Pengertian Holding Company

(Pengertian Holding Company) – Penggabungan badan usaha adalah usaha untuk menggabungkan suatu perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomis.

Mengadakan penggabungan badan usaha atau External Business Expansion merupakan alasan pemilik perusahaan untuk lebih mengembangkan usahanya dimasa yang akan datang dalam rangka mempersiapkan perusahaan dalam posisi yang berdaya saing yang kuat. Suatu perusahaan melakukan pengabungan sumber-sumber ekonomis yang dimiliki oleh perusahaan lainnya.

Penggabungan badan usaha dalam bentuk Holding Company pada umumnya merupakan cara yang dianggap lebih menguntungkan, dibanding dengan cara memperluas perusahaan dengan cara ekpansi investasi.

Karena dengan pengabungan perusahaan ini akan diperoleh kepastian mengenai:
Daerah pemasaran, sumber bahan baku atau penghematan biaya melalui penggunaan fasilitas dan sarana yang lebih ekonomis dan efisien (Hadori yunus;1990).

Holding Company dimulai sejak tahun 1889, Ketika Nem Jersey menjadi Negara Bagian pertama yang memberlakukan Undang-undang yang mengijikkan pembentukan perusahaan dengan tujuan utamanya memiliki saham perusahaan lain. Menurut Bringham & Houston (2001; 413) Holding company adalah Korporasi yang memiliki Saham biasa perusahaan lain dalam jumlah yang cukup sehingga dapat menggendalikan perusahaan tersebu Hadori Yunus (1990) mendefinisikan Holding company sebagai suatu perusahaan yang dibentuk dengan tujuan khusus untuk memiliki saham-saham dan mengendalikan operasi perusahaan lain.

Sumber pendapatan utama bagi Holding Company adalah pendapatan deviden dari saham-saham yang dimilikinya. Akan tetapi suatu holding company bisa saja mempunyai usaha sendiri disamping memiliki saham di beberapa perusahaan lainnya, atau biasa disebut dengan “Operating Holding Company”

Sedangkan perusahaan-perusahaan yang manajemen dan operasionalnya dikendalikan oleh perusahaan induk disebut dengan sebagai Perusahaan Anak (Subsidiary Company). Hubungan antara perusahaan induk dan perusahaan anak disebut Hubungan Affiliasi

Tags:

Indeks Harga dan Peranannya dalam Ekonomi

Latar Belakang Perkembangan Indeks Harga Karena terjadinya ketidakseimbangan fluktuasi harga barang yang mengakibatkan ketegangan-ketegangan antara produsen dan konsumen. Ketidakseimbangan ini menyangkut dengan harga barang produsen yang harus dibeli konsumen tidak seimbang dengan pendapatan konsumen. Hal inilah yang membuat para...

Definisi Ilmu Ekonomi dan Metodologi Ekonomi

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Kata...

Tinjauan Ilmu Ekonomi dalam Praktek Perekonomian (Politik ekonomi, prinsip ekonomi, motif ekonomi)

(Tinjauan Ilmu Ekonomi dalam Praktek Perekonomian) – Praktek ilmu ekonomi meliputi politik ekonomi, kegiatan ekonomi, prinsip ekonomi, dan motif ekonomi. Praktek ilmu ekonomi meliputi politik ekonomi, kegiatan ekonomi, prinsip ekonomi, dan motif ekonomi. 1. Politik Ekonomi Politik ekonomi atau...

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan (demand) Banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar, dengan tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu inilai yang disebut permintaan. Hubungan antara harga dan permintaan disebut hukum permintaan. Konsep hukum permintaan dikemukakan oleh Alfred Marshall bahwa adanya...

Pelaku-Pelaku Ekonomi Masyarakat (Masyarakat Sebagai Pelaku Ekonomi)

Masyarakat sebagai pelaku ekonomi maksudnya adalah masyarakat luar negeri. Masyarakat luar negeri juga termasuk pelaku ekonomi yang penting bagi perekonomian, karena berhubungan dengan transaksi luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan, namun juga berhubungan dengan penanaman...