Membuat Kerajinan Kaca Hias

By On Saturday, April 15th, 2017 Categories : Artikel

KERAJINAN kaca yang dikombinasikan dengan kayu dan cat memang sudah cukup lama dikenal di Bali, antara lain berupa cermin berpigura kayu. Kerajinan seni lukis wayang di atas kaca juga telah ada, meskipun kini sudah langka. Namun kerajinan yang semuanya terbuat dari bahan kaca seperti yang dilakukan oleh pengusaha kerajinan kaca dari Serongga, Gianyar, memang masih relatif baru berkembang di Bali. Pada PKB ke-27 kemarin, hasil kerajinan seperti ini diperkenalkan.

Sebuah perusahaan kerajinan kaca tersebut tak hanya membuat karya berupa gelas-gelas kaca saja, tetapi juga meja dan kursi kaca, mangkok, vas bunga dan pot kaca. Sebagai seni kerajinan yang baru berkembang di Bali, wujud-wujud desain kerajinan kaca ini sudah cukup baik. Pengembangan desain produknya masih bisa dilakukan dengan berbagai kemungkinan kombinasi material, seperti kaca dengan logam, kaca dengan kayu atau rotan, serta dikembangkan ke produk fungsional seperti lampu hias

Recipe for Desire (Desire, Oklahoma, #11), The Perks of Being a Wallflower, Harvest: Unexpected Projects Using 47 Extraordinary Garden Plants, White Heart, Dog Man (Dog Man #1), Too Complicated (The Lewis Cousins, #2), I Just Want You, Da Terra à Lua - À Volta da Lua, The Lost Planet (Lost Starship #6), The Amber Shadows, In the Snows of Haz (Heart of the World, #1), The Catcher in the Rye, Slaughterhouse-Five, Good Masters! Sweet Ladies!: Voices from a Medieval Village, Knocking Boots: A Sexy Standalone Contemporary Romance, The Takedown, Blood (Evil Dead MC, #7), Phases: The Spiritual Rhythms of Adult Life, The Catcher in the Rye, The Negotiator