Pengertian dan Jenis Tanah

By On Saturday, April 1st, 2017 Categories : Sains

Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi, karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air, sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernapas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme.

Namun, jenis tanah ternyata ada beberapa macam, ada 7 jenis tanah yang ada di bumi dan tidak semua ada di sekitar kita. Berikut adalah beberapa jenis tanah tersebut beserta penjelasannya:

  • Tanah Vulkanik: Tanah vulkanik adalah jenis tanah yang dihasilkan dari pelapukan batuan bekas letusan gunung api. Tanah vulkanik sangat kaya dengan mineral yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Oleh sebab itu, tanah vulkanik sangat subur. Pada umumnya masyarakat dapat memanfaatkannya untuk bercocok tanam.
  • Tanah Aluvial: Tanah aluvial adalah tanah yang terbentuk akibat proses pengendapan kerikil, pasir, dan lumpur yang terangkut oleh angin dan air dari sungai menuju pantai. Tanah aluvial dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bangunan.
  • Tanah Laterit: Tanah laterit adalah jenis tanah yang berwarna kecoklatan,sehingga tampak berwarna pucat. Jenis tanah ini kurang baik untuk bercocok tanam, karena sangat sedikit mengandung hara dan mengandung besi. Tetapi, jika kandungan besinya sangat tinggi, dapat ditambang untuk keperluan industri.
  • Tanah Litosol: Tanah litosol adalah jenis tanah yang berasal dari batuan beku dan sedimen yang keras, dan bersifat sensitif terhadap erosi. Tanah ini bermanfaat untuk menanam tanaman yang berkayu keras.
  • Tanah Andosol: Tanah andosol adalah jenis tanah yang terdiri atas abu vulkanik yang memiliki kandungan organik tinggi dan sensitif terhadap pengaruh erosi. Tanah ini cocok untuk tanaman kopi, teh, kina, pinus, dan sayuran.
  • Tanah Regosol: Tanah regosol adalah jenis tanah yang terdapat di daerah iklim beragam dengan permukaan yang bergelombang. Tanah ini terbentuk dari abu vulkanik dan pasir pantai. Tanah regosol dapat dimanfaatkan untuk tanaman tembakau, kelapa, sayuran, dan tebu.
  • Tanah Grumosol: Tanah grumosol adalah jenis tanah yang terdapat di daerah yang memiliki rata-rata curah hujan tahunan antara 1.000 mm sampai dengan 2.000 mm. Tanah grumosol dapat dimanfaatkan untuk tanaman padi, jagung, kapas, dan kedelai.

Semoga ulasan diatas akan semakin menambah wawasan dan ilmu geologi kita. Happy reading guys,