Mengenal Lebih Dekat Dengan Gangguan Vestibuler

By On Wednesday, March 1st, 2017 Categories : Sehat

Sistem Vestibuler punya peran penting bagi tumbuh kembang anak secara nyata. Satu dari tujuh sistem sensorik ini bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan tubuh. Reseptornya terletak di dalam telinga tengah. Selain keseimbangan tubuh, sistem ini juga penting dalam hal orientasi tubuh seperti membedakan arah dan memprediksi jarak. Sistem ini bahkan punya peran dalam kemampuan menulis dan wicara/ bahasa pada anak.

Seperti tertera pada judul diatas, melalui reseptor vestibuler, anak bisa distimulasi dengan beberapa cara sederhana, misalnya dalam tahap terapi sensori motor di ACE center atau dengan mengayun bayi dengan lembut saat terapis sedang menggendongnya. Tapi dalam beberapa kasus, sebagai akibat perjalanan penyakit atau cidera, anak bisa mengalami masalah pada sistem vestibuler nya. Kurang pekanya sistem ini bisa membuat anak menjadi hiperaktif dan tidak bisa tenang, sedangkan sistem vestibuler terlalu sensitif membuat anak takut gerakan serta membuat emosi anak menjadi sulit ditebak dan dikontrol. Beberapa ciri masalah pada sistem vestibuler yang berlu Ayah – Bunda ketahui dan perhatikan adalah:

1. Vertigo
Orang dengan gangguan pada sistem vestibuler merasakan sensasi seolah ruangan tempat ia berada berputar (vertigo). Anak bahka merasa seolah tubuhnya ditarik ke satu arah.

2. Masalah keseimbangan dan orientasi tubuh
Orang dengan gangguan pada sistem vestibuler memiliki koordinasi tubuh kurang baik. Anak kesulitan berjalan lurus ataupun berbelok tiba-tiba, serta sulit berdiri tegak tanpa berpegangan. Selain itu, karena masalah keseimbangan yang dialaminya anak mengalami sakit pada otot dan sendinya.

3. Masalah penglihatan
Sensitif terhadap cahaya, sulit memfokuskan pandangan pada objek di kejauhan atau objek yg bergerak, serta tak menyukai lingkungan terlalu ramai adalah beberapa ciri orang dengan gangguan pada sistem ini.

4. Gangguan pendengaran
Gangguan pada sistem ini bisa menyebabkan sensitifitas berlebih pada suara keras serta masalah kehilangan pendengaran, juga persepsi pendengaran.

5. Gangguan kognitif
Orang dengan gangguan sistem ini bisa mengalami kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, sulit mengikuti instruksi ataupun petunjuk arah.

Beberapa gejala lain yg dialami orang dengan gangguan vestibuler adalah mual dan muntah, sakit kepala, memukul kepala, artikulasi bicara tidak jelas, dan sensitif terhadap perubahan suhu. Tidak semua gejala di atas dialami oleh anak yg mengalami masalah pada sistem vestibularnya. Sebaliknya, gejala di atas bisa juga disebabkan oleh hal lain selain gangguan pada sistem vestibuler. Tapi, tentunya kalau Bunda melihat si kecil mengalami satu atau beberapa gejala di atas, konsultasi pada terapis kami untuk menentukan penyebab masalah yg si kecil alami adalah pilihan terbaik.

Sumber:
vestibular.org/understanding-vestibular-disorder/symptoms