Pengertian Keanekaragaman hayati

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Biodiversitas, singkatan dari keanekaragaman hayati, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai kehidupan yang ditemukan di Bumi dan semua proses alam. Keanekaragaman hayati termasuk ekosistem, keragaman genetik dan kultural, dan hubungan antara ini dan semua spesies.

Konsep keanekaragaman menggambarkan keadaan bermacam-macam suatu benda yang terjadi akibat adanya perbedaan dalam hal, ukuran, bentuk, tekstur ataupun jumlah. Sedangkan kata hayati menunjukan sesuatu yang hidup. Keanekaragaman Hayati merupakan keanekaragaman atau keberagaman dari mahluk hidup yang dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah tekstur, penampilan dan sifat-sifatnya.

Keanekaragaman hayati sering dikenal dengan istilah biodiversitas (bahasa Inggris: biodiversity). Pengertian lain keanekaragaman adalah suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan yang secara ilmiah dapat di kelompokan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen, spesies tumbuhan, hewan dan mikroorganisme serta ekosistem dan prosese-proses ekologi yang merupakan bagian dari bentuk kehidupan.

Aspek yang berbeda dari keanekaragaman hayati semua memiliki pengaruh yang sangat kuat antara satu sama lain. Kita baru saja mulai memahami hubungan antara makhluk hidup dan lingkungan mereka. Keanekaragaman juga membantu kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Sayangnya, gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia yang menumpuk di atmosfer akan menyebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati.

Keanekaragaman hayati yang ada di dunia ini meliputi berbagai variasi bentuk, ukuran, jumlah (frekuensi), warna, dan sifat-sifat lain dari mahluk hidup. Jadi, setiap sistem lingkungan mempunyai keanekaragaman masing-masing. Keanekaragaman tersebut berlangsung mulai dari tingkat gen, jenis, sampai ekosistem.

Keanekaragaman tingkat gen

Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman individu dalam satu jenis mahluk hidup. Setiap organisme dikendalikan oleh sepasang factor keturuna(gen). Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukan dengqan adanya variasi dalam satu jenis . Variasi mahluk hidup dapat terjadi akibat perkawinan sehingga susunan gen keturunannya berbeda dari susunan gen induknya . selain itu, variasi mahluk hidup dapat pula terjadi karena interaksi gen dengan lingkungan.

Contoh:

  1. keanekaragaman warna pada bunga tanaman mawar. Tanaman ini memiliki warna bunga yang ber macam-macam, misalnya berwarna merah, putih, kuning dan sebagainya.
  2. keanekaragaman pada ayam, terdapat perbedaan bentuk dan ukuran tubuk, warna bulu dan bentuk pial (jengger)antara ayam kampong, ayam cemani, ayam hutan, ayam leghorn, ayam Bangkok, dan ayam kate.

Keanekaragaman tingkat jenis

Keanekaragam jenis menunjukan seluruh variasi yang terjadi antar spesies yang masih dalam satu familia. Keanekaragaman hayati tingkat jenis (antar spesies) lebih mudah diamati daripada keanekaragaman tingkat gen karna perbedaannya mencolok.

Keanekaragaman atau kekayaan jenis dapat diukur dengan berbagai cara, misalnya dengan indeks keanekaragaman. satu tempat dikatakan memiliki keanekaragaman jenis tinggi bila memiliki kekayaan jenis yang merata, misalnya:satu tempat terdapat 3 jenis burung dan satu jenis ular, dianggap secara teksonomi lebih beranekaragam dibanding dengan tempat lain yang mempunyai 4 jenis burung saja.

Keanekaragaman tingkat ekosistem

Keanekaragaman pada tingkat ekosistem terjadi akibat interaksi yang kompleks antara komponen biotik dengan abiotik. Interaksi biotik terjadi antara mahluk hidup yang satu dengan yang lain(baik di dalam jenis atau antarjenis)yang membentuk suatu komunitas, sedangkan interaksi biotik –abiotik terjadi antara mahluk hidup dengan lingkungan fisik, yaitu suhu, cahaya dan lingkungan kimiawi, antara lain, air, mineral dan keasaman . dengan beranekaragamnya kondisi lingkungan dan keaneka ragaman hayati, terbentuklah keanekaragaman ekosistem. Tiap-tiap ekosistem memiliki keanekaragaman makhluk hidup tertentu pula. Misalnya, ekosistem padang rumput, ekosistem pantai, ekosistem hutan hujan trofik, dan ekosistem air laut. Tiap-tipa ekosistem mempunyai ciri fisik, kimiawi, dan biologis tersendiri. Flora dan fauna yang terdapat dsalam ekosistem tertentu berbeda dengan flora dan fauna yang terdapat didalam ekosistem yang lain.

Pengertian Keanekaragaman hayati

Pengertian Keanekaragaman hayati

Perubahan iklim mempengaruhi suhu udara dan laut, panjang musim, permukaan air laut, pola arus laut dan angin, tingkat curah hujan, serta hal-hal lainnya. Perubahan ini mempengaruhi habitat dan perilaku banyak spesies yang berbeda. Banyak yang tidak akan mampu beradaptasi cukup cepat dan dapat punah.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memerangi perubahan iklim. Menanam pohon gugur di sisi selatan rumah atau sekolah akan tetap dingin rumah / sekolah Anda di musim panas. Mereka akan membantu menghasilkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Anda juga dapat mendorong teman-teman dan keluarga Anda untuk menggunakan angkutan umum, naik mobil bersama dan berjalan atau bersepeda ketika mereka bisa.

15228351, 15228352, 15228353, 15228354, 15228355, 15228356, 15228357, 15228358, 15228359, 15228360, 15228361, 15228362, 15228363, 15228364, 15228365, 15228366, 15228367, 15228368, 15228369, 15228370, 15228371, 15228372, 15228373, 15228374, 15228375, 15228376, 15228377, 15228378, 15228379, 15228380, 15228381, 15228382, 15228383, 15228384, 15228385, 15228386, 15228387, 15228388, 15228389, 15228390