Networking: Pemodelan Jaringan xDSL

By On Tuesday, April 25th, 2017 Categories : Sains

(Networking: Pemodelan Jaringan xDSL) – Internet saat ini sudah menjadi sebuah teknologi dan jaringan komunikasidata yang paling populer di planet ini. Pada lima tahun lalu, trafik telnet danWorld Wide Web merupakan jenis-jenis trafik dominan. Akan tetapi, bentuklayanan yang ditawarkan Internet semakin beragam. Pengguna Internet mulaimenggunakan aplikasi-aplikasi pembunuh, seperti video conference,telemedicine, distance learning, dan layanan-layanan lain yang banyakmenghabiskan bandwidth.

Akan tetapi, teknologiModem konvensional saat ini yang mempunyai rate maksimum 56 kbps tentusaja tidak dapat mengakomodasi layanan-layanan baru ini. Para pengguna Internetmenginginkan kapasitas transfer data yang lebih besar agar dapat menggunakanaplikasi-aplikasi Internet secara wajar. Oleh karena itu,  teknologi xDSL saat ini merupakan sebuahalternatif terbaik yang cocok diterapkan untuk mempercepat akses transfer datadi subscriber lines.
Komponen Sistem DSL
Ada beberapa perlengkapanyang dibutuhkan untuk menyediakan layanan-layanan DSL. Komponen-komponenyang digunakan beserta fungsinya adalha sebagai berikut :

Transport System
Komponen ini menyediakan interface transmisi backboneuntuk sistem DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer). Divaisini menyediakan interface, seperti T1/E1, T3/E3, OC-1, OC-3, STS-1, danSTS-3.

Local Access Network
Local Access Network menggunakan localcarrier inter-CO network sebagai fondasi. Switch ATM, Frame Relay, dan/atau router dapat digunakan untukmengakses jaringan. Saat ini, ATM adalah sistem yang paling efisien.

Multiservice Digital SubscriberLine Access Multiplexer (DSLAM)

DSLAM yang berada dalam lingkungan CO (centraloffice) digunakan sebagai dasar untuk solusi DSL. DSLAM berfungsiuntuk mengkonsentrasikan trafik data dari berbagai loop DSL yangkemudian akan dikirimkan ke backbone network untuk dihubungkan lagi kejaringan lainnya. DSLAM dapatt mengirimkan layanan untuk aplikasi berbasispaket, cell, dan circuit, seperti DSL ke 10Base-T, 100Base-T,T1/E1, T3/E3, atau ATM.

DSL Transceiver Unit (ATU-R)
Unit ini digunakan pada sisi pemakai. KoneksiATU-R biasanya 10base-T, V.35, ATM-25, atau T1/E1. Alat multiport lainyang mendukung suara, data, dan video juga memungkinkan. ATU-R tersedia dalamberbagai konfigurasi. Selain sebagai modem DSL, ATU-R dapat juga digunakanuntuk bridging, routing, TDM multiplexing, dan ATM multiplexing.

POTS splitter
Divais ini ada pada CO dan pemakai yang memungkinkan loopdigunakan untuk transmisi data kecepatan tinggi dan digunakan juga untukkomunikasi telepon. POTS splitterbiasanya mempunyai 2 konfigurasi, yaitu splitter tunggal untuk penggunarumah dan mass splitter untuk CO.

Model Jaringan
Layanankecepatan tinggi yang diperlukan oleh pelanggan sebenarnya sudah banyaktersedia, antara lain:
LayananIP/LAN, seperti akses Internet atau remote LAN
Layanan Frame Relay
Layanan NA 64
Layanan ATM

Akan tetapi, layanan-layanan tersebut mempunyai biaya yang relatif lebihbesar daripada teknologi DSL. Dengan DSL, kinerja layanan yang lebih tinggidapat dicapai dengan biaya yang lebih rendah. Akan tetapi, perlu adanyadukungan terhadap layanan multiservice. Multiservice bukanberarti mendukung berbagai line code seperti 2B1Q, CAP, atau DMT,melainkan kemampuan untuk mendukung adanya layanan lain seperti Frame Relay,IP/LAN, N ´ 64, dan ATMpada platform DSLAM.
Model jaringan ini akanmenjelaskan bahwa DSL dari segi logika dapat mendukung multiple service.Dengan demikian, satu infrastruktur jaringan dapat menyediakan berbagai jenislayanan.

