Pengertian Lingkungan Biotik dan Abiotik

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Energi dan kondisi yang mengelilingi dan mempengaruhi hal-hal hidup dan tak hidup yang disebut lingkungan. Lingkungan abiotik terdiri dari faktor lingkungan tak hidup, seperti suhu dan sinar matahari.

Hal-hal yang hidup, seperti makanan dan rumput laut hidup, membentuk lingkungan biotik. Baik lingkungan abiotik dan biotik berinteraksi untuk membentuk keseluruhan lingkungan hidup dan hal-hal tak hidup. Lingkungan abiotik meliputi faktor-faktor seperti tanah, air, atmosfer dan radiasi. Lingkungan abiotik terdiri dari banyak objek dan kekuatan yang mempengaruhi satu sama lain dan mempengaruhi komunitas sekitar makhluk hidup.

Lingkungan hidup sebagai tempat hidup dan berinteraksnya manusia dengan mahluk hidup lain dipermukaan bumi. Diatas lingkungan hidup ini, kita menjalankan kehidupan setiap harinya. Untuk hidup, kita membutuhkan beragam sumber daya alam. Sumber daya dalam yang kita butuhkan berada di alam.

Kita butuh sebidang tanah untuk mendirikan rumah. Kita butuh sebidang lahan untuk menanam padi sebagai bahan penghasil makanan. Kita butuh udara untuk bernapas. Untuk keperluan, minum, makan, mandi dan mencuci, kita membutuhkan air tanah. Lingkungan hidup pada dasarnya terbentuk oleh dua komponen, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.

a. Lingkungan biotik

Lingkungan biotik adalah semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen mahluk hidup di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik, misalnya tumbuhan, hewan dan manusia.

Komponen lingkungan biotik menurut fungsinya dapat dibedakan dalam tiga kategori, yaitu produsen, konsumen, dan pengurai.

1) Produsen

Produsen adalah mahluk hidup yang dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis, dengan demikian kelompok produsen ditempati tumbuhan yang berklorofil.

2) Konsumen

Kelompok konsumen merupakan mahluk hidup yang mampu memanfaatkan hasil pengolahan makanan dari kelompok produsen. Kelompok konsumen tidak memiliki kemampuan untuk membuat makanan sendiri.

Kelompok konsumen terdiri dari manusia dan hewan. Kelompok hewan dibedakan menjadi herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora merupakan kelompok hewan pemakan tumbuhan. Karnivora merupakan kelompok hewan pemakan daging. Omnivora adalah kelompok hewan pemakan tumbuhan dan daging.

Dalam rantai makanan kelompok herbivora, karnivora, dan omnivora menempati tingkatan konsumn yang berbeda. hewan yang memakan tumbuhan menempati kedudukan sebagai konsumen tingkat pertama. Kelompok karnivora menempati kedudukan sebagai konsumen tingkat kedua. Kelompok omnivora menempati konsumen tingkat tiga.

3) Pengurai

Kelompok pengurai merupakan golongan organisme yang berperan dalam menguraikan sisa-sisa jasad mati dari organisme lain. Kelompok pengurai, misalnya bakteri dan jamur. Hasil penguraian organisme ini akan kembali menjadi unsur hara yang menyuburkan tanah.

b. Lingkungan abiotik

Lingkungan abiotik adalah semua benda mati di permukaan bumi yang bermanfaat dan berpengaruh dalam kehidupan manusia serta mahluk hidup lainnya. contoh lingkungan abiotik, misalnya tanah, air, udara, dan sinar matahari.

1) Air

Air merupakan sumber kehidupan. Air sangat dibutuhkan mahluk hidup untuk melangsungkan kehidupan, air digunakan manusia dan mahluk hidup lainnya untuk berbagai keperluan. Air digunakan manusia untuk minum, mandi, dan mencuci. Bagi hewan, air juga digunaka untuk memenuhi kebutuhan air minum. Bagi tumbuhan air, berperan untuk melarutkan unsur-unsur hara yang diserap oleh akar.

2) Tanah

Tanah merupakan bagian dari lapisan atas permukaan bumi. Tanah terbentuk dari proses pelapukan batuan. Tanah dalam kehidupan berfungsi sebagai tempat tinggal mahluk hidup dan menyediakan beragam bahan tambang yang dibutuhkan manusia.
Tanah juga menyediakan beragam mineral atau unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis.

3) Udara

Kehidupan dipermukaan bumi dapat berjalan dengan baik, salah satunya karena adanya udara. Udara menyelimuti permukaan bumi. Lapisan udara yang menyelimuti permukaan bumi disebut atmosfer.

4) Sinar matahari

Matahari merupakan pusat dari tata surya. Matahari termasuk bintang terdekat dengan bumi. Oleh karena itu, pancaran sinar matahari dapat sampai ke permukaan bumi.
Sinar matahari berperan bagi kehidupan di permukaan bumi. Bagi tumbuhan, sinar matahari berperan untuk membantu proses fotosintesis. Bagi manusia, sinar matahari dalam kehidupan sehari-hari dimanfaatkan untuk mengeringkan jemuran dan membantu proses pembuatan garam. Saat ini sinar matahari telah digunakan sebagai sumber energi untuk bahan bakar mobil.

Bagaimana Interaksi lingkungan biotik dan abiotik?

Setiap lingkungan memiliki komponen biotik dan abiotik dalam diri mereka. Organisme biotik bergantung pada berbagai zat abiotik untuk dapat bertahan hidup. Seperti air, air tidak hidup, tetapi banyak membantu menjaga kebanyakan organisme tetap hidup. Ini adalah zat yang diperlukan untuk sebagian besar organisme untuk tetap hidup, serta menyediakan rumah. Contoh lainnya adalah batu. Sekali lagi, mereka abiotik, tetapi dapat memberikan tempat tinggal atau rumah. Atau untuk burung, digunakan untuk membantu menjaga kesehatan dan sistem mereka bekerja.

Apa perbedaan antara lingkungan biotik dan abiotik?

Biotik mengacu pada hal yang hidup dan abiotik mengacu pada hal-hal non-hidup. Sebuah ekosistem kadang-kadang didefinisikan sebagai komunitas organisme yang hidup di daerah (disebut komponen biotik) dan lingkungan fisik dimana organisme tersebut hidup (energi dan materi disebut komponen abiotik).

Dengan kata lain komponen biotik dari suatu ekosistem dapat disebut komunitas dan akan mencakup organisme dan interaksi seperti herbivora, mutualisme, predasi dan sebagainya. Komponen abiotik dapat mencakup daur hara, input energi surya, siklus hidrologi (air) dan komponen lingkungan yang terkait non-hidup.