Macam-macam vitamin dan fungsinya

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Berdasarkan sifat kelarutannya, vitamin dapat dibedakan menjadi dua, berikut ini penjelasan macam-macam vitamin dan fungsi bagi tubuh

Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil, namun tidka dapat digantikan oleh senyawa lain. Vitamin berperan sebagai at pengatur yang menjaga keseimbangan tubuh, pertumbuhan serta kesehatan.

Vitamin tidak menghasilkan energi dan langsung diserap tubuh, tanpa melalui proses pencernaan. Pada umumnya vitamin tidak dapat disintesis oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan. Kondisi seseorang yang mengalami kekurangan vitamin dapat menderita penyakit defisiensi atau biasa disebut avitaminosis. Berdasarkan sifat kelarutannya, vitamin dapat dibedakan menjadi dua, yaitu vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan vitamin yang larut dalam lemak (Vitamin A, D, E, dan K). Berikut ini penjelasan macam-macam vitamin dan fungsinya.

  • Vitamin B1 (thiamin/aneurin)

Vitamin B1 berfungsi dalam metabolisme karbohidrat, memelihara fungsi sistem saraf, memelihara sistem pencernaan dan nafsu makan. Defisiensi Vitamin B1 dapat menyebabkan penyakit beri-beri dan edema, hilang nafsu makan, gangguan jantung dan otot, pembengkakan neuron. Sumber Vitamin B1 antara lain, serat, ragi, gandum, daging dan susu.

  • Vitamin B2

Vitamin B2 berfungsi transmisi rangsang cahaya, menjaga nafsu makan, memelihara kulit disekitar mulut. Defisiensi Vitamin B2 dapat menyebabkan keilosis, katarak, dermatistis, diare, kelemahan otot. Sumber Vitamin B2 antara lain susu, ikan, telur, hati, daging, ragi, dan sayuran hijau.

  • Vitamin B3

Vitamin B3 berfungsi untuk pertumbuhan sel, bersama folat membentuk koenzim yang berperan dalam respirasi sel. Defisiensi Vitamin B3 dapat menyebabkan penyakit pelagara dengan gejala 3D (dermatitis, diare, demensia). Sumber Vitamin B3 antara lain, susu, ikan, telur, dan sayuran.

  • Vitamin B5

Vitamin B5 berfungsi memelihara tingkat gula darah yang normal, komponen koenzim A yang berperan dala proses oksidasi sel. Defisiensi Vitamin B5 dapat menyebabkan dermatitis. Sumber Vitamin B5 antara lain telur, daging, susu, buah-buahan, dan sayuran hijau.

  • Vitamin B6

Vitamin B6 berfungsi memelihara keseimbangan unsur K dan P dalam sel, berperan dalam pembentukan antibodi dan beberapa koenzim. Defisiensi dapat menyebabkan peradangan kulit dan anemia. Sumber vitamin B6 antara lain telur, daging, susu dan sayuran hijau.

  • Vitamin B11

Vitamin B11 berfungsi pembuatan koenzim untuk produksi eritrosit, membentuk asam nukleat untuk sintesis protein. Defisiensinya dapat menyebabkan anemia, diare, dan megaloblastosis, dan terhambatnya pertumbuhan. Sumber Vitamin B11 antara lain kacang-kacangan, ragi, telur, daging, pisang dan sayuran hijau.

  • Vitamin B12

Vitamin B12 berfungsi metabolisme sel, pertumbuhan jaringan dan pembentukan eritrosit. Defisiensi Vitamin B12 dapat menyebakan kelelahan, pusing, anemia, dan peradangan saraf. Sumber Vitamin B12 antara lain daging, susu dan ragi.

  • Vitamin H (biotin)

Vitamin H berfungsi sebagai koenzim metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Defisiensinya dapat menyebabkan depresi dan kurang nafsu makan. Sumber Vitamin H, yaitu kacang-kacangan dan kuning telur.

  • Vitamin C (asam askorbat)

Vitamin C berfungsi sebagai pembentukan serabut kolagen, mempercepat penyembuhan luka, menjaga perlekatan gigi pada gusi, menjaga elastisitas kapiler darah, koenzim reaksi katabolisme karbohidrtat dan lemak. Defisiensinya dapat menyebabkan pendarahan pada gusi, sakit otot, degenerasi kulit, dan skorbut. Sumber Vitamin C antara lain jeruk, tomat, pepaya, semangka dan sayuran hijau.

  • Vitamin A (retinol)

Vitamin A berfungsi mmelihara kesehatan mata serta kulit, untuk pertumbuhan tulan dan mata serta kulit, untuk pertumbuhan gigi. Defisiensi Vitamin A dapat menyebabkan xeroftalmia, rabun senja, kulit kasar, kelelahan. Terdapat pada ikan, telur, susu, dan buah berwarna merah atau kuning seperti wortel dan tomat.

  • Vitamin D (ergosterol/kalsiferol)

Vitamin D berfungsi penyerapan fosfor dan kalsium, pembentukan tulang dan gigi. Defisiensi vitamin D dapat menyebabkan rakhitis, melunaknya tulang pada orang dewasa (osteomalasia). Vitamin D terdapat pada minyak ikan, susu, telur dan mentega.

  • Vitamin E (tokoferol)

Vitamin E berfungsi pembentuk eritrosit, fungsi reproduksi, mencegah oksidasi lemak tidak jenuh. Defisiensi Vitamin E dapat menyebabkan pecahnya eritrosit, kemandulan, penimbunan lemak pada otot. Sumber Vitamin E antara lain, kuning telur, susu, taoge, dan sayuran hijau.

  • Vitamin K (filokinon)

Vitamin K berfungsi dalam pembekuan darah, pembentukan protombin dalam hati. Defisiensinya dapat menyebabkan darah sukar membeku da pendarahan. Sumber Vitamin K antara lain kuning telur, daging, susu dan sayuran hijau serta dihasilkan oleh bakteri Escehrichia coli dalam usus besar.