Pantun

By On Saturday, March 11th, 2017 Categories : Sains
Gratis Samsung

Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang asli berasal dari Indonesia, yang terdiri atas empat larik/baris, yang selalu memiliki rima akhir. Pada pokoknya ada dua macam puisi di Indonesia: puisi lama dan puisi baru. Puisi lama adalah puisi yang masih terikat pada aturan persajakan. Tidak diketahui secara tepat tahun munculnya puisi lama, tapi pastinya, sebelum Belanda menjajah Indonesia. Puisi baru adalah puisi yang tidak terikat pada aturan persajakan. Puisi baru mulai muncul pada tahun 1918, yakni sejak munculnya kesusasteraan angkatan Balai Pustaka. Puisi lama terbagi menjadi delapan macam: mantra, pantun, karmina, syair, gurindam, talibun, seloka, bidal. Nah, di antara delapan macam puisi lama tersebut, pantun termasuk jenis yang paling tua.

Contoh pantun:
Tupai berjemur mencari hangat

Lalu pergi mencuri kelapa
Terus belajar teruslah semangat

Kejarlah prestasi kejar cita-cita

Dengan melihat contoh di atas kita dapat mengetahui bahwa penulisan pantun terikat pada aturan-aturan yang mempersyaratkan sebuah tulisan dapat disebut pantun karena memang pantun memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari jenis tulisan yang lain. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut.

  1. Dalam satu bait ada empat baris/larik.
  2. Tiap baris terdiri dari 4-5 kata atau 8-12 suku kata. Jadi, tiap-tiap larik minimal harus memiliki 8 suku kata dan maksimalnya 12 suku kata.
  3. Baris pertama dan kedua berupa sampiran. Sampiran adalah pembicaraan yang kurang penting, basa-basi, atau lucu, terkadang tidak masuk akal.
  4. Baris ketiga dan keempat berupa isi. Isi adalah pembicaraan yang penting, bukan basa-basi, dan biasanya berupa saran, nasihat, kritik, rayuan, percintaan, agama, dan lain-lain.
  5. Memiliki rima akhir (sajak) yang berpola a-b-a-b. Jadi, pada akhir tiap-tiap baris, huruf baris 1 sama dengan baris 3, sedangkan baris 2 sama dengan baris 4. Boleh satu huruf terakhir saja yang sama, tapi lebih bagus bila dua huruf terakhir.
  6. Akan lebih baik lagi kalau memiliki rima tengah (tapi ini boleh diabaikan).
Pantun juga bisa dibuat berbalas-balasan. Dalam soal ujian nasional SMP, adakalanya siswa diberi sebuah pantun, kemudian siswa diminta menentukan pantun balasan yang paling tepat. Menghadapi soal seperti itu, perhatikan saja bagian isi pantun (baris ketiga dan keempat), jangan terkecoh dengan sampirannya (baris pertama dan kedua), lalu tentukan pantun balasan yang isinya paling sesuai dan betul-betul menunjukkan jawaban.
Contoh:
Macam-Macam Pantun

Ditinjau dari segi bentuknya, pantun terbagi menjadi empat macam, sebagai berikut.
(1)-Karmina (pantun kilat) ialah pantun dua seuntai, yakni dalam satu baitnya hanya ada dua baris/larik. Sajak akhirnya berpola a-a. Larik pertama berupa sampiran, larik kedua berupa isi. Contoh:

___Ada ubi ada talasnya
___Ada budi ada balasnya.
(2)-Pantun empat seuntai (pantun standar) ialah pantun yang dalam satu baitnya terdapat empat larik. Sajak akhirnya berpola a-b-a-b. Larik pertama dan kedua berupa sampiran, larik ketiga dan keempat berupa isi. Contoh:
___Di atas dahan di pinggir kali

___Membaca novel sampai tamat
___Taati Tuhan cintai Nabi

___Agar bahagia dunia akhirat.
(3)-Talibun ialah pantun yang dalam setiap baitnya terdiri atas 6, 8, 10, atau 12 larik. Sampiran terdapat pada setengah bait pertama, isi terdapat pada setengah bait berikutnya. Jadi, kalau menggunakan 6 larik dalam satu bait, maka 3 larik pertama adalah sampiran dan 3 larik berikutnya adalah isi. Kalau menggunakan 12 larik dalam satu bait, maka 6 larik pertama adalah sampiran dan 6 larik berikutnya adalah isi. Talibun menggunakan sajak akhir yang polanya bersilang. Jadi, kalau menggunakan 6 larik dalam satu bait, maka pola sajak akhirnya adalah a-b-c-a-b-c. Kalau menggunakan 12 larik dalam satu bait, maka pola sajak akhirnya adalah a-b-c-d-e-f-a-b-c-d-e-f. Contoh:
___Baru diikat bunga tanjung

___Dikembangkan orang atas tampian
___Digulung dengan kain sutera
___Baru melihat adik kandung
___Hilang nyawa semangat badan

___Berguncang iman dalam dada.
(4)-Pantun rantai (pantun berkait) ialah pantun empat seuntai yang larik kedua dan keempatnya dijadikan sebagai larik pertama dan ketiga pada bait selanjutnya. Jadi, dalam pantun rantai, harus ada minimal dua bait. Contoh:
___Buah ara batang dibantun

___Mari dibantun dengan parang
___Hai saudara dengarlah pantun
___Pantun tidak mengata orang.
___Mari dibantun dengan parang
___Berangan besar di dalam padi
___Pantun tidak mengata orang

___Janganlah syak di dalam hati.
Ditinjau dari segi sasaran pembacanya, pantun terbagi menjadi menjadi tiga macam, sebagai berikut.

(1)-Pantun anak-anak ialah pantun yang isinya ditujukan untuk anak-anak. Tema yang diangkat bersifat ringan dan memang cocok untuk usia kanak-kanak.
(2)-Pantun orang muda ialah pantun yang isinya ditujukan untuk orang muda atau remaja. Tema yang diangkat cenderung seputar persoalan anak muda, ABG, atau remaja.
(3)-Pantun orang tua ialah pantun yang isinya ditujukan untuk orang yang sudah tua. Tema yang diangkat bersifat berat dan memang cocok untuk orang tua.

Ditinjau dari segi isinya atau temanya, pantun bisa bermacam-macam, antara lain: pantun agama, pantun adat, pantun nasihat, pantun jenaka, pantun perkenalan, pantun berkasih-kasihan, pantun perceraian, pantun beriba hati, pantun duka cita, pantun suka cita, dan lain-lain. Tema apapun boleh diangkat menjadi sebuah pantun. Tidak ada aturan atau batasan dalam memilih tema.
Broken Hill Bears: Boxed Set (Books 1-3): Bear Shifter Romances, Weddings, Receptions, and Murder: A Craft Circle Cozy Mystery, Cécile is Dead, Why Mosquitoes Buzz in People's Ears, Dividing Eden (Dividing Eden, #1), Manifest Destiny, Vol. 1: Flora & Fauna, This Is My Home, This Is My School, Serena, El enojo de Wiracocha, Fate Hates (Twist of Fate Book 1), Dear Mr. Turner (Mail-Order Bride Ink, #2), The Elite (The Selection, #2), Takdir Untuk Aku, LaClaire Nights: An After Hours Novel (After Hours Series), Sex Criminals, Vol. 1: One Weird Trick, The Devil in Her Way (Maureen Coughlin, #2), Toyota Production System: Beyond large-scale production, Billionaire Unknown: Blake, The Haunting of Hill House, Ydris – kniha první (Odkaz tastedarů, #1)