Metamorfosis Pada Lalat

(Metamorfosis Pada Lalat) – Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda.

Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda, dimulai dari larva atau nimfa, kadang-kadang melewati fase pupa, dan berakhir sebagai imago dewasa. Ada dua macam metamorfosis utama pada serangga, hemimetabola dan holometabola.

Perbandingan lama metamorfosis

Spesies

Telur

Larva/Nimfa

Pupa

Dewasa

Lalat rumah 1 hari 2 minggu 1 minggu 2 minggu
Kepik 4 hari 2 minggu 2 minggu 3-9 bulan
Monarch Butterfly 4 hari 2 minggu 10 hari 2-6 minggu
Periodical Cicada 1 bulan 13/17 tahun

tidak melewati tahapan ini

2 bulan
Mayfly 1 bulan 3 tahun 1 hari
Kecoa 1 bulan 3 bulan 9 bulan

Fase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva/nimfa. Tapi pada metamorfosis kompleks pada kebanyakan spesies serangga, hanya fase pertama yang disebut larva/nimfa. Pada hemimetabolisme, perkembangan nimfa berlangsung pada fase pertumbuhan berulang dan ekdisis (pergantian kulit), fase ini disebut instar. Hemimetabola juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna.

Pada holometabola, larva sangat berbeda dengan dewasanya. Serangga yang melakukan holometabola melalui fase larva, kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa, atau chrysalis, dan akhirnya menjadi dewasa (imago). Holometabola juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. Sementara di dalam pupa, serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan, untuk menghancurkan tubuh larva, menyisakan sebagian sel saja. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. Proses kematian sel disebut histolisis, dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis.

Lama serangga menghabiskan waktunya pada fase dewasa atau pada fase remajanya tergantung pada spesies serangga itu. Misalnya mayfly yang hanya hidup pada fase dewasa hanya satu hari, dan cicada, yang fase remajanya hidup di bawah tanah selama 13 hingga 17 tahun. Kedua spesies ini melakukan metamorfosis tidak sempurna.

Tags:

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan

Banyak sedikitnya napas yang dihirup oleh manusia, tergantung dari sejumlah faktor. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi proses pernapasan. 1. Gender Pada umumnya, laki-laki melakukan kegiatan lebih banyak ketimbang perempuan. Hal ini dapat menyebabkan kian tingginya...

Pengertian dan Pemahaman Kamuflase

Apakah kamuflase? – Dalam istilah militer, kamuflase berarti menyamarkan orang dan benda-benda sehingga mereka berbaur ke dalam lingkungan mereka dan lebih sulit untuk dideteksi. Dalam hal ini, militer hanya menyalin alam. Sebuah zebra atau garis-garis harimau membuat sulit bagi...

Cabang-cabang Biologi

Biologi merupakan cabang dari sains. Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Dalam ilmu biologi, terdapat cabang-cabang biologi, yaitu ilmu yang dikembangkan dari biologi. Cabang-cabang tersebut di antaranya adalah anatomi, bioteknologi, ekologi, genetika, fisiologi, dan masih banyak lagi....

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim

Kinerja enzim dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja enzim. 1. Suhu Setiap kenaikan 10 derajat Celcius, kecepatan reaksi enzim meningkkat hingga 2 kali lipat. Hal ini berlaku pada batas suhu yang wajar. Meningkatnya suhu...

Karbohidrat adalah | Pengertian dan Definisi

Pengertian dan definisi Karbohidrat. Karbohidrat adalah senyawa organik yang terbentuk dari 3 unsur yaitu Karbon(C), Oksigen (O) dan Hidrogen (H). Unsur-unsur membentuk karbohidrat dengan rumus tertentu tergantung pada jenis karbohidratnya. Karbohidrat identik dengan gula. Karena itu molekul karbohidrat sering...