Pengertian Permainan Sepak Bola Beserta Peraturannya

Pengertian Permainan Sepak Bola Beserta Peraturannya

(Pengertian Permainan Sepak Bola Beserta Peraturannya) – Sepak bola merupakan contoh olah raga permainan bola bersar, untuk memenangkan permainan harus ada strategi yang diterapkan, ada beberapa strategi, penyerangan dan pertahanan dengan pola yang biasa diterapkan setiap kesebelasan dalam pertandingan.
Pola Penyerangan
Tujuan pola penyerangan adalah untuk memasukkan bola kegawang lawan, oleh karena itu diperlukan strategi dan teknik penyerangan.

Pola Pertahanan
Tujuan pola pertahanan adalah untuk memberikan perlawanan terhadap lawan agar tidak tercipta gol (Gawang kemasukan bola dari lawan)

Peraturan-peraturan permainan sepak bola

  • Bentuk lapangan sepak bola harus empat persegi panjang, dengan ukuran panjang 100-110 M dan lebar 64-75M.
  • Seragam dalam permainan sepak bola sangat diperlukan untuk membedakan antara kawan dan lawan, setiap tim terdiri atas 11 orang di tambah 5 orang pemain cadangan.
  • Lama pertandingan sepak bola 90 menit, terbagi dalam 2 babak. Babapk pertama memakan waktu 45 menit, waktu istirahat 15 menit dilanjutkan babak kedua selama 45 menit.
  • Seorang pemain tidak diperbolehkan memakai perlengkapan yang dapat membahayakan orang lain seperti:
  1. Memakai sepatu yang mudah lepas
  2. Memakai gelang, kalung, cincin, dan anting.
  3. Berkuku panjang

 

Adapun peraturan pertandingan sebagai berikut:
a. Permulaan Permainan
Pada permulaan permainan, pemilihan tempat / gawang dan tendangan permulaan / kick off harus dengan undian. Kesebelasan yang menang undian boleh melakukan tendangan permulaan yang dimulai dari titik tengah lapangan setelah wasit memberikan isyarat / membunyikan peluit.

b. Waktu Bermain
Selama pertandingan berjalan, tidak seorangpun pemain diperbolehkan meninggalkan lapangan pertandingan tanpa seizin / diketahui oleh pemimpin pertandingan (Wasit) kecuali pemain yang membutuhkan perawatan kesehatan atau cedera. Para pemain boleh meninggalkan lapangan dalam kondisi:

  1. Throw in untuk melempar bola ke dalam.
  2. Corner Kick / tendangan sudut
  3. Terdorong ke luar
  4. Untuk membetulkan tali sepatu
  5. Menghindar dari perangkap Off Side.

 

Wasit memiliki wewenang mengambil tindakan selama memimpin pertandingan hingga selesai, antara lain:

  • Memberi teguran kepada pemain
  • Memberikan peringatan kepada pemain
  • Mengeluarkan permain dari lapangan
  • Memberikan hukuman bagi pemain yang melanggar
  • Menghentikan pertandingan untuk sementara / seterusnya

Tags:

Visit us on Google+

Pengertian Daur Biogeokimia

Pengertian Daur Biogeokimia – Dalam ekosistem, air dan unsur-unsur kimia mengalami daur ulang secara kompleks. Daur ulang tersebut melibatkan aktivitas makhluk hidup dan batuan sehingga dinamakan dengan daur biogeokimia. Berikut adalah daur biogeokimia beberapa unsur 1. Air Air di...

Pengertian Potensi diri

Pengertian Potensi diri – Potensi diri adalah kekuatan, kemampuan , kesanggupan, atau daya yang dimikiki seseorang yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Potensi dasar manusia secara garis besar meliputi daya cipta, rasa, dan karsa. Faktor-faktor yang mendorong manusia untuk mengembangkan...

Pengertian Difusi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Difusi adalah proses transportasi pasif di mana molekul bergerak dari daerah konsentrasi tinggi ke salah satu konsentrasi yang lebih rendah. Difusi adalah proses pasif transportasi. Zat tunggal cenderung bergerak dari daerah konsentrasi tinggi ke daerah konsentrasi rendah sampai konsentrasi...

1 Juni 1945 Hari Lahirnya Pancasila

(1 Juni 1945 Hari Lahirnya Pancasila) – Menjelang kekalahannya di akhir Perang Pasifik, tentara pendudukan Jepang berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada tanggal 1 Juni 1945,...

Faktor-Faktor yang Mesti Diperhatikan dalam Inovasi Pendidikan

1. Guru Guru adalah orang yang sanagat berpengaruh orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, guru harus betul-betul membawa siswanya kepada tujuan yang ingin dicapai. Guru harus mampu mempengaruhi siswanya. Guru harus berpandangan luas dan...