Pengertian Ikatan Hidrogen

By On Wednesday, May 28th, 2014 Categories : Sains

Ikatan hidrogen adalah ikatan lemah yang terbentuk diantara atom hidrogen bermuatan positif dalam satu molekul yang terikat secara kovalen dengan molekul lain yang terikat secara kovalen tetapi bermuatan negatif. Sebagai contoh, air membentuk ikatan hidrogen diantara molekul-molekul air.

Karena atom-atom dalam air membentuk ikatan kovalen polar, daerah positif pada H2O disekeliling proton hidrogen menarik daerah negatif pada molekul H2O yang bersebelahan. Tarik menarik ini membentuk ikatan hidrogen. Air juga merupakan pelarut yang baik untuk senyawa ionik dan banyak lainnya karena mudah membentuk ikatan hidrogen dengan zat terlarut.

Pengertian Ikatan HidrogenIkatan hidrogen adalah interaksi yang melibatkan atom hidrogen yang terletak antara sepasang atom lain yang memiliki afinitas elektron tinggi; ikatan tersebut lebih lemah dari ikatan kovalen atau ikatan ion, tetapi lebih kuat dari gaya van der Waals. Ikatan hidrogen dapat terjadi antara atom-atom dalam molekul yang berbeda atau dalam bagian-bagian dari molekul yang sama. Satu atom dari pasangan (donor), umumnya fluor, nitrogen, atau atom oksigen, secara kovalen terikat pada atom hidrogen (-FH,-NH, atau-OH), dengan berbagi elektron secara tidak merata; Afinitas elektronyang tinggi menyebabkan hidrogen untuk mengambil muatan yang sedikit lebih positif. Atomlaindari pasangan, F, N, atauO, juga biasanya memiliki pasangan elektron yang tidak dibagi, yang memberikan muatan sedikit lebih negatif. Sebagian besar melalui tarik elektrostatik, atom donors ecara efektif berbagi hidrogen dengan atom akseptor, membentuk sebuah ikatan

Ikatan hidrogen antara asam amino dalam molekul protein linear menentukan cara lipatan ke dalam konfigurasi fungsional. Ikatan hidrogen antara basa nitrogen dalam nukleotida pada dua untai DNA (pasangan guanin dengans itosin, adenin dengan timin) menimbulkan struktur double-helix yang sangat penting untuk transmisi informasi genetik.

Contoh ikatan hidrogen

Contoh ikatan hidrogen

Contoh Ikatan Hidrogen
Ikatan Hidrogen merupakan ikatan antar molekul yang memiliki atom H yang terikat pada atom yang memiliki keelektronegatifitas yang tinggi. Ikatan Hidrogen juga dapat didefinisikan sebagai sejenis gaya tarik antarmolekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan.

Walaupun lebih kebanyakan gaya antarmolekul, ikatan hidrogen jauh lebih lemah dari ikatan kovalen dan ikatan ion. Ikatan hidrogen seperti interaksi dipol-dipol dari Van der Waals. Perbedaannya adalah muatan parsial positifnya berasal dari sebuah atom hidrogen dalam sebuah molekul. Sedangkan muatan parsial negatifnya berasal dari sebuah molekul yang dibangun oleh atom yang memiliki elektronegatifitas yang besar, seperti atom Flor (F), Oksigen (O), Nitrogen (N). Muatan parsial negatif tersebut berasal dari pasangan elektron bebas yang dimilikinya.

Air, sebagai dasar kehidupan, disatukan dengan ikatan hidrogen. Gaya tarik antara molekul polar yang mengandung hidrogen dengan pasangan elektron bebas dari molekul oksigen. Pada ikatan polar setiap atom hidrogen bermuatan agak positif sehingga dapat menarik elektron. Ikatan hidrogen menyebabkan titik didih dan titik leleh air tinggi bila dibandingkan molekul lain yang kecil tapi molekulnya nonpolar.

Banyak organik (karboksilat) asam membentuk ikatan hidrogen dimer dalam keadaan padat. Beberapa gugus hidroksil memberikan banyak kesempatan untuk ikatan hidrogen dan mengarah pada viskositas tinggi zat-zat seperti gliserin dan sirup gula.