Pengertian Piramida energi

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Sains

Piramida energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap tingkatan trofik. Jumlah total energi pada setiap tingkatan trofik ke arah puncak piramida semakin kecil. Secara umum konsumen hanya mampu memanfaatkan 10% energi yang diperoleh dari organisme yang berada pada tingkat trofik di bawahnya, sebab sebagian besar energi terbuang sebagai panas.

Bentuk piramida energi selalu segitiga tegak.

Sebuah piramida energi adalah model grafis dari aliran energi dalam suatu komunitas. Tingkat yang berbeda mewakili berbagai kelompok organisme yang mungkin menyusun rantai makanan. Dari bawah ke atas, mereka adalah sebagai berikut:

Produsen – membawa energi dari sumber tak hidup dalam komunitas
Konsumen utama – memakan produsen, yang membuat mereka sebagai herbivora di kebanyakan komunitas
Konsumen sekunder – memakan konsumen primer, yang membuat mereka adalah karnivora
Konsumen tersier – makan konsumen sekunder
Dalam beberapa rantai makanan, ada tingkat konsumen keempat, dan jarang, kelima. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada batas untuk panjang rantai makanan?
Mengapa piramida energi berbentuk seperti itu?

Sebuah bentuk energi piramida menunjukkan bagaimana jumlah energi yang digunakan memasuki setiap tingkat – energi kimia dalam bentuk makanan – menurun seperti yang digunakan oleh organisme di tingkat itu. Bagaimana hal ini terjadi?

Ingatlah bahwa respirasi sel “membakar” makanan untuk melepaskan energi, dan dengan demikian, menghasilkan ATP, yang membawa sebagian energi serta panas, juga membawa yang lainnya. ATP kemudian digunakan untuk bahan bakar proses kehidupan yang tak terhitung jumlahnya. Konsekuensinya adalah bahwa meskipun banyak energi dapat diambil di di tingkat manapun, energi akhirnya akan disimpan di sana – yang merupakan makanan yang tersedia ke tingkat berikutnya – jauh lebih sedikit. Para ilmuwan telah menghitung bahwa rata-rata 90% dari energi yang masuk setiap langkah dari rantai makanan “hilang” dengan cara ini (meskipun jumlah total dalam sistem tetap tidak berubah).

Para konsumen di puncak piramida makanan, sebagai sebuah kelompok, sehingga memiliki lebih sedikit energi yang tersedia untuk mendukung mereka daripada mereka yang lebih dekat ke bawah. Itulah mengapa jumlah mereka relatif sedikit di sebagian besar komunitas. Akhirnya, jumlah energi yang digunakan dengan yang tersisa tidak dapat mendukung tingkat lain. Itulah mengapa aliran energi digambarkan dalam bentuk piramida. Energi yang memasuki komunitas pada akhirnya hilang sebagai panas.

Pengertian Piramida energi

Pengertian Piramida energi

Dan ketiga tipe piramida ekologi, piramida energi dianggap merupakan model piramida terbaik, dengan alasan berikut.

Tidak dipengaruhi oleh ukuran organisme dan kecepatan metabolisme organisme.
Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem.
Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional suatu ekosistem.

2226644, 2226645, 2226646, 2226647, 2226648, 2226649, 2226650, 2226651, 2226652, 2226653, 2226654, 2226655, 2226656, 2226657, 2226658, 2226659, 2226660, 2226661, 2226662, 2226663, 2226664, 2226665, 2226666, 2226667, 2226668, 2226669, 2226670, 2226671, 2226672, 2226673, 2226674, 2226675, 2226676, 2226677, 2226678, 2226679, 2226680, 2226681, 2226682, 2226683