Mengenang Kekejaman Tentara Jepang di Indonesia (7)

By On Friday, December 4th, 2009 Categories : Sains

Tentara Jepang hanya 3, 5 tahun saja menjajah Indonesia, namun kekejamannya seakan melebihi Belanda. Bukan hanya kerugian di bidang materil, namun juga dari sisi mentalitas dan kehormatan. Sebuah catatan sejarah gelap suatu bangsa yang melakukan penjajahan dengan sempurna.

Saat kami berada di Jepang selama 7 hari, di balik kekaguman kami terhadap kemajuan secara materil terhadap negara ini, terbayang pula sejarah kelam antara Jepang dengan Indonesia.

Salah satunya adalah catatan kelam tentang para wanita yang dijadikan pemuas kebutuhan binatang tentara Jepang di masa penjajahan. Mereka kini sudah jadi nenek-nenek, tapi kekejaman tentara Jepang yanrg sedang gila di masa itu, masih terbayang dengan jelas, belum terkubur.

Penjajahan Jepang
Salah satu analisa kenapa Jepang bersemangat untuk menguasai benua Asia adalah karena kebutuhan atas sumber enegi minyak bumi. Hal itu semakin memuncak saat geliat industri di Jepang mulai naik, sementara negara-negara Barat yang diwakili oleh Amerika mengembargo minyak ke Jepang.

Maka mulailah Jepang melancarkan serangan ke Asia. Padahal awalnya Jepang berkampanye menjadi pelindung Asia. Ada selogan di masa itu bahwa Jepang Cahaya Asia, Jepang Pemimpian Asia dan Jepang Pelindung Asia.

Tetapi yang terjadi kemudian justru Jepang menjadi musuh sekaligus penjajah Asia. Termasuk menjadi malaikat pembunuh buat bangsa Indonesia. Kedatangan Jepang menandai sejarah hitam bangsa Indonesia sepanjang tiga setengah tahun.

Di level dunia, meski awalnya pimpinan militer Jepang tidak menghendaki melawan beberapa negara sekaligus, namun sejak pertengahan tahun 1941 mereka melihat, bahwa Amerika Serikat, Inggris dan Belanda harus dihadapi sekaligus. Apalagi bila mereka ingin menguasai sumber daya alam di Asia Tenggara.

Armada Kekuatan Yang Dahsyat
Admiral Isoroku Yamamoto, Panglima Angkatan Laut Jepang, mengembangkan strategi perang yang nekad, yaitu mengerahkan seluruh kekuatan armadanya untuk dua operasi besar.

Seluruh potensi Angkatan Laut Jepang dikerahkan. Sejarah mencatat bahwa armada itu mencakup 6 kapal induk (pengangkut pesawat tempur), 10 kapal perang, 18 kapal penjelajah berat, 20 kapal penjelajah ringan, 4 kapal pengangkut perlengkapan, 112 kapal perusak, 65 kapal selam serta 2.274 pesawat tempur.

Kekuatan pertama, yaitu 6 kapal induk, 2 kapal perang, 11 kapal perusak serta lebih dari 1.400 pesawat tempur, tanggal 7 Desember 1941, akan menyerang secara mendadak basis Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor di kepulauan Hawaii.

Sedangkan kekuatan kedua, sisa kekuatan Angkatan Laut yang mereka miliki, mendukung Angkatan Darat dalam Operasi Selatan, yaitu penyerangan atas Filipina dan Malaya/Singapura, yang akan dilanjutkan ke Jawa.

Kekuatan yang dikerahkan ke Asia Tenggara adalah 11 Divisi Infantri yang didukung oleh 7 resimen tank serta 795 pesawat tempur. Seluruh operasi direncanakan selesai dalam 150 hari. Admiral Chuichi Nagumo memimpin armada yang ditugaskan menyerang Pearl Harbor.

Pages: 1 2 3

  • Gila!, Ternyata Disini Serunya Membuat Film ‘Batman v Superman’
  • Download Naruto Shippuden Episode 464 Subtitle Indonesia
  • 5 Manfaat Lari Pagi Bagi Kesehatan Tubuh..
  • Manfaat Sambal bawang?? taukah anda??
  • 7 Hewan ini Paling Tahan Puasa, Salah Satunya Bisa Bertahan Sampai 3 Tahun tanpa Makan. Yuk Lihat
  • Katanya, 5 Hantu Indonesia ini Cuma Mitos, Tapi Kehadirannya Bikin Merinding