Mengapa logo apotek adalah mangkuk dan ular?

By On Wednesday, January 25th, 2017 Categories : Dunia

Pada dasarnya, ular yang terdapat pada logo apotek di seluruh dunia adalah ular milik Aesculapius atau Asclepius, seorang dewa yang dikenal sebagai dewa pengobatan dan penyembuh dalam mitologi Yunani. Nah, Aesculapius memiliki hewan peliharaan berupa ular yang sangat setia. Masyrakat Yunani saat itu sangat percaya bahwa ular tersebut mendapat ilham untuk menyembuhkan.

Saat itulah, ular milik Aesculapius dilambangkan sebagai penawar atau penyembuh segala macam penyakit. Namun dulu, lambah dunia kesehatan digambarkan ular yang melilit tongkat. Yang mana tongkat tersebut adalah milik Aesculapius. Akan tetapi, setelah Aesculapius meninggal, lambang tersebut berubah menjadi ular yang melilit sebuah mangkuk.

Lho kok mangkuk?

Ya, mangkuk tersebut adalah miliki Hygeia, salah satu anak perempuan dari Aesculapius. Entah mengapa, Hygeia dipilih sebagai penerus Aesculapius dibanding 4 putri lainnya, yaitu Iaso (Recuperation), Aceso (Recovery), Aglaea (Healthy Glow), dan Panacea (Universal Remedy). Hygeia digambarkan sebagai orang yang dewi kesehatan, kebersihan, dan sanitasi. Mungkin itulah mengapa kita sekarang mengenal kata ‘higienis’ dengan makna yang bersih. Besar kemungkinan kata tersebut berasal dari nama Hygeia.

Yang perlu diluruskan di sini adalah logo apotek itu sebenarnya adalah mangkuk dan ular. Bukan gelas dan ular. Pasalnya banyak sekali apotek di sekitar kita yang menggunakan gambar gelas.

Logo mangkuk yang dililit ular sejak saat itu telah menjadi Logo Apotek dan symbol dari banyak perkumpulan apoteker di seluruh dunia. Mangkuk Hygeia merupakan lambang Asosiasi Apoteker Amerika, Asosiasi Apoteker Kanada, Masyarakat Apoteker Australia, dan banyak asosiasi apoteker lainnya di seluruh dunia.

Begitulah penjelasannya, semoga bermanfaat.