Letak Geografis Wilayah Negara Indonesia

(Letak Geografis Wilayah Negara Indonesia) – Letak geografis diartikan sebagai letak suatu wilayah kaitannya dengan wilayah lain di muka bumi. Secara geografis, Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Letak geografis Indonesia menempatkan Indonesia di posisi silang, sehingga Indonesia berada pada jalur transportasi perdagangan yang ramai. Bahkan sejak zaman dahulu, perairan Nusantara merupakan perairan yang ramai dilalui kapal-kapal dagang dari India, Eropa, dan Cina. Dampak dari posisi silang ini menyebabkan Indonesia kaya akan keragaman budaya dan suku bangsa.
Selain itu, letak di antara dua benua dan dua samudra memengaruhi kondisi cuaca dan iklim. Benua dan samudra yang memiliki karakteristik iklim yang berlainan, secara periodik memengaruhi keadaan cuaca dan iklim di Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa.

Pengertian Perairan Nusantara dan Laut Territorial

19 April 2014 Category: Sains
(Pengertian Perairan Nusantara dan Laut Territorial) – Perairan Nusantara (Archipelagic waters) dan perairan pedalaman (Internal waters). Perairan nusantara adalah semua perairan yang berupa selat dan laut yang menghubungkan pulau-pulau yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perairan pedalaman adalah perairan antara garis dasar kepulauan dan garis pantai, misalnya di teluk, muara sungai dan sebagainya. Laut

Pengertian APEC atau Asia Pasific Economic Cooperation

19 April 2014 Category: Sains
APEC adalah singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation atau Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989. APEC bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara di Asia Pasifik. Dengan kata lain Asia-Pacific Economic Cooperation, atau APEC, adalah forum utama untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, kerjasama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik. APEC adalah satu-satunya

Pengertian Asam Urat Dan Gejala Penderita Asam Urat

19 April 2014 Category: Sains
(Pengertian Asam Urat Dan Gejala Penderita Asam Urat) – Asam urat adalah sisa metabolisme dari zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Zat purin juga merupakan hasil dari pemecahan sel-sel darah. Zat purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk

Pengertian dan Penjelasan tentang Ruptur Uteri

19 April 2014 Category: Sains
(Pengertian dan Penjelasan tentangĀ  Ruptur Uteri) – Terjadinya rupture uteri pada seorang ibu hamil atau sedang bersalin masih merupakan suatu bahaya besar yang mengancam jiwanya dan janinnya. Kematian ibu dan anak karena rupture uteri masih tinggi. Insidens dan angka kematian yang tinggi kita jumpai dinegara-negara yang sedang berkembang, seperti afrika dan asia. Angka ini sebenarnya

Gangguan Pola Pernafasan

19 April 2014 Category: Sains
GANGGUAN POLA PERNAFASAN – Beberapa gangguan pernafasan juga sering dialami oleh seseorang, untuk mengetahui beberapa gangguan pernafasan tersebut dapat mengunjungi tautan berikut ini. Gangguan Sistem Pernafasan Bradipnea : Frekwensi pernapasan lambat yang abnormal, irama teratur Takipnea: Frekwensi pernapasan cepat yang abnormal Hiperpnea: Pernafasan cepat dan dalam Apnea: Berhenti bernapas Hiperventilasi: Sesak nafas yang diakibatkan dari

Pengertian dan Definisi Stres Kerja Beserta Penyebabnya

19 April 2014 Category: Sains
(Pengertian dan Definisi Stres Kerja Beserta Penyebabnya) – Stres kerja adalah suatu perasaan yang menekan atau rasa tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaannya (Anwar Prabu, 1993: 93). Beehr dan Franz (dikutip Bambang Tarupolo, 2002:17), mendefinisikan stres kerja sebagai suatu proses yang menyebabkan orang merasa sakit, tidak nyaman atau tegang karena pekerjaan, tempat kerja atau

Pengertian Polarisasi beserta Macam-macamnya

19 April 2014 Category: Sains
(Pengertian Polarisasi beserta Macam-macamnya) – Polarisasi adalah suatu peristiwa perubahan arah getar gelombang pada cahaya yang acak menjadi satu arah getar; dari sumber lain mengatakan bahwa Polarisasi adalah peristiwa penyerapan arah bidang getar dari gelombang. Gejala polarisasi hanya dapat dialami oleh gelombang transversal saja, sedangkan gelombang longitudinal tidak mengalami gejala polarisasi. Fakta bahwa cahaya dapat