Manfaat Amdal bagi pemerintah dan masyarakat

By On Thursday, February 16th, 2017 Categories : Artikel

Amdal pada dasarnya bermanfaat menjamin suatu usaha atau pembangunan yang dilakukan masyarakat ataupun pemerintah layak secara lingkungan. Layak yang dimaksud adalah bahwa kegiatan tersebut tidak merusak keseimbangan lingkungan. Secara umum, manfaat amdal dapat dibagi berdasarkan peruntukannya yaitu bagi pemerintah, pemrakarsa, dan masyarakat.

a. Manfaat studi amdal bagi pemerintah

Pemerintah dapat memanfaatkan amdal untuk keperluan dibawah ini.

  1. Membantu pemerintah dala proses pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan lingkungan dalam hal pengendalian dampak negatif dan mengembangkan dampak positif yang meliputi aspek biofisik, sosial ekonomi budaya dan kesehatan masyarakat.
  2. Mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam tahap perencanaan rinci pada suatu kegiatan pembangunan.
  3. Sebagai pedoman dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan pada suatu kegiatan pembangunan.

b. Manfaat studi amdal bagi pemrakarsa

Pemrakarsa dapat memanfaatkan amdal untuk kepentingan dibawah ini.

Amdal pada dasarnya bermanfaat menjamin suatu usaha atau pembangunan yang dilakukan masyarakat ataupun pemerintah layak secara lingkungan. Layak yang dimaksud adalah bahwa kegiatan tersebut tidak merusak keseimbangan lingkungan. Secara umum, manfaat amdal dapat dibagi berdasarkan peruntukannya yaitu bagi pemerintah, pemrakarsa, dan masyarakat.

a. Manfaat studi amdal bagi pemerintah

Pemerintah dapat memanfaatkan amdal untuk keperluan dibawah ini.

  1. Membantu pemerintah dala proses pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan lingkungan dalam hal pengendalian dampak negatif dan mengembangkan dampak positif yang meliputi aspek biofisik, sosial ekonomi budaya dan kesehatan masyarakat.
  2. Mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam tahap perencanaan rinci pada suatu kegiatan pembangunan.
  3. Sebagai pedoman dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan pada suatu kegiatan pembangunan.

b. Manfaat studi amdal bagi pemrakarsa

Pemrakarsa dapat memanfaatkan amdal untuk kepentingan dibawah ini.

Advertisement
  1. Mengetahui permasalahan lingkungan yang mungki timbul di masa datang dan cara-cara pencegahan serta pengangan sebagai akibat adanya kegiatan pembangunan.
  2. Sebagai pedoman untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan.
  3. Sebagai bahan penguji secara komprehensif dari kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan untuk mengetahui kekurangannya.

c. Manfaat studi amdal bagi masyarakat

Masyarakat dapat memanfaatkan amdal untuk beberapa kepentingan seperti dibawah ini.

  1. Mengurangi kekhawatiran tentang perubahan yang akan terjadi atas rencana kegiatan suatu pembangunan.
  2. Memberika informasi mengenai kegitan pembanguna industri, sehingga dapat mempersiapkan dan menyesuaikan diri, agar dapat terlihat dalam kegiatan tersebut.
  3. Sebagai bahan pertimbangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan lingkungan.
  4. Memberi informasi tentang perubahan yang akan terjadi, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dampak positif dan menghindari dampak negatif.

d. Manfaat AMDAL bagi pemilik proyek sebagai berikut.

  1. Mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
  2. Sebagai sumber informasi lingkungan di sekitar lokasi proyeknya secara kuantitatif, termasuk informasi sosial ekonomi dan sosial budaya.
  3. Melindungi proyek yang melanggar undang-undang atau peraturanperaturan yang berlaku.
  4. Melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran atau suatu dampak negatif yang sebenarnya tidak dilakukan.
  5. Melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
  6. Sebagai bahan utuk menganalisis pengelolaan dan sasaran proyek.
  7. Sebagai bahan penguji secara komprehensif dari perencanaan proyeknya, untuk dapat menemukan kelemahan dan kekurangan dan segera dipersiapkan penyempurnaannya.

e. Bagi peneliti dan ilmuan.

  1. Kegunaan didalam penelitian.
  2. Kegunaan didalam analisis kemajuan dan ilmu pengetahuan.
  3. Kegunaan didalam meningkatkan keterampilan didalam penelitian dan meningkatkan pengetahuan.

f. Bagi pemilik modal.

  1. Menentukan prioritas peminjaman sesuai dengn misinya.
  2. Melakukan pengaturan modal dan promosi dari berbagai sumber modal.
  3. Menghindari duplikasi dari proyek lain yang tidak perlu.
  4. Untuk dapat menjamin bahwa modal yang dipinjamkan dapat dibayar kembali oleh proyek sesuai pada waktunya, sehingga modal tidak hilang.