Metode Penelitian Psikologi Belajar

By On Monday, April 22nd, 2013 Categories : Sains

Banyak metode yang di gunakan dalam penelitian psikologi belajar. Seperti metode-metode yang di gunakan pada disiplin ilmu lain, metode yang digunakan dalam peneltian psikologi belajar berorientasi pada hasil yang ilmiah.

Secara umum, metode sering dipahami sebagai cara atau jalan yang ditempuh seseorang dalam melakukan suatu kegiatan berkaitan dengan pikologi belajar, metode tertentu dipakai untuk mengumpulkan berbagai data dan informasi penting yag bersifat psikologis dan berkaita dengan proses pembelajaran.

Dalam penellitian psikologi yang berkenaan dengan psikologi belajar, metode penelitian yang sering digunakan adalah metode eksperimen, metode kuesioner, studi kasus, penyelidikan klinis dan observasi naturalistic.

Metode Eksperimen
Pada porinsipnya, metode eksperimen merupakan serangkaian percobaan yang di lakukan eksperimenter di dalam laboratorium atau ruangan tertentu. Teknik pelakasanaannya dengan menyesuaikan data yang akan diangkat, seperti, data pendengaran siswa, pengelihatan siswa dan gerak mata siswa ketika sedang membaca. Selain itu, eksperimen dapat pula digunakan untuk mengukur kecepatan bereaksi peserta didik terhadap stimulus tertentu dalam proses belajar. Metode eksperimen lebih utama digunakan dalam risetnya, hal ini karena, data dan informasi yng dihimpun lebih bersifat definitive (pasti) dan llebih ilmiah.

Yang perlu diperhatikan oleh eksperimenter adalah sikap subjektivitas dari subjek yang diteliti. Untuk mengantisipasi munculnya sikap subjektivitas dari subjek yang diteliti, rancangan eksperimen biasanya dibuat sedemikian rupa, sehingga seluruh unsur penelitian termasuk penggunaan laboratorium dan subjek yng akan benar – benar diteliti benar – benar memenuhi syarat penelitian eksperimental.

Dalam metode eksperimen, objek yang akan diteliti di bagi kedalam dua kelompok, yaitu (1) kelompok percobaan (eksperimental group), dan (2) kelompok pembanding (control group). Kelompok percobaan terdiri atas sejumlah orang yang tingakah lakunya diteliti dengan mendapat perlakuan khusus sesuai dengan data yang akan dihimpun. Kelompok pembanding, juga terdri atas objek dan jumlah katagorinya sama dengan kelompok percobaan, tetapi perilakunya tidak diteliti. Setelah itu data yang berasal dari kelompok percobaan dengan kelompok pembanding. Langkah selanjutnya, adalah melakukan analisis, enafsiran, dan menyimpulkan dengan dibantu dengan statistic tertentu.

Pages: 1 2