNA sangat mirip dengan DNA, kecuali bahwa itu terdiri dari untai tunggal dan bukan untai ganda. Ini juga memiliki struktur molekul yang sedikit berbeda karena mengandung urasil, senyawa berbasis nitrogen yang merupakan bagian dari jaringan hidup. Di sisi lain, DNA mengandung timin, suatu senyawa yang terdiri dari nitrogen dan karbon. Proses di mana kode untuk protein tertentu ditransfer dari DNA ke RNA dikenal sebagai transkripsi DNA.

Setelah transkripsi DNA telah terjadi, protein baru dapat diciptakan melalui proses penerjemahan DNA. Dalam terjemahan, yang baru dibentuk RNA untai berpasangan dengan basa komplementer untuk membuat kode untuk memproduksi protein. Kode ini berfungsi sebagai jenis instruksi manual dan kemudian dapat digunakan oleh ribosom di dalam sel mulai perakitan protein.

DNA terdiri dari bagian-bagian yang dikenal sebagai nukleotida, yang terdiri dari basa nitrogen, sebuah molekul gula, dan gugus fosfat. Ini nukleotida bergabung satu sama lain dan spiral sekitar satu sama lain untuk membentuk sebuah helix ganda. Hanya ada empat basa nitrogen yang dapat membuat DNA, dan mereka hanya dapat terhubung dengan cara yang sangat spesifik – adenin dapat mengikat dengan guanin, dan sitosin hanya dapat mengikat timin.

Dianggap sebagai cetak biru genetik, DNA berisi semua materi genetik yang membuat setiap individu yang unik. Peran gen dalam proses transkripsi DNA adalah untuk memberikan instruksi yang dibutuhkan untuk menghasilkan semua protein dalam setiap sel yang memungkinkan sel itu untuk menjalankan fungsinya. DNA terletak di inti sel, bagian tengah sel. Inti dianggap sebagai pusat kontrol sel. Dengan mengendalikan setiap fungsi selular, DNA juga mengontrol struktur dan fungsi tubuh secara keseluruhan, karena setiap individu terdiri dari sel-sel.