Pengertian Diskusi: Apa itu Diskusi?

By On Tuesday, February 14th, 2017 Categories : Artikel

Diskusi dalam pengertian sederhana adalah bentuk tukar pikiran. Definisi ini muncul karena diskusi berasal dari bahasa Latin yaitu discutio atau discusium yang berarti “bertukar pikiran”. Namun, tidak semua kegiatan tukar pikiran dapat disebut diskusi, oleh karena diskusi adalah suatu bentuk proses bertukar pikiran yang terarah dan teratur. Artinya ada masalah yang hendak dibicarakan sebagai bahan diskusi dan hasil yang diperoleh dari proses diskusi tersebut. Diskusi dapat dilaksanakan dalam bentuk kelompok, entah itu kelompok kecil maupun kelompok besar. Kegiatan diskusi bertujuan untuk memperoleh suatu kesepakatan, pengertian, dan keputusan bersama tentang suatu masalah. Unsur penting dari kegiatan diskusi adalah adanya forum tanya jawab selama proses diskusi berlangsung.

Diskusi dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

  • Simposium: simposium adalah jenis diskusi dimana pembicara memaparkan suatu makalah tentang suatu masalah yang disoroti berdasarkan keahlian masing-masing.
  • Seminar: seminar adalah pertemuan untuk membahas suatu masalah yang bertujuan untuk memperoleh pemecahan masalah tersebut. Olehnya itu, seminar harus diakhiri dengan kesimpulan atau keputusan, baik dalam bentuk saran, solusi, usul, maupun rekomendasi.
  • Lokakarya (workshop): lokakarya adalah diskusi yang membahas masalah yang mempunyai ruang lingkup tertentu dan dibahas secara mendalam. Peserta lokakarya adalah orang yang ahli dalam bidang masalah tersebut.
  • Diskusi Panel: diskusi panel adalah jenis diskusi yang melibatkan beberapa panelis (pembicara) yang dianggap ahli dalam bidangnya dan bersepakat untuk mengemukakan pikiran dan pendapatnya tentang suatu masalah untuk kepentingan pendengar.

Dalam diskusi, beberapa tahap yang penting diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Menentukan topik masalah untuk dibahas dalam diskusi.
  • Menyusun tujuan yang ingin dicapai sesuai dengan topik masalah yang dipilih.
  • Menentukan moderator yang bertugas untuk menjelaskan maksud dan tujuan diskusi, mengatur proses diskusi agar berlangsung teratur dan tertib, merumuskan dan menyimpulkan hasil diskusi, dan menutup diskusi dan menyiapkan laporan diskusi.
  • Menentukan narasumber, pembicara, panelis.
  • Menentukan notulis atau sekretaris diskusi
  • Adanya peserta diskusi.
  • Mengatur dan memperhatikan posisi duduk seluruh peserta diskusi.