Macam-Macam atau Jenis-Jenis Angin Lokal Di Indonesia

Angin merupakan udara yang bergerak akibat adanya perbedaan tekanan udara maupun pergerakan bumi mengitari porosnya. Angin banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk kesejahteraan hidupnya seperti untuk menarik perahu, sumber tenaga listrik, menyejukkan udara, pengering rambut, dan lain sebagainya.
Semakin tinggi kita berada maka semakin kencang pula angin yang menerpa kita. Malam hari, angin tidak sekencang di siang hari. Angin di daerah wilayah khatulistiwa atau garis ekuator seperti indonesia anginnya lebih kencang daripada di daerah kutub.

Jenis-Jenis / Macam-Macam Angin Yang Ada Di Indonesia Disertai Pengertian / Arti Definisi:
1. Angin Laut (Angin Siang)
Angin laut adalah angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat yang umumnya terjadi pada siang hari dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Angin ini biasa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.

2. Angin Darat (Angin Malam)
Angin darat adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut yang umumnya terjadi pada saat malam hari dari jam 20.00 sampai dengan jam 06.00. Angin jenis ini bermanfaat bagi para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahu bertenaga angin sederhana demi sesuap nasi.

3. Angin Gunung (Angin Malam)
Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah gunung yang terjadi pada malam hari.

4. Angin Lembah (Angin Siang)
Angin lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke arah puncak gunung yang biasa terjadi pada siang hari.

5. Angin Fohn (Angin Terjun / Angin Jatuh)
Angin fohn adalah angin yang bertiup pada suatu wilayah dengan temperatur dan kelengasan yang berbeda. Angin fohn terjadi karena ada gerakan massa udara yang naik pegunungan yang tingginya lebih dari 200 meter di satu sisi lalu turun di sisi lain.
Biasanya angin ini bersifat panas merusak dan dapat menimbulkan korban. Tanaman yang terkena angin ini bisa mati dan manusia yang terkena angin ini bisa turun daya tahan tubuhnya terhada serangan penyakit.

Angin Jatuh atau Angin Terjun punya banyak nama:
– Angin gending di Jawa Timur
– Angin bahorok di Sumatera Utara
– Angin barubu / Brubu di Sulawesi Selatan
– Angin kumbang di Jawa Barat

(Angin malam, angin laut, angin darat, angin siang)

Tags:

Teori Lempeng Tektonik dan Persebaran Gunung Api Serta Gempa Bumi

Geografi – Kerak bumi terbagi menjadi lempengan-lempengan, lempengan benua yang besar dan ada yang kecil terdapat retakan-retakan besar dikerak bumi. Lempengan-lempengan bergerak perlahan-lahan kearah permukaan bumi. Lempengan-lempengan tersebut bergerak saling menjauh dan dibeberapa tempat lain lempengan-lempengan itu bergerak saling...

Pengertian Sengkedan atau Terasiring pada Sawah

Pengertian Terasiring atau sengkedan adalah salah satu cara pemanfaatan lahan yang miring supaya dapat dibuat untuk bercocok tanam. Ini adalah salah satu cara yang tepat untuk memanfaatkan tanah yang miring dan juga subur untuk dibuat lahan pertanian. Penggunaan metode...

Hujan Sebagai Salah Satu Penyebab Tanah Longsor

Ancaman tanah longsor biasanya dimulai pada bulan November seiring meningkatnya intensitas hujan. Musim kering yang panjang akan menyebabkan terjadinya penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar. Muncul-lah pori-pori atau rongga tanah, kemudian terjadi retakan dan rekahan tanah di...

Bentuk-Bentuk Gunung Api

Gunung api merupakan bentukan alam yang terbentuk karena aktivitas magma yang keluar dari perut bumi. Di bumi ini terdapat beranekaragam bentuk gunung api. Secara umum terdapat 3 jenis bentuk gunung api yaitu Stratovolcano, Maar Volcano dan Shield Volcano. 1....

Teori Tektonik Lempeng dalam Perkembangan Muka Bumi

Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh Tozo Wilson. Berdasarkan Teori Lempeng Tektonik, kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer yang berwujud cair kental. Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu bergerak karena adanya pengaruh arus...