Data dalam Jaringan Suara
Sebuah jaringan ILEC/PTO yang dikonfigurasi untuk mendukung transmisi datakecepatan rendah (28,8 kbps) atau sedikit lebih tinggi. Modem analog digunakanpada sisi pemakai untuk sambungan kecepatan rendah ke local access network,tempat sebuah Digital Service Unit (DSU) atau Network TerminationUnit (NTU) digunakan untuk koneksi dijital yang lebih cepat, seperti 56/64kbps atau T1/E1.
Untuk komunikasi kecepatantinggi, topologi dari CO akan berubah. Pada Modem analog, trafik data dapatdibawa melalui switch telepon, sedangkan pada kecepatan yang lebihtinggi, switch akan diabaikan (bypass). Hal ini terjadi karena switchtelepon tidak didesain untuk komunikasi data kecepatan tinggi.
Saluran data kecepatantinggi akan yang melalui local loop akan melewati DACS (DigitalAccess and Cross Connect System), yaitu alat yang mengijinkan saluran DSOuntuk di-route dan dikonfigurasi secara manual,  dan sistem transmisi. DACS digunakan diseluruh jaringan sebagai basis transport dengan teknologi TimeDivision Multiplexing (TDM).
Jadi, layanan datakecepatan rendah dapat dengan mudah diintegrasikan ke jaringan POTS, sedanganlayanan data kecepatan tinggi perlu dikonfigurasikan sebuah jaringan dedicatedyang mengabaikan switch.
Teknologi DSL jikaditerapkan dalam local loop akan memungkinkan terjadinya akses kecepatantinggi tanpa repeater. Jika layanan DSL diterapkan, data yang diterimaCO akan mengabaikan telephone switch dan dimasukkan langsung keinter-CO. Selain itu, dapat ditunjukkan bahwa teknologi packet dan cellmultiplexing sebagai tambahan pada TDM yang diterapkan pada DSLAM akanmenghasilkan efisiensi bandwidth yang lebih tinggi.

Diagram Referensi Jaringan DSL
Multiservice DSLAM yang berlokasi pada CO dan DSL RemoteTransceiver Unit (ATU-R). Perlengkapan data networking yangdiperlukan untuk menyediakan layanan DSL telah disebutkan dalamkomponen-komponen DSL di atas. Kecepatan transmisi dapat mencapai 7 Mbps,tergantung dari peralatan yang digunakan, jarak loop, dan kondisi loop.
ModelReferensi Layanan DSL

Dalam model referensi ini, ada 3 domain yang digambarkan, yaitu:
Domain Network Service Provider(NSP)
Domain Network Access Provider(NAP)
Domain Service User (SU)

Perlengkapan DSL didasarkan pada model ADSL dan model yang digambarkan disini kompatibel dengan yang digunakan oleh ADSL Forum. DSL endpointdikenal dengan nama ATU-R (ADSL Transceiver Unit – Remote). Unit COdikenal dengan nama ATU-C (ADSL Transceiver Unit Central Office).
Pengguna akan menggunakanlayanan dari NSP. Peran NAP adalah menyediakan interkoneksi anatar SU dan NSP. NAPdan NSP biasanya adalah perusahaan yang berbeda.
Pengguna melakukan koneksike NAP melalui DSL loop. Pada wire center, data dijitaldikonsentrasikan sebelum dikirim melalui jaringan akses. Biasanya, trafik dariDSLAM akan dikirimkan ke access node di antara jaringan akses sebelumkoneksi ke NSP. Pada NSP, digunakan suatu backbone untuk membatasi NSPdan NAP.
Model referensi tersebutmenyediakan akses ke jaringan yang independen dan multiple sehinggakontrol akses dan keamanan sangat penting. Setiap layanan jaringan harusdirancang agar dapat membentuk jaringan privat yang efektif dan terpisahmembentang melewati NAP hingga lokasi pemakai.
Salah satu contoh modelpenyediaan layanan pada platform DSL, yaitu penyediaan layanan FrameRelay.
Protokol Frame Relaydibawa melalui saluran DSL dan dikonsentrasikan dalam DSLAM sebelum dikirimmelalui jaringan akses. Pengiriman ini dapat berupa Frame Relay atauATM. Dalam kasus ini, backbone hanya berupa frame relay switch.Sambungan ini dapat berupa saluran ATM yang mendukung frame relay overATM. DSLAM diperlukan untuk mengkonsentrasikan Frame Relay dan jugaATM interworking agar trafik dapat dibawa sepanjang jaringan aksessecara efisien. Dalam model referensi Frame Relay, data dipetakan ke PVC(Private Virtual Channel) untuk keperluan kontrol akses dan keamanan.

Arsitektur Multiservice
Setiap layanan mempunyaikarakteristik yang berbeda. Arsitektur dari layanan multiservice inimendukung berbagai layanan yang simultan dengan hanya satu sistem yagnmenggabungkan dan mengirimkan data ke jaringan yagn berbeda.
Model referensi yangditunjukkan di atas adalah model referensi layanan DSL untuk multiservice.DSLAM dapat menyediakan layanan untuk IP/LAN, Frame Relay, dan ATM. Sebuahjaringan akses ATM digunakan untuk interkoneksi pengguna ke NSP tanpamempedulikan jenis layanan yang disediakan oleh service provider